My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for April 30th, 2011

Cerita yang lalu carol datang ke tempat tante sari untuk bertemu dengan aurell dan mencoba memohon agar bisa merawat anak yang sedang berada di rumah alfin.

“Ku mohon padamu carol, jangan kau rebut anak itu dari tangan kasih sayang alfin!” desaknya serasa menatap mata carol dengan kesungguhan. Mendapati tatapan dari perempuan yang benar benar ia sayangi membuat carol menghela nafasnya sesaat. Diambilnya sebatang rokok dari bungkus yang berada di kantong bajunya  dan menyalahkannya. Di hempaskannya semburan asap rokok itu ke atas. Hatinya semakin gundah.

Diam

“tapi aku ayahnya,real?”

“Dan aku juga mamahnya,carol?”

“Maka dari itu biarkan aku merawat anak kita, real. Biarkan aku mencoba menebus kesalahan serta dosa yang aku perbuat padamu dengan cara merawat anak itu.”

“Dia tidak pernah mengenal kita sebagai orangtuanya,carol~ Itu yang mesti kamu ketahui. Yang ada di benak bayangan anak kita hanya alfin. Alfinlah orangtua anak kita saat ini……..” Aurel tak bisa menahan tangisnya. Lalu dengan sesunggukan ia meneruskan pembicaraannya,” Anak kita telah kita singkirkan dari kehidupan kita carol. Anak kita telah kita lupakan. Anak kita……………..” Tak ada terusan dalam ucapan. Hanya tangis serta butiran halus yang menetes di wajah aurel.

Tanpa sadar carol telah medekap aurel. Mencoba berbagi kesedihan yang pernah mereka lakukan beberapa tahun lalu. Dalam pelukkan aurel terus menangis.’ Maafkan aku,real!” tutur carol lembut bahkan seperti berbisik di dekat telinga aurell.

Sapa lembut dalam penyesalan merasuk di gending telinga hati mereka atas salah yang terbuat di masa lampau

Perlahan lahan carol mengendurkan dekapannya di sentuhnya kedua bahu aurel dengan lembut.

Kedua mata sang kekasih melebur dalam duka

“Beri aku kesempatan untuk melihat anak kita atau beberapa hari saja aku bisa menghabiskan waktu ku dengan anak kita, real. Please……….kamu mau mengizinkannya kan,real? Aku janji tak akan merebut dulu anak itu dari kehidupan alfin. Aku janji tak akan buru buru mengatakan kepada anak kita kalau kitalah orangtuanya yang sebenarnya. Aku janji real,”

Mata aurel memandang ke arah mata carol mencari kejujuran dalam ucapan janji carol. Dan carol menganggukan kepalanya serasa mengerti apa yang sedang di pikirkan oleh perempuan yang selalu membuatnya luluh bila berhadapan dengannya. Semua ini demi rasa sayangku padamu,real,” bisiknya dalam bathinnya sendiri.

Dalam kebisuan terdengar sayup sayup lagu dengan lirik seperti ini…………

…………………Meninggalkan ku tanpa perasaan

hingga ku jatuhkan airmata

kekecewaanku sungguh tak berarah

biarkan ku harus menahan………..

jangan pernah kau coba untuk berubah

tak relakan yang indah hilangkan sudah

bersambung


arsip bluethunderheart

my blue calendar

April 2011
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Blue Stats

  • 141.500 hits