My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Tanpa jedah

Tanpa batas

Tanpa kepastian

tanpa perenungan dan pengharapan

dan segalanya tanpa asa yang menepih tetapi merindukan

salam hangat dari bluethunderheart,februari 2013

Jemari angin kenapa tak begitu bisa menyentuh tubuhku ya?

sedang nafas ku saja hangatnya sangat menusuk ke hawa ini.

Ada apa sebenarnya dengan cuaca hari ini ya,bunda?

Terbilang panas tetapi sejuknya ada meski sedikit, sebaliknya di bilang sejuk namun mentarai terang memancarkan sinarnya.

Hujan tidak. Tetapi kemarau pun tidak.

Sama seperti hari ini.

Kenapa bunda ingin menemani ku untuk melaksanakan sholat jumat. Padahal kan biasanya bang Roji atau mas Tommy yang menemani sholat jumaat nanda. Ada apa ya,bunda? Apa bunda kangen ya sama nanda yang menghabiskan liburan ke rumah nenek…………………hehheh pasti Bunda rasa kangennya sangat berat seminggu ini ya sama nanda. Tenang Bunda, kan senin esok dan selamanya kita akan selaluu bersama sama disini. Di rumah peninggalan ayah………….o,ya bunda. Bicara Ayah nanda jadi ingin ke pemakaman ayah ya setelah sholat jumat nanti. Mau kan bunda. Bunda ku yang tersayang………

Nanda ingin pakai sarung yang dibelikan ayah ach, yang warna biru kotak kotak serta baju koko warna putih seperti yang ayah pakai jika melaksanakan sholat sholatnya. Nanda gantengnya sama kan seperti ayah,bunda. Tetapi nanda masih tanya tanya kenapa bunda yang menemaniku nanda sholat jumat. Ada apa  Bun……………….” Tenang y bunda. Kita sholatkan nanda dulu ya bunda,” seru kedua anaknya sambil menghapus air mata bundanya yang tergeletak pingsan setelah menyaksikan anaknya tewas tertabrak busway ketika hendak menjalankan sholat jumat.

jakarta selatan,juli 2012

waktu memilih untuk mendiami kejadian,lalu

perlahan mulai berjalan.

Memilih waktu diantara seribu kepastian diri.

Dan sejuta tanya tetap tak bisa diperjelaskan,sedang

bathin terus bergetar seiring denyut jantung kehidupan.

Tak ada warna, pencerahan dan kilau sapa hangat untuk sesaatnya.

Dan beberapa menit selanjutnya,saat

mata mulai berpindar terang dan senyum tersenyum manis.

Aku mulai bisa menikmati waktu  yang terdiam itu

saat penjelasan emosi bathin bisa memahami kejati dirianku sebenarnya

lalu wajah mulai berseri seri

meski seribu tanya, seribu hujatan dan seribu kebencian mengikuti perubahan ini.

jakarta,diantara kegersangan bathin 2012

panas,tetapi tak bisa memberi kehangatan dalam ruang buat darah darahku,namun,

selalu saja bisa menghangatkan suasana dan situasi bagi kedua negaraku.

Dan aku masih terus menikmati kehangatan sang mentari,gemiricik  air disungai saat hendak mandi atau mencuci,meski

bukan dari kehangatan negri ku sendiri.

panas tetap sama. Bahkan suhunya saja sama.

Lalu malam pun tiba.

Dan dingin yang menyentuh pori pori dan kulit ariku pun seperti suasana di negeriku.

Dingin yang sama persis dengan rasa para jiwa jiwa penegak hukum di negeriku.

Tak ada rasa sama sekali. Meski rasa teritori ini menyenangkan bahkan membingungkan bagi aku dan penduduk sekitarku.

Kerana pagi jelang siang aku berada di negeri orang sedang saat malam tiba aku berada di negeriku tercinta.

Dan ini akan terus berlangsung seperti daun daun yang berterbangan tak bertujuan.

 kutipan untuk keluarga  Hasidah,yang tinggal di pulau Sebatik,Kalimantan Timur,2012-May

Dalam kerlip kedua bola matamu itu. Ku merasa ingin meminjam gemerlap sinar bulan saat malam tiba kerana pedar sinar mata mu seindah sinar rembulan. Demikianlah kalimat yang sangat jujur terungkap dari bibir mu saat cinta mulai memerlukan persetujuannya. Dan aku ternyata tak mengelak bahkan menolaknya.

Daun telingaku berasa mendapat hembusan angin yang segar seketika bibir mu berulang ulang terus merayu dan memuja cinta yang ku punya. Dan ternyata, ku benar benar menyukai bisikan penuh rayu darinya. Kerana aku tergoda sangatnya.

Bibir yang ku punya katamu sangat ranum  berwarna merah delima. Dan ujung jemari tanganmu sedikit nakal menyentuh ujung bibirku. Dan ternyata aku benar benar merasuk akan pujian dan sentuhan jemarinya.

Dan rasa ini………………….semakin kian membuatku merasa terbang di awan awan. Menari nari diantara kehangatan cinta kasih dan sayangnya.Dan ternyata aku benar benar jatuh cinta.

percintaan snag bloger,di ujung perbatasan waktu 2012

blue lagi galau oleh cinta makanya blue posting lagi…………….hmm!

Kebijakan dua hati yang berbeda arah kian jamak terjadi didalam penggugatkan cinta. Tapi aku  tak menduga jika ternyata akulah salah satu pemegang saham gugatan tersebut.

Menteri kesetiaan yang ada di kabinet parlemen tubuhku kian menjual sebagian saham-saham dukanya pada mitra strategis pilihannya. Aku tak ingin tetapi skim penawaran publik pikiranku kian mendesak tuk menerimanya. Aku ragu, bingung !.

Sungguh. Ada bagian yang enggan diungkapkan perusahaan-perusahaan salah pemikiranku tentang BCA (bunga cintai aku) yang telah ku rancang dalam undang-undang jiwaku. Namun demikian, banyak prospek kesetiaan yang kumiliki meski mitra cintaku pergi.

Tag:

Aku berada dalam perairan laut negriku seribu tahun yang lalu

dan aku senang berlama lama di negeriku sendiri

aku  adalah sisa sisa peninggalan abad dari 10 masehi , lebih tua dari nenek atau kakek kalian semuanya.

Aku sendirian dalam sebuah kapal yang kedalamannya sampai 187 di bawah laut.

Aku kedinginan dan kesepian tetapi aku senang kerana aku masih berada di negeriku tercinta.

Ada 2500 benda dariku, berupa keramik, emas, kristal  dan permata serta benda benda bersejarah lainnya.

Lalu pada tahun 2004 keberadaan ku tanpa sengaja ditemukan oleh para penyelam di lautan cirebon.

namun ku dengar, aku akan di jual ke negeri lainnya hanya kerana tak ada yang berminat ( Apakah itu termasuk Pemerintahan yang dulu dan sekarang tak ada niat untuk membeli harta karun tersebut? Hmm,pasti jawabannya sangat klise………………tak ada modalnya! Atau ada pertimbangan lainnya mungkin)

Padahal harta karun tersebut yang tebesar di asia tenggara loh!

Bahkan sang penyelam sampai harus menyelam 22 ribu kali di tahun 2004 sampai 2005 untuk mengangkat harta harta ku, oleh pemburu dari belgia,

Namun aku sekarang sangat pasrah sama pasrahnya oleh sebagian masyarakat negeriku untuk menerima kenaikan harga BBM. Dan pastinya pasrah seperti sang penulis ini yang mesti menerima kejomblooannya……………….hehehhe yang ini kagak nyambung just curhatan aza………

jakarta,2012 april

Entah apa yang ada dibenak bocah lanang berusia enam tahun itu, yang sedang berdiri tak tertib diantara para demonstar di bilangan HI. Bocah lanang berkulit coklat tapi sedikit keling namun tetap maniez tersebut asyik dengan dunia pikirannya sendiri. Berdiri lalu berjalan jalan setapak demi setapak mengikuti langkah sang bokap, yang juga ikut berdemo atas keinginan pemerintah untuk menaikan harga BBM. Wajahnya yang masih lugu pun tak mensyiratkan beban apapun. Kerana wajah sang lanang sedemikian polosnya.

Namaku dede kusnandar asli pinggiran kota jakarta,”tuturnya saat seorang wartawan terpaku padanya, lalu tanyanya kemudian”Kenapa abang mengikuti bapakku dan semuanya yang sedang berbaris barisan?”

Karena ini kerjaan abang sebagai wartawan”

Oh………….

lalu bocah itu mengambil sepotong roti yang disuguhkan oleh para demonstran wanita. Lalu dengan lahap dihabiskannya cepat cepat roti tersebut,”Aku lapar bang belum makan soalnya saat ikut bapakku kesini”

Beberapa menit kemudian bocah lanang itu ikut berteriak mengikuti apa yang ia saksikan disekitarnya……….hayo turunkan BBM serunya lantang

Kamu tahu arti BBM nak?” tanya wartawan yang dari tadi mengikuti bocah tersebut. Entah gemas atau bingung atau apalah pokoknya tuh wartawan pengennya ngikuti bocah tersebut. Padahal kan bocah itu kagak putih banget malah terkesan dekil……………wkwkkwkw(Ozo marah toh boz)

Aku tahu singkatan BBM, soalnya ibu suka mengucapkan kalimat tersebut jika sedang berbincang dengan bapak dibangku yang ada di halaman tanah milik kontrakan pak arie.

Memang apa kepanjangan BBM,nak?” ulangnya lagi

Kata ibu……..BBM itu……………..Berat Badan Melar. Makanya aku senang lihat bapak ikutan demo turunkan BBM lah wong secara badan bapakku melar banget bang. Kalau nggak percaya lihat aza tuh! serunya sambil menunjuk ke seorang bapak yang badannya emang melar.

Dan tanpa pamit sang wartawan langsung pergi meninggalkan bocah tersebut sambil terlihat bingung……………wong bapaknya ikut demo turunkan harga BBM he nich bocah malah nyangka turunkan Berat Bdan Melar……..wkkwkw…………kuplak@$#@$%$$$@%$#

jakarta sedang berdemo,2012 maret

Jangan lagi bilang kalau aku tidak pernah menyebut namaMu ya,Tuhanku. Jangan! dalam rangka apapun.  Dalam untaian kisah apapun dan  juga dalam semesta warna perasaaan apapun yang ku alami di hatiku ini selalu saja aku menyebut namaMu. Hanya  namaMu ya, Robbi. Hanya sejuknya rindu dendam yang tidak pernah menyulitkan nafasku dan sempurnanya doa ku tuk menyebut namaMu. Dalam rentang malam yang tengah bermain dengan  perasaan pekatnya aku masih di sini, di hamparan sajadah panjang. Ku yakin ku dapat merajut anyaman ke ikhlasan ku untuk besentuhan dengan dalil dalil kebaikkanMu dalam kearibahaan sujudku telah ku buka semua topeng topeng yang selama ini aku pakai, coba dimana lagi akan Kau hindakan tempat tuk aku bersembunyi. TIdak ada! Tidak ada tempat yang  bisa menelanjangi dengan kesucian kasihMu yaTuhanku.

Dan jangan katakan telah Kau rubah warna dari semburan lahar deritaku dengan deritaMu yang lainnya Tuhanku. Telah terlalu lama bergelimangan lumpur itu ku cium wanginya. Telah ku basahi tubuhku dengan air anyelir yang panas membara.Telah ku langkahi mayat mayat jiwaku yang telah terendam kepasrahan yg tak berujung. Masihkan kau ingin merubahnya, Tuhanku. Telah habis persediaan airmata ini ku tumpahkan dalam kolam jiwaku yang paling terdalam, airmata itu Tuhan, airmata yang penuh dengan ketidak berdayaan. Jika Engkau hendak membaptis jiwaku dengan anyaman anyaman tali indah ke ridhoanMu, baptislah semua ketelanjangan jiwa ini dikeranakan  sudah tak menemukan pakaian yang benar benar seindah warna surgaMu. Ku masih tetap merinduMu.  MerinduMu.

Tuhan yang Maha Bijaksana dan Penyayang

Ku ubah di jantungku telah di selingi lukisan asmaMu, dan kerangka di tubuhku telah di hiasi warna kasihMu  tetapi aku  tetap tak menemukan jalan kebaikan yang benat benar baik,Tuhan. Aku lalaikah? atau aku terlalu banyak mengunyah makanan makanan penuh dusta hingga lidah ini begitu menikmati sajian dari hidangan sang penjilat. Aku masih merindukan teguranMu ya Alloh ya Robbi. Meski tanah ini masih penuh dengan lumpur penderitaan.  Meski hidangan yang ku makan masih penuh minyak kenistaan, meski pakaian yang kupakai berhiaskan motif motif kebohongan aku akan berusaha sepenuh hati untuk tetap bersimpuh di sajadah kebaikanMu. Ajari sekali lagi hambaMu ini dengan penerimaan keikhlasan dan kesabaranMu ya, Robbi.

Perenungan  jiwa,2012 maret kembali

lelaki yang separuhnya tetap menitipkan sapa hangat pada sesama,dalam kerinduan

menyebrangi pesisir di sekitar bibir pantai.

Bertapa diantara deburan ombak yang menari kencang didekat tanah lot. Menitip doa selepas penat membebani pikirannya.

Lalu tarian ombak seperti membisikan pesan pada keheningan doanya.

Lalu lelaki itu memuja

lalu lelaki yang sedang merajut kasih itu pun terus khusuk

Meski hujan merintik pelan

Meski deburan ombak memercakkan airnya

Lelaki itu terus berdoa mengharap pada Nya………………….”Aku ingin selalu bahagia,’bisiknya pelan.

Lelaki itu teman bloger kita,2012 di bulan maret


arsip bluethunderheart

my blue calendar

Oktober 2020
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blue Stats

  • 139.858 hits