My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for Juli 2010

Ramadhan ini blue tak berpuasa bersama ayah tercinta lagi makanya blue ulang postinganini.

Jangan pergi dariku, Pah aku belum siap untuk melepaskan kepergianmu saat ini

Aku terlalu lemah tuk dengar kabar itu, Pah

Aku teramat sedih bila tak ku dengar celetukkan papah saat ku tanya perihal segala persoalan yang aku alami

Aku cukup sedih pah…sangat perih tuk trima kenyataan yang ada saat ini saat seseorang kerabat kerja papah menelepon ke rumah dan mengabarkan kalau papah telah pergi ketika hendak pergi ke sebuah mall yang ada di seberang kantor papah untuk membeli peralatan bayi hadiah buat anak lelaki satu satunya. Dia bilang kalau dia ingin memberikan yang terbaik pada kehadiran cucu pertamanya. makanya saat jam istirahat dia langsung meluncur ke tempat itu.

Pah kenapa, pah! kenapa papah lakukan itu sendirian. Kenapa tidak lain hari saja papah berniat tuk membeli hadiah itu? bukankah papah sudah tahu jika kelahiran cucu papah tinggal seminggu hari lagi. Papah sudah tahu kan,Pah?

Pah……………………………………………

airmata ini masih menetes di pipiku, Pah! jangan marah ya, pah karena saat ini aku masih menangis bahkan masih tetap meneteskan airmata ini terus menerus padahal aku sudah tahu kalau papah paling tidak senang jika aku atau keluarga kita yang lainnya menangis sampai terlihat oleh papah,’lapangkan dada kita dan tarik napas dan keluarkan perlahan lahan saat kita terkena masalah dan jangan lupa berdoa padaNya’ itu yang papa bilang pada kita.

tetapi pah,

ternyata aku masih saja menangis bahkan bukan aku saja yang menangis, mamah, de Nina dan de Aida pun masih menangis pah! jangan marah pada kami ya?

kalau saja aku masih bisa memohon padaNya agar tidak mengizinkan papah pergi dari kami tentu aku akan melakukannya pah! Sungguh! akan kuusahkan agar papah tidak meninggalkan kami saat ini. agar papah bisa melihat kehadiran cucu papah, agar papah bisa menina bobokan dan memberikan pengetahuan yang terbaik buat generasi keluarga kita,pah. Sungguh!

Tetapi pah…………………………………………………………………………………

“Kamu sudah siap jadi imam kan Mas Pram? tanya pak de Sastro, adik dari papah yang datang kemarin dari bandung, dan aku cuma bisa mengangguk lemah dan kembali meneteskan airmata tuk menguatkan perasaan jiwaku dan hatiku sebelum jenazah papah di sholatkan di masjid dekat rumah kami.

Dan aku masih menangis pah. Tidak siap untuk menerima kenyataan ini tuk beberapa detik sebelum akhirnya aku harus mengikhlaskan kepergiaan papah dari kehidupan kami.

( hadiah kecil teramat kecil tuk ayahku atas segala kemuliaan, kebahagiaan, ketulusan kasih sayang dan keramahtamahan dan segala apapun yang telah ayah berikan tuk kehidupan aku.Trima kasih yah. saat ini aku sudah ikhlas meski airmata ini tetap meneteskan airmata di pipi ini. Maafkan aku ya, Ayah?

Iklan

Malam!

Selaksa malam malam yang seperti biasanya. Gelap. Menghitam! Dan saat ini, saat aku duduk di kursi panjang, di serambi dekat kolam ikan yang ada di complex perumahanku. Malamnya pun seperti empat tahun yang lalu. Tetap gelap. Dan menghitam. Dan wangi harum malam kudusnya pun tercium dengan aroma wangi yang sama seperti dulu kala. Saat aku masih menanti kehadiran Annette.  Seorang gadis dari perumahan biasa di seberang complex tinggal ku. Gadis  dengan sejuta pesona serta pancaran pijar matanya mampu menerawang dalam kegelapan yang selalu ia nikmati. Gadis biasa dan bukan dari golongan keluarga ku. Dengan tugas ayahnya yang hanya menjaga keamanan disekitar complex ini. Dan gadis itu memang sangat biasa dengan kesederhanaan yang selalu membuatku terkagum kagum. Dan sekali lagi pijar sinar bola matanya lah yang selalu membuatku merasa damai dalam kegelapan ini.

Dan lagi lagi Annette……………..

Gadis itu yang selalu bisa meluluhkan keegoanku selama ini. Atas segala keistimewaan yang ku miliki dari keluarga besarku, yang memiliki saham besar di beberapa bank luar negri plus saham di beberapa apartemen. Annette pula yang megajarkanku agar selalu mengenal Tuhan. Mendekat dalam kekusukan doa yang terlantar selama sedemikian lamanya. Dalam kasih Tuhan dan atas nama Tuhan pulalah aku yakin kalau annette sebagai orang yang tepat untuk memuliakan kasih Bapak serta ajaranNya. Sejujurannya aku menyukainya sejak pertama kali berpapasan. Pertama melihat pijar mata dalam kegelapannya. Aku jatuh cinta padanya,duhai Bapak di Surga,itu bisikku setiap kusuh dalam doa di altar gereja. Dan aku yakin roti itu akan ku berikan untuk mensempurnakan Kasih kudusNya.

Tetapi aku terperangah dalam kesunyian……………

Sesunyi malam malam kudus beberapa tahun yang telah lewat. Dengan aroma yang khas wangi tubuh annette dalam kegelapan. Serasa sunyi di pikiran kedua orangtua ku serta kakak kakaku yang berpikiran bahwa annette bukanlah pasangan yang tepat untuk menjadi pendamping hidupku kelak. Dalam sunyinya pemikiran yang picik mereka menuangkan bahwa gadis buta seperti annette sangatlah tak pantas ku cintai dan ku milikki. Dalam sunyinya kasih di malam kudus mereka mengharapkan agar aku segera melupakannya. Melupakan pijar bola mata annettte yang selalu memiliki keemasan di malam malamnya sang kudus. Dan aku harus……………..,Kita akan segera berangkat ke china,bang Riffz” sentak saudaraku dalam kegelanan sapaan di bahu tanganku. Aku menghela nafas. Dan meninggalkan aroma wangi malam kudus seperti miliknya annette.

Natal yang terakhir buat salah satu sahabatku di tahun ini…………………


Kucoba untuk menghembuskan diri akan tetap percaya pada suatu malam namun tidak karena sang gerimis sudah mempercepat kelamnya seperti kepakan sayap sayap jiwa sang pencinta yang mematah dan menyerempet muram,

dan aku tetap berdiri di suatu massa sekedar menyelisir pantai yang tiada sapa bahkan memberi senyuman ungkapan saja tak tertemukan seperti sesuatu yang menempel di batu karang dekat pedalaman laut yang terluka.dekat telaga.

namun tidak karena sang perahu telah berlayar menjauh membawa sang cinta itu sendiri dan aku masih terdiam menanti sebuah sinar cahaya dalam kelamnya sebuah massa di suatu malam hingga aku terdiam menanti kekalahan rasa yang menghilang menjauh. hingga aku tak bisa melupakan sebuah kenangan.

terlalu maniz untuk dilupakan kenangan yang indah besamamu tinggallah mimpi……………………terlalu maniz untuk dilupakan walau kita memang tak saling cinta tak kan terjadi………….

terakhir lagunya slank…..

Banyak yang belum tahu bluethunderheart itu seperti apa kehidupannya…….dan lagi pula blue suka banget dengan postingan yang ini.

Jangan pernah ngebayang kehidupan blue itu sehat sehat saja lho sahabat. (lha emang banyak yang nanyain………hehheh)

Waktu pertama kali blue nongol di dunia yang kata emanya blue tuh, aku lahirnya keterlaluan banget. Sumpah emma blue tuh sampe mohon mohon ke bidan aza kagak ada yang mau membrojolin blue. Minta sama abangnya emma yang dokter di bandung juga kagak ada yang singgap, ada aza alasannya, katanya mau ngoprasiin yg ususlah, jantunganlah, demam berdarahlah……..heheh emang semua itu bisa dioperasi, aneh ya sahabat!

Lalu tanpa sengaja atau emang disengaja (kayaknya emma blue itu sengaja dech) buktinya saat ia berjalan jalan di depan salon si mpok jamilah (kalau ngeronda mas jamal) ma blue dengan santainya duduk duduk di bangku tamunya si jamilah yang emang lagi  rada sepi. Dia bilang kagum dengan kecantikan dia, semuanya dech dibilang cantiklah, ayulah atau segalanya yang bikin si jamilah kegeeran (buktinya emma blue malah dikasih fanta berwarna…………..biru!) Wadau…………….Kalian tahu tidak? Setelah minum fanta tersebut…….tiba tiba emma blue teriak teriak ngegemesin gityu dech. But tapi emma blue sempat sempatnya minta narsis narsis gitu dech sama hpnya si jamilah yang emang bisa ngephoto.

Tentu saja si jamilah jadi kebingungan ia sampai ngeblow rambut emma blue terus ngelulurin tangan emma blue……………..dan semuanya malah bikin emmma tambah teriak teriak. Truz……….emma minta di tidurin. Dan setelah emma tiduran emma semakin ngos ngossan…..semuanya panik. Semuanya? kan cuma ada si jamilah, ya kan?

Saat si jamilah kebingungan itulah tiba tiba ada banci temannya si jamilah datang pake motor thunder dengan segala atribut warna biru. Dari baju, stoking, androk yang super pendek warna biryu, Maskara serta bibir nya pun di poles warna biru. Nyebelin kan sahabat! Norak habiz ………..

Tapi ternyata …………….si biru itulah yang menyelamatin emma saat ngejebolin blue kedunia ini. Si jamilah serta emma juga si banci biru itu pun kesenangan semua saling berpelukkan. cipika cipiku gityu dech.

Sampai di rumah setelah ada bidan yang dengan terpaksa nolongin ngeberesin ema dan blue. Semuanya pada kebingungan mau kasih nama apa. Bapak kaih nama yang kebarat baratan, tante  tante malah kasih nama yang berbau nama masakan kayak nama sayur asam baskoro, bayam sejahtera bahkan sampe sop buntut alam dermawan……..waduh!. Dan setelah berpikir panjang……………………… akhirnya emma dengan menghormati orang yang telah menolongnya. Ia jadi memberi nama bayi itu……..BLUE THUNDER HEART!………..OH so sweat!

yess@

Jangan ganggu aku, karena aku sedang mendengarkan music netral, gigi serta slank. Ini idola buat pendengaran harmonisnya jiwa music di telingaku

Yess||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

Aku bangga karena meski aku anak bungsu dari dua bersaudara namun aku selalu bisa mandiri bekerja meski honorer disalah satu sekolah.

Wkwkwkwkwk………..jangan bilang aku tak bahagia saat seorang gadis mungil hadir dalam kehidupanku dan ku beri nama atas kasih Tuhan Agrona putri, semoga Tuhan berkatih kasih sayang kami sekeluarga

yEss!

Kalian benar jika mengatakan kalau aku suka bermain guitar, karena sejak smp aku menyukai alat music  tersebut

Yess,yess,Yess, aku senang dan bahagia karena saat ini usiaku diberkatih kasihNya………

Selamat Ulang Tahun bang Bayu Putra

Sayang!

jelaskan dengan penuh kesadaran tentang cinta yang pada akhirnya harus kita lepaskan. Jelaskan dengan sekehendak jiwamu jiwa yang sebagian waktunya pernah kita isi bersama sama sama. Yang disebagian malamnya sudah kita terima dengan penuh kemesraan. Kemesraan selaksa bunga bunga mawar memerah dan putih di kelopak ujung mahkotanya. Jelaskan sayangaku.

Mengapa sekarang ada sesuatu yang berubah. Padahal saat aku tertidur, saat aku memejamkan kedua kelopak mataku ini terbayang wajahmu. Ataukah engkau sudah menemukan sesuatu massa yang sebagian rasanya sangat sempurna untuk jiwa jiwa cintamu dihatimu,kekasihku?

Ataukah engkau sudah menikmati sangat ikhlas atas suguhan cinta dari seseorang dan bukan dari jiwaku?

Ataukah  memang sedemikian,sayangku. Engkau dan aku. Jiwamu dan jiwaku sudah ingin melepaskan rasa cinta itu sendiri. Bukan karena cinta yang datang dan membiarkan cinta yang terlewatkan,kan! Sedemikianlah rasa cinta yang kini sudah kita akhiri dalam perjamuan kasih yang sesungguhnya sangat ingin ku pertahankan. Naman jiwamu ingin berterbangan dengan seseorang yang belum sangat mengatakan rasa cintanya padamu.

segenap hatiku luluh lantah mengiringi dukaku dan kehilangan dirimu

sungguh ku tak mampu meredah kesedihan hatiku untuk merelakan kepergianmu

ambil lirik lagu luluhnya samson


arsip bluethunderheart

my blue calendar

Juli 2010
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blue Stats

  • 139.450 hits
Iklan