My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for November 27th, 2010

Sahabat ini postingan untuk sahabat blue yang merayakan natal………….meski blue tak merayakannya namun ini sekedar kado yang tak pernah sampai pada sahabat blue itu………..

Masih sebulan lagi mah kita akan merayakan natal bersama sama. Mamah sudah menyiapkan segalanya,bukan? jangan lupa bikin kue kue kesenangan bang Richardo ya,mah. Mamah tahukan kalau abang kita yang satu ini selalu saja mengharapkan ada kue putri salju dan juga nastar……hmm! mamah pastilah amat sangat paham dengan segala yang berbau dengan yang namanya Bang Richardo. Bukankah mamah selalu menjadikan abang anak yang pertama kali mamah ingat apabila kita berbelanja pakaian sejak dulu. Benarkan,Mah? sejak abang masih kecil selalu saja mamah menomor satukan bang Richard untuk segala yang akan kita beli. Ya,tas,sepatu,baju,celana serta mainan pun selalu milik bang Richarlah yang paling banyak mamah belikan. Tahu nggak sih,mah? terkadang kami, Ajeng,Putri dan dik sekar suka iri. Benar,mah! kami tidak bohong! kami memang sering suka ngedomel sendiri jika mamah membelikan barang mainan untuk anak anaknya tidak seimbang. Selalu abanglah yang paling banyak dan juga yang pertama di belikan. Kenapa,ya,mah? Sini, dekat kami anak anak mamah, kami akan bercerita tentang ketidak senangan kami terhadap bang Richardo bahkan kami sering kali berantem jika mamah tidak di rumah. Kak Putrilah yang sering membuat onar terhadap abang pasti ada ada saja yang di lakukan kak Putri untuk membuat abang jengkel maupun nangis…..Eit! mamah baru tahu sekarang kan? kalau kami itu sering bertengkar dengan abang? Berarti ancaman kak Putri berhasil mah. Kak Putrilah yang mengancam pada abang jika abang mengadukan semua perbuatan kita kita kepada mamah. Bahkan, Bi Iyem serta pak Oyong pun kita ancam jika ikut ikutan ngebela abang. Jahat ya kami ya,mah? Mah…..

Tinggal sebulan lagi yah,mah kita akan kumpul kumpul untuk menikmati syahdunya malam malam yang kudus saat menjelang tiba. Mamah…….kami sudah menyiapkan kamar kamar buat Oma Etty dan Opah Banyu plus kamar untuk keluarga besar kita. Oya,mah? ngomong ngomong keluarga dari calon mertua kita akan datang tidak,ya,mah? Kalau tidak salah, abang bilang kalau nanti pas malam natal keluarga¬† Non Shanty calon istri abang kita akan datang agak malam malam, itu yang di katakannya tempo hari saat aku main ke rumah abang, di daerah ciputat. Mah, saat Ajeng main ke rumah abang, Ajeng sepertinya melihat ada perubahan dalam sikap dan tingkah abang. Agak beda seperti waktu abang tinggal di rumah ini. Abang banyakan diam. Abang kelihatan gelisah sepertinya ada yang di pikirkan,mah. Mamah tahu kenapa abang seperti itu? Mah………..jawab dong. Pasti mamah yang lebih banyak tahu¬† segalanya tentang abang? Duh, kalau tahu begini jadinya Ajeng kagak bakalan dech ngiri sama abang, nggak akan pernah bikin abang kesal maupun marah! Sungguh,mah! Ajeng nyesel sekarang ini jika tahu abang akan memilih untuk tinggal sendiri di rumah Papah yang ada di daerah ciputat itu. Aku kangen abang,mah. Apalagi saat abang pergi setelah bertengkar hebat dengan kak Putri abang malah pergi dari rumah ini.

Mah…..ajeng nangis saat mamah kasih tahu kalau abang bukanlah anak dari darah daging mamah sendiri. Ajeng sedih teramat dalam,mah. Ajeng seperti kesambar petir saat kak Putri dengan lantangnya mengatakan kalau Abang bu..kan………ana…..anak……mamah dan papah. Abang cum…..cuma.anak……….angkat! Mah…………Ajeng nangis,mah! Lihat. lihat Ajeng,mah! Maafkan Ajeng mah saat itu Ajeng tidak tahu apa apa. Mah………tetapi Ajeng bahagia sekali saat abang tidak marah sama kita kita. Bahkan Mah, saat setelah seminggunya Ajeng main ke rumah abang…….ajeng malah di suruh nginap di rumahnya terus ajeng bilang saja kapan kapan, abang suka ngasih uang lho mah buat kita kita. Benar,mah! bahkan abang juga menitipkan uang buat kak Putri. Abang saat itu kan sudah di terima di perusahaan yang bergerak di kontraktor yang bonafit. Pernah saat pagi pagi sekali setelah lari pagi,aku,sekar,pak oyong dan juga bi iyem mampir ke rumah abang abang sedang siap siap mau berangkat kerja. Duh,mah abang tampan sekali memakai setelan kemeja berlengan panjang sama persis seperti saat papah mau berangkat kerja. Seperti pinang di belah dua saja mah. Walaupun abang Richard bukanl……………

“Sudah senja sekarang ini. Tetapi abangmu belum juga datang,Jeng” sapaan lembut mamah seketika membuyarkan lamunanku. Aku menatap wajah mamah dengan kesyahduan yang sama seperti yang akan kami laksanakan di malam natal nanti. Kami berdiam. Kami tahu abang sedang di tugaskan ke daerah perdalaman di timur Indonesia. kami tahu kalau abang akan langsung ke sini tepat setelah kapalnya mendarat di ibukota jakarta.

Dan gerimis semakin nampak piluh saat senja mulai terbenam. Gerimis yang sedang menuntun sang waktu pada sang malam . menantikan kehadiran abang di rumah ini lagi. Gerimis yang………………

“Selamat malam,bu dan mbak mbak sekalian.” ucapan dari tamu yang datang bersama beberapa orang berkunjung tepat saat kami sedang menunggu abang. Kami menyambutnya, lalu katanya lagi, “Kami dari dinas penerbangan ANGKASDA Jaya ingin menyampaikan kalau pesawat transit jurusan Surabaya – jakarta mengalami kecelakaan udara saat hendak melandas di bandara. Pesawat jatuh dan seluruh awak kapal serta penumpang semuanya tidak ada yang selamat!.

Sunyi

Sepi!

 

Malam kudus………………sunyi senyap……..bintang pun gemerlap………………………

 


arsip bluethunderheart

my blue calendar

November 2010
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Blue Stats

  • 140.864 hits