My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for Juli 21st, 2010

Malam!

Selaksa malam malam yang seperti biasanya. Gelap. Menghitam! Dan saat ini, saat aku duduk di kursi panjang, di serambi dekat kolam ikan yang ada di complex perumahanku. Malamnya pun seperti empat tahun yang lalu. Tetap gelap. Dan menghitam. Dan wangi harum malam kudusnya pun tercium dengan aroma wangi yang sama seperti dulu kala. Saat aku masih menanti kehadiran Annette.  Seorang gadis dari perumahan biasa di seberang complex tinggal ku. Gadis  dengan sejuta pesona serta pancaran pijar matanya mampu menerawang dalam kegelapan yang selalu ia nikmati. Gadis biasa dan bukan dari golongan keluarga ku. Dengan tugas ayahnya yang hanya menjaga keamanan disekitar complex ini. Dan gadis itu memang sangat biasa dengan kesederhanaan yang selalu membuatku terkagum kagum. Dan sekali lagi pijar sinar bola matanya lah yang selalu membuatku merasa damai dalam kegelapan ini.

Dan lagi lagi Annette……………..

Gadis itu yang selalu bisa meluluhkan keegoanku selama ini. Atas segala keistimewaan yang ku miliki dari keluarga besarku, yang memiliki saham besar di beberapa bank luar negri plus saham di beberapa apartemen. Annette pula yang megajarkanku agar selalu mengenal Tuhan. Mendekat dalam kekusukan doa yang terlantar selama sedemikian lamanya. Dalam kasih Tuhan dan atas nama Tuhan pulalah aku yakin kalau annette sebagai orang yang tepat untuk memuliakan kasih Bapak serta ajaranNya. Sejujurannya aku menyukainya sejak pertama kali berpapasan. Pertama melihat pijar mata dalam kegelapannya. Aku jatuh cinta padanya,duhai Bapak di Surga,itu bisikku setiap kusuh dalam doa di altar gereja. Dan aku yakin roti itu akan ku berikan untuk mensempurnakan Kasih kudusNya.

Tetapi aku terperangah dalam kesunyian……………

Sesunyi malam malam kudus beberapa tahun yang telah lewat. Dengan aroma yang khas wangi tubuh annette dalam kegelapan. Serasa sunyi di pikiran kedua orangtua ku serta kakak kakaku yang berpikiran bahwa annette bukanlah pasangan yang tepat untuk menjadi pendamping hidupku kelak. Dalam sunyinya pemikiran yang picik mereka menuangkan bahwa gadis buta seperti annette sangatlah tak pantas ku cintai dan ku milikki. Dalam sunyinya kasih di malam kudus mereka mengharapkan agar aku segera melupakannya. Melupakan pijar bola mata annettte yang selalu memiliki keemasan di malam malamnya sang kudus. Dan aku harus……………..,Kita akan segera berangkat ke china,bang Riffz” sentak saudaraku dalam kegelanan sapaan di bahu tanganku. Aku menghela nafas. Dan meninggalkan aroma wangi malam kudus seperti miliknya annette.

Natal yang terakhir buat salah satu sahabatku di tahun ini…………………



arsip bluethunderheart

my blue calendar

Juli 2010
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blue Stats

  • 141.192 hits