My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for September 8th, 2009

Seberapa besar lagikah dosa itu berlangsung, duhai Tuhan yang terkadang bikin aku nggak ngerti dimana sebenarnya letak dosa yang pernah Engkau ketahui pada kami Hamba Mu yang sudah hampir lelah mencari letaknya sampai sampai batas titik hitam awan asaku mencarinya tetapi aku tak menemukan jalannya, Tuhanku yang Baik! Sujud yang manakah yang mesti ku lakukan jika hanya untuk membersihkan urat kemaluanku yang tercecer pada bibir bibir orang orang yang terkadang justru merasa lebih paham dari pada kepahamanMu. Aku ketahui Engkaulah Bintang hatiku di saat aku merasa gelap akan kerikil kerikil yang Kau balaskan atas ketidak sadaranku akan betapa Mulianya Dirimu Tuhanku yang sangat sangat Agung dimata bathin dan jasadku.

Tuhanku……penulis itu

Penulis yang selalu meberikan warna pencerahan keakraban padaku saat saat ini telah menghujamiku dengan ketidak inginan tuk sekedar bersitatap padaku. Salahkah mana duhai Engkau penyelamat bumi? bisikan manakah yang bikin dirinya hampir mendempakku dalam kesalahanku atas janji yang terurai dengan lantangnya di bibir dustaku. Tolong bocorkan saja kulit ari langitMu duhai Tuhan biar aku basah dengan tetesan tetesan air hujan kemarahaanMu. Biar hanyut raga sukmaku oleh tindasan kepasrahanku. Aku malu tuk menegur jasadku jika pada akhirnya aku terbangkan sayap sayapku ke atas langit sementara bulu bulukunya masih saja berantakan di bumi. Aku bukanlah lelaki yang cuma bisa menghembuskan kerayuan mautnya pada setiap detik masa yang ku cumbui seenaknya hari hariku.

Lewat jemari tangan Kasih sayangMu duhai Tuhan aku mohon beritakan kepadanya tentang kabar duka yang telah membaptis di sudut sudut jasadku saat ini. Saat dukaku ini memanggil dengan lantangnya di sepanjang malam malamku. Maafnyalah yang bisa bikin aku tersenyum. Maafnyalah yang akan menjernihkan sisa sisa pesahabatanku yang ku tahu ada sisi yang kesalahan. Dan lewat dentuman halilintar MUlah aku mohon campakkan aku dengan sambaran api amarahnya yang terus menjilati lidah kesalahanku. Aku si lelaki penuh kebejattan dusta ini bermohon dengan penuh kearibaan pada daun daun penyesalaku ini agar supaya diperjelaskan polesan polesan nan cantik untuk di sebarkan pada ragaku .

Dan pengarang itu.

jangan meniduri diriku di atas awan nan penuh kehitaman jika benar benar masih ada terpaan sinar mentari di saat ini. Aku malu tuk merubuhkan tubuhku di atas bantal yang penuh dengan rasa kesia siaan saat aku terlelap nantinya. Aku dan pengarang itu Tuhan! Aku ingin mempercantik lukisan persahabatannya di dalam ragaku.

(MAAF jika ternyata blue  terlalu banyak salahnya)


arsip bluethunderheart

my blue calendar

September 2009
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blue Stats

  • 141.192 hits