My Blue Thunder Heart’s BLOG

sebening kaca

Posted on: 16 September 2009

Aku masih mau main bersama teman teman sekolahku,bu. Sungguh! kan baru kemaren aku lulus sekolah dasar.Bu, masih ingin menerawangkan sisa sisa waktu yang pernah aku alami bersama mereka, apalagi banyak cerita yang telah mewarnai waktu di tanah penuh dengan daun daun kenangan yang amat sangat indah,bu. Oya,bu, ibu tahu tidak tentang si romlah yang selalu menjemputku jika mau bersekolah? dia itu pernah kena teguran dari bapak wali kelas lho,bu. Ibu tahu sebabnya? dia ketauan  makan permen karet  saat jam pelajaran dimulai…..ih jika saja ibu lihat muka romlah yang hitam itu semakin keliahatan hitam kemerah merahan lho,bu, saking takutnya mendapat kemarahan dari bapak wali kelas kami. Kami semua cuma terdiam dan sedikit menahan senyum saja. kasihan ya,bu. terus si ujang, agung,anto dan indra yang rumahnya dekat rumah kita juga pernah kena marah dari kepala sekolah lain yang terletak di samping sekolah kami…mereka itu ketahuan mau ngambil buah belimbing di waktu jam istirahat. Mereka di suruh jalan berjongkok oleh kepala sekolah kami.

Oya bu, ibu juga masih ingat tentang gang bunga kan.ya , si lala,prety, sarah dan rindu. Mereka akan melanjutkan sekolah smpnya di luar kota,bu. duh.sedih dech jadinya,bu.

Bu, tapi bunga tetap senang kok,karena masih bisa melanjutkan sekolahnya dan doakan semoga bunga dapat di terima di sekolah negeri ya,bu. Biar dapat beasiswa dan tidak terlalu banyak mengeluarkan uang untuk operasi belajar bunga nantinya. Doakan ya,bu?  tapi jika ibu kebaratan terus bunga bersekolah di sekolah yang paling murah juga tidak kenapa kenapa,bu. Bunga tidak akan memilih milih yang penting bunga dapat melanjutkan ke jenjang yang tinggi………..

Hening!

hanya airmata sang ibu yang terus menetes turun membasahi wajahnya

“Bu…………….”

kemaren aku mendengar pembicaraan ibu dengan eyang haji. Maaf ya,bu karena bunga tidak sengaja telah mendengarnya. Sungguh,bu! bunga minta maaf.

Ibuku yang selalu bunga sayangi………

Tiada akan pernah bunga tentang semua keinginan ibu jika memang itulah yang telah membuat hati ibu bahagia. Sungguh,bu, bunga akan menerima semua keputusan ibu. Semua demi kebahagiaan keluarga kita kan bu? dan itulah cara yang akan membuat ibu bahagia. Bu, bunga percaya itulah jalan yang terbaik yang ibu kehendaki,kan?

Ibu tercinta….

Bunga sudah mengambil keputusan yang terbaik dalam persoalan yang ibu pembicarakan dengan eyang haji,bu. Bunga siap menjadi pendamping atau jadi istri kedua bagi eyang haji. Bunga siap menerima lamarannya,bu.  Mungkin inilah jalan kehidupan kita,ya,bu. Bu, jangan menangis ya,bu? bunga tidak akan bisa tenang bila ibu menangis. Bunga tidak tela mata ibu yang sebening kaca itu kusam oleh tetesan airmata.Ibu…………….

“Bu Wati, jenazah nak bunga sudah siap dimandikan. bu Wati ikut memandikanya,kan?” ucapan pelan dari bu Rt membuat ibunya bunga tersadar dari lamunanya. Matanya yang sebening kaca itu telah kusam oleh butiran halus yang mengalir perlahan lahan membasahi wajahnya. Ia harus merelakan kepergian bunga yang telah meninggal dikarenakan becak yang menghantar ia sekolah berhadapan dengan mobil truk yang memacu sangat kencangnya . Ia harus rela di tinggal anaknya sama seperti kerelaan bunga yang harus melepaskan impiannya tuk mengecam sekolah yang lebih tinggi.

sebuah ide yang diambil dari sebuah berita tentang  kisah yang terjadi di kemaren tadi.

46 Tanggapan to "sebening kaca"

Bagian awal cerita ini mengingatkan saya dengan teman2 sekolah saya. Bukan teman SD, tp SMA. Kami 3 tahun sekelas

Kala itu, kami punya cita2 setinggi langit. Ada yg ingin berkualiah ke ITB, UI, STAN, ITS, Unair.

😀
Sahabat itu mahal.

malam Blue..apa kabar sobat😀

selamat jalan bunga

salut mas blue…mohon banyak petunjuknya ya…
boleh tukeran link??

thanks…

mas aq minta rekomndasi anda ya…. buat link saya ditempat anda…
sebaliknya saya juga buat link anda dtempat saya….

makaseh ya mas…

lama ga buka internet soalnya….

ohhhh…..Bunga
semoga dirimu menjadi
bunga nan mewangi di surga

bunga, dengan hati sebening embun. kelapangan perasaan yang berujung santun. mengiris hati ibu memaksa air mata sang ibu turun. tingkah hati mulia yang bersahutan nan rukun

pengorbanan selalu memberi arti dan membuat kita tertegun. betapa Tuhan akan selalu merespon dengan elegan dan anggun. walau seperti nampak keras dan tak kenal ampun. tapi selalu ada hikmah dan kelak memberikan kebaikan yang berkah dan beruntun.
tapi kalau boleh berbagi saya ada artikel yang “membangun”. kunjungi dan buat komentarnya yang santun.

http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/23/amerika-krisis-indonesia-bangun/

saya jadi ingat sahabat saya siti nurbaya yang ketika saya tanya mengapa ia mau menikah tanpa cinta, jawabannya “demi Ibu De .. agar gue gak lihat lagi airmata Ibu”

*kangen Ibu*

seperti biasa, angga bikin karya yg kaya akan pesan moral, menyentuh.. ^_^
keep good work mybro..

ceritanya hebat dan kau selalu saja bisa

sahabat, kini aku di sini
http://cucuharis.wordpress.com

kasihan bgt, kisah nyata ini? mgnkn Tuhan lebih cinta dia drpd eyang haji tak tau diri itu

kisah nyata?😯

blue,ini gang Bunga mana? gang Bunga yg dismaping apotik jatinegara apa gang bunga yang mana,blue. krn nama gang itu mengingatkan aku akan nama gang itu.

seperti yg kmu minta tempo hari,blue.
tulisan ini aku suka.
alur ceritanya tdk terpotong2.
mengalir dan ada rasa didalamnya.

setuju sama apa yang diungkap Bang Andra..ada rasa didalamnya, dan ada pesan moral yang tertera..nice Blue😀

sungguh luar biasa…

*terharu*
selamat jln untuk bunga…
aQ terhanyut dech. hehe

ijin ngelinks ya bosss

dari ciwir
http://www.kaum-biasa.co.cc

ceritanya sangat memukul hati ku bang…

semaua di dunia ini memang akan kembali kepadaNYA

innalillahi wa inna ilaihi rojiun………….. 😦

maaf konfirmasi sedikit

kerelaan bunga yang harud melepaskan impiannya tuk mengecam sekolah yang lebih tinggi.

apakah maksudnya;
kerelaan bunga yang harus melepaskan impiannya tuk mengenyam sekolah yang lebih tinggi
matur nuwun…. 😛

baru bisa nonogl lagi…

sobat yg satu ini gak pernah kehabisan ide untuk nulis..

thanx brother…inspiratif..

salam

tulisan yang *inopatip*
salam,

Saya ngiri thdp ibundamu blue…, punya anak sehebat & sesaleh kamu…

Selamat malam bang Blue,…
aku selalu terpaku jikala aku membaca postingan bang Blue, ingin rasanya bisa merangkai kata seperti bang Blue…😀

sengguh bunga anak yang berbakti ya bang, tapi sayang tuhan memanggil dia terlalu cepat.

Salam

ceritanya makin membuat terharu neh

selamat jalan bunga semoga menjadi bunga terindah di surga

maaf Blue baru bisa kunjung lagi baru sembuh koneksiku Blue.. *alesan*

seperti yang sudah kubaca, cerita ini menarik sangat blue kental dengan sebuah kepasrahan kaum jelata dengan segala kasih sayang aku sangat menyukai tulisan mu yang ini Blue..

Di penghujung Ramadhan ini, banyak kata yang membawa khilaf dengan hati yang berprasangka, Minal Aidin Wal Faidzin mohon dibukakan pintu maaf Lahir & Bathin

Met Idul Fitri 1430 H

-salam- ^_^

Bener2 Blue banget…. Salut dan hormat selalu, utk sebuah pengabdian, kepatuhan, dan rasa yg tulus bagi seorang ibu…
Met nikmati malam2 terakhir dari Ramadhan…
Salam hangat dan damai selalu, sahabatku…

Selamat menyambut hari kemenagan. Minal aidzin Walfa izin Mohon Ma’af lahir Dan batin salaM Damai Selalu http://wp.me/pjtej-70

Ramadhan telah membasuh sang hati
dari noda dan jelaga.
Saatnya meraih rahmat
dan ampunan-Nya.
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga.
Mohon dibukakan pintu maaf
yang sebesar-besarnya.
Selamat Hari Raya
Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
Minal Aidin wal faidzin.
Taqobalallahu Minnaa wa Minkum.

Blueeee .. Kok ceritanya tentang meninggal terus siyh ..😯

Sedih euy ..

Tragis…kemiskinan selalu tragis dalam mencerna kejadian……..barangkali sebuah takdir…..barangkali sebuah ketidakberdayaan akut….dan barangkali juga berkait hilangnya semangat berbagi si kaya….

Selamat jalan bungaku, kini kau terbaring dalam layu, bersembunyi dikegelapan, berteduh dalam naungan kelam.

Jikalau parang bersusun bilah,
Jangan diajab dengan cemeti,
Kalau ada tutur yang salah,
Jangan kau simpan didalam hati.

Bunga merah bunga melati,
bunga melati berduri lima,
tak lama lagi hari yang fitri,
mohon diampun salah dan dosa.

Kita takkan pernah tahu apa yang menjadi misteri Nya. Harapan bunga mengajarkan kita untuk tetap bermimpi dan terus berharap sampai akhir yang tak pernah kita tentukan sendiri.
Blue membingkai realitas dengan sangan apik.
ajari aku bikin aya gini dong hehehe……
salam hangat selalu.

Aiiih…ceritanya sedih banget mas..? kebawa perasaan ya…he..he, kunjungan balik dan salam hangat kembali..

pagi blue….:) belum mudik ?🙂

Assalamualaikum Wr Wb.

Apa kabar mas Blue? cerita yang penuh dengan hikmah…
Subhanallah betapa tulus hati anak itu ya, rela berkorban sebegitu besar demi kebahagiaan ibu tercinta. Mudah2an kita bisa mencontoh sikap mulia nya Bunga, meski sebenarnya kita tetap berusaha dulu mencari solusi terbaik untuk setiap permasalahan…

Mas Blue dengan segala kerendahan hati aku mohon maaf ya atas segala kesalahan, semoga kita semua kembali fitrah, amiin…
Selamat Lebaran mas Blue, mudik kemana nih??🙂

duh Bunga….. tragis sekali.. Sepertinya pintu surga sudah terbuka untuknya.. Bravo Blue…

Wah…,menyentuh…ni bro! MANTAAAAAPPPPP…….!!
Hehehe…
Btw,thank ya udah mau ngunjungin aku malam-malam.

jika di tilik dari passion yang punya blog, lebih baik di tuliskan dalam satu buku bang? Atau punya blog yang non gratisan? Dan tentunya di desain bukan seperti personal blog seperti biasanya, tapi lebih berbentuk model buku cerita? hehehe… anyway tulisannya menyentuh bang

Cuma terdiam pas baca endinya…

Maaf… mungkin salah tulis ya… “Ia harus rela di tinggal anaknya sama seperti kerelaan bunga yang harus melepaskan impiannya tuk mengecam sekolah yang lebih tinggi.”

Maksudnya bukan mengecam mungkin ya, tapi mengenyam?😀

pesan moral yang dalam..
penulisan yang pas sekali..
..

hmm….. demi ibu… apa sie yg engga…🙂

tapi lagi dan lagi moga bunga tenang disana yah…

jng lupa bacain Al-fatihah ya blue…

nonton KCB 2 nya asyik juga ya??:mrgreen:

ikutan terharu nih blue
btw met lebaran ya blue..

menyentuh bgt mas… postingan dari hati ini sii..
keep blogging yah mas..

kisah nyata mas blue??? uuuhhh betapa kuatnya Bunga dengan yakin dan mantap menjawab Ibunya demi keluarganya tapi TUhan berkehendak lain…
Minal A’idin Wal Faidzin, mohon maap lahir dan batin ya mas blueeee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip bluethunderheart

my blue calendar

September 2009
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blue Stats

  • 133,731 hits
%d blogger menyukai ini: