My Blue Thunder Heart’s BLOG

sudah kamu makan tanah itu,nak?

Posted on: 13 September 2009

Pertemanan di bulan penuh cinta kan beragam ya,sahabat!

garam itu jangan kau buang,nak!

nanti kamu tidak bisa merasakan nikmatnya mengunyah rasa kebohongan lagi.

jangan kamu seka bau keringatmu,nak!

nanti takkan pernah kita merasakan wangi kepedihan yang selalu datang di sepanjang hari hari kita.

tidak usah kau petik buah kesenangan orang lain,nak!

nanti malah membuat kita terlena akan kenikmatan yg semu itu.

sudah kamu makan tanah disekitar kita,nak?

sebelum segalanya berakhir menjadi sebuah lukisan ke abadian yang menyiksa bathin.

kau sudah  menatap matahari,nak

kau sudah dengarkan syair syair dari janji janji sang petinggi,nak?

jangan pernah melupakan kenyataan yang ada ,nak

nanti mengerikan,dan menakutkan,nak.

(tulisan tuk orang orang pinggiran kota saat di beri janji janji oleh para calon petinggi di muka bumi ini)

Iklan

34 Tanggapan to "sudah kamu makan tanah itu,nak?"

Masihkah ada rada dan asamu, nak?
mari buka mata dan jendela hati
agar kau lihat warna warni
tak hanya yang berseri
tapi juuga yg kelabu
agar tak mati hatimu

manusia berasal dari tanah dan kembali keasal diciptakan..sebuah tanah yang hina.

wah tulisannya begitu motivatif sekali 🙂

wah…nasehat yang menyentuh euy.. 😀 😀

so sweeeeaaaattt !!!!!

nga komentar dulu deh ….

Hidup ini adalah perjuangan, so tetap semngat pantang menyerah, raihlah impian tertinggimu, dan hanya kepadaNya kita berserah diri, amien..:D

Sudah saya makan, kata Kotaro. Kenapa kamu makan? Sebab sahabatnya yang minta.

Jangan dimakan semua mas Blue..ntar yg lain gk kebagian lho..:-)

kau sudah dengarkan syair syair dari janji janji sang petinggi,nak?

jangan pernah melupakan kenyataan yang ada ,nak

huhu..mereka sekarang lagi bertengkar dengan uang lupa siapa mereka yang dulu…..bocah kecil tak berbaju…

salam kenal blue….
salam persahabatan

Coba yang jadi calon petinggi kamu, blue.

blue..tulisannya untuk orang pinggiran kota apa orang di pusat desa ?.. hehe.. keren Blue..

Aroma janji itu..melambung sampai ke langit… Namun wangi nyatanya…tak pernah sampai ke bumi… Sampai kapan kita musti menunggu aroma itu datang menghampiri kita, nak…
Salam hangat.. Salam damai selalu…sahabatku

Syair para petinggi sekarang sudah tak terdengar lagi ya :d

Syair orang untuk orang pinggiran apa sindiran untuk petinggi ya 😀

Sarkastis! Kenyataan ialah kenyataan, memang, tapi bisa dirubah dengan mimpi dan aksi. Biarkan mereka terlena, tetap maju terus merangkai cita2

Great poem. Memang, bila kekuasaan sudah di tangan, keserakahan memenuhi ujung jari…

Assalaamu ‘Alaikum
Selamat Pagi !!!
Pagi ini Abifasya menyapa sahabat dengan penuh kerinduan,
Mari sambut hari senin ini dengan penuh keceriaan dan harapan untuk senantiasa mendapatkan Ridla Allah, awali langkah kita saat hendak barangkat kerja dengan “Bismillah”, semoga Allah menjadikan langkah-langkah kita sebagai amal shaleh.
Dan jangan pernah berkata : “Aku Benci Hari Senin”
Salam Ramadlan penuh Berkah.

bentar lagi lebaran
beli baju baru ahh
*hayah seperti anak kecil sajah*

Begitu banyak janji akhirnya lupa. Tebar janji sana sini, akhirnya kelupaan. Memang fenomenanya sudah seperti itu. Dampaknya kepercayaan menurun terbukti dengan hampir 50% golput…gimana lagi

salam mampir ke blog kami

Satu lagi parodi kehidupan di tanah tercinta yang blue tuangkan dalam kata….
Terima kasih mengingatkan..
Ceceran ide dijalan yg termanfaatkan utk semua…
Salam Hangat utk Blue seorang….

penuh makna,
itulah gaya puisi dari mas blue
salam hangat

wah janji2 itu memang menyebalkan.. semoga para petinggi itu baca blog mu ini blue..

btw.. ini re post ya blue..?

puisi yang sangat sarat makna mas. salut.. 😀

Bukan hanya orang pinggiran itu aku fikir mas, tetapi kita semua semestinya lah agar senantiasa berjalan di atas roda realita kehidupan…Sebab terlalu menyakitkan jika kita mencoba selalu berjalan di atas mimpi2 karena suatu saat kita pasti akan terbangun dari tidur panjang, dan mendapati kenyataan diri kita begitu berbeda dari mimpi itu…

tulisan yang menggugah..
terimakasih udh share..

Terharu…
Itulah potret dunia sekeliling kita…
Haruskah kita tidak peduli…?

tulisannya berat sekali.

terimakasih pak…

sudahkah kamu jawab komentarku ini nak? hehe becanda bos! 🙂

pa khabar blue..?sehat kan ? semoga yach 🙂

sebentar lagi kita akan lupa bersama, nak! Bersama kita akan melupakannya, nak! Karena itulah tradisi bangsa kita, nak!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip bluethunderheart

my blue calendar

September 2009
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blue Stats

  • 135,084 hits
%d blogger menyukai ini: