My Blue Thunder Heart’s BLOG

Remember me VIII

Posted on: 21 Januari 2010

Sebagai tuan rumah yang baik dan menunjukkan kalau malam ini adalah malam yang spesial bagi dia dan suaminya maka mau tak mau Aurel mencoba berdamai dengan situasi yang menjemukannya itu. Di berikan senyuman yang sebisa mungkin terlihat nyaman di mata Carol dan juga dimata Nino.

Kegundahan merupakan tempat yang nyaman di hulu hati saat ini

Dan Aurel mengikuti ritual yang sebenarnya tak sesuai dengan keinginannya. Dan Carol nampak lebih terlihat santai dengan situasi dalam sambutan istri dari salah satu boz terkenal. Kemudian carol menanyakan kedua anak anaknya yang tak terlihat. Nino menjelaskan kalau mereka sedang diajak neneknya menginap di daerah lebak bulus.

“Gimana,carol istriku. Cantik kan malam ini……?”  ucapan yang terlihat sekedar menyejukkan suasana pertemuan itu disambut dengan anggukan dan sedikit senyuman dari carol. Namun tidak bagi Aurel. Baginya itu hanyalah guyonan yang sangat dibuat buat oleh nino untuk istrinya. Aurel cuma senyum membalasnya sambil mempersilahkan carol duduk dikursi meja makan.

“Kamu tahu carol bahwa sampai usia perkawinanku menginjak delapan tahun aku masih belum menemukan sisi ketidak cantikkan di wajah istriku,”ujarnya kemudian terdengar suara tertawa dari mulut mereka berdua.

Aurel berdiam! Lalu lanjutnya Baik mau gembira dan kesal bahkan………..sampai marah pun istriku tetap terlihat cantik lho, Carol,” Kembali terdengar tawa yang kali ini lebih keras. Wajah aurel merah namun ia mencoba untuk menikmati rayuan dan sanjungan suaminya. Dengan lembut ia mencubit lengan tangan nino dan bahkan sesekali nino memeluk istrinya.

Acara makan malam segera di mulai.

Dan saat Nino hendak menyuapkan sepotong kentang goreng dengan sedikit saus sambal diujungnya. Tiba tiba Carol berkata,'” Bukankah kamu tidak bisa makan kentang goreng,Real,”

Hanya sepotong ucapan memang yang di tuturkan carol namun telah membuat Aurel terperangah. Begitu juga dengan Nino. Semenit kemudian ia mengundurkan niatnya itu lalu meletakkan potongan kentang itu dipiring tempatnya. Nino memandangi wajah carol lalu bergantian memandang wajah istrinya.

Dan carol tahu kalau situasi itu bakalan tak nyaman bagi aurel maka dengan sikap ia pun mencoba mengalihkan pembicaraannya. Dan katanya” Berarti tebakanku benarkah,aurel?”

Diam!

“Kamu bisa menebaknya carol? Apakah kamu peramal?”tanya nino sambil bertepuk tangan. Situasi sudah tak setegang tadi. Dan itu berarti carol pintar memutar situasi itu sendiri. Dan tentu saja carol tak ingin aurel jadi tersudut oleh ulahnya.

“Aku juga bisa menebak apa yang diinginkan oleh istrimu jika sedang kesal. Lalu warna baju yang enggan sama sekali ia pakai jika dikasih baju berwarna biru” sambungnya dengan antusias disambut oleh keheranan nino suaminya.

“Dan aurel paling takut sama binatang………..

“Cicak” Berbarengan kalimat itu meluncur dari mulut carol dan nino, yang kemudian terdengar tawa yang sangat keras.

Dengan sedikit senyum akhirnya aurel pamit untuk kembali kekamarnya. Tadinya nino melarangnya namun karena istrinya tetap bersikeras untuk ke kamar maka dibiarkan istrinya kembali ke kamarnya. Tinggalah mereka berdua menikmati makan malam sesekali mereka menuangkan minuman beralkohol.

Semuanya berjalan dalam kesempurnaan yang tak diinginkan oleh aurel. Kekesallannya di tumpahkan dalam isakkan di bantal gulingnya. Hingga carol benar benar telah meninggalkan rumahnya di pukul setengah dua malam. Dan dengan keadaan yang sudah sangat diinginkan oleh nino. Dan setelah pintu di tutup. Nino tanpa basa basi lagi langsung memeluk tubuh aurel yang sedang terlentang diatas kasur. Aurel merontah. Namun itu tak membuat nino mengendurkan niatnya. Ia semakin menikmati saat aurel merontah rontah dalam pelukkannya.”Jangan nino……aku masih belum siap….nino…….” sesaknya mencoba melepaskan pelukkan suaminya. Namun tetap saja nino semakin bernafsu. Sebuah teriakkan yang terlontar dari mulut istrinya  semakin terdengar nyaman untuk situasi pikirannya yang sudah terhimbas minuman itu sendiri.

Dan nino sudah melepaskan halangan yang menutupi tubuh istrinya dengan tangan kirinya dan tangan yang satunya menahan segala rintihan istrinya. Aurel masih merontah. Berteriak. lalu menjadi sebuah cengkaraman yang ( tidak mungkin blue ceritakan yah kan pasti ada yang belum siap menerimanya. Tak enakklah kalau blue teruskan OK}

Pagi

“Kamu mau kemana,aurel?” tanya nino saat melihat istrinya sudah siap dengan segala persiapan serta perlengkapan dalam satu koper penuh berrisi.

“Aku mau ke tempat tanteku di australia. Mungkin seminggu aku disana. Dan anak anak ikut denganku. Toh dia belum pernah bertemu dengan tantenya kan?Anggap saja liburan sebelum mereka masuk sekolah. Papah takperlu mengantar mamah biarkan mamah yang menjem[ut mereka dari rumah nenek di tebet. Semuanya sudah mamah siapka koq,”

Setelah berpamitan aurel meninggalkan rumahnya menuju ke rumah neneknya di daerah tebet. Kemudian…………

Bersambung

33 Tanggapan to "Remember me VIII"

hmmm… bener2 situasi yang sangat sulit dan menegangkan..🙂
salam hangat selalu blue..😉

untung ajah carol pandai ngatus situasi,, dia pandai mengalihkan pembicaraan… so pasti acara mlm itu jadi fine2 ajah🙂

Selamat pagi blue…
Selalu tetap berkreasi dgn nyanyian-nyayian indahnya yang menyentuh hati….
Salam hangat selalu dari Ayah…

fiksi yang berdasarkan kisah nyata atau memang sekedar hayalan ?

buat Aurel, kenapa gak selesaikan masalah dirumah, kerumah tante itu bukannya kabur yah namanya🙂

*sok serius nih saya, dibekep*

Buat teh rindu ..aurel ga kabur kok kan ketempat diajeng…:)
Buat blue….senang bisa membaca setiap ceritamu blue🙂

Met istirahat yach…semoga esok ceritanya lebih seru🙂

blue, dah lama ga mampir…masih remember-rememberan yakkk??? duuuhhhhh

malam blue
pastinya dah tidur nih😀

met pagi omz blue….

wah bagus nih blue. =)

waduh istrinya pergi tiba2 tanpa bilang dan ijin kok nino diam aja blue? Akhirnya ke Australia juga yah😀

masih nunggu remembernya selesai, biar sekalian bacanya:mrgreen:

Gak ngerti, pak..gak ngerti…
*geleng2 kepala*

HOI,
GIle blog mu ini yah…postingan nya banyak……
KEREN……..

oea,
kunjungi blog aku lah…….
oea jgn lupa komen yah…..(kalo boleh mohon,4 komen yah.kalo gag boleh.1 aja cukup)

Wei! Calon penulis masa depan nie…selalu semangat ya Blue…

wah sepertinya aurel pengen lari dari permasalahan yg dihadapinya.. berusaha mencari ketenangan…sampai kapankah cerita ini berakhir??

Salut yah sama Aurel tuh..😛 😛

pagi blue chayang masih dg remembernya, mantabs blue, lanjut

bisa bisa jadi novel nih

Semoga hari ini lebih baik dari kemarin.
Jika hari ini sama dengan kemarin berarti rugi
Jika hari ini lebih jelek dari kemarin berarti celaka.
Oleh karena itu kita harus selalu meng-upgrade diri agar menjadi manusia yang beruntung.
Salam hangat dari Surabaya

bah,,kenapa kegundahan dibiarkan tumbuh dalam hati bro? Segera singkirkan….

salam pertamax

wah blue, liza benar2 terhanyut dengan cerita ini… ditunggu kelanjutannya

Kasihan sekali si Aurel, jadi permainan situasi yg diciptakan oleh Carol…juga suaminya sendiri…
Eh, kok bersambung lagi Blue.. Jadi tambah penasaran nih..🙂

Hai, Blue..pakabar?
waa..semangat nulisnya hebat niy…tularin dwunk…aku sekrang lagi kena virus males nih..hiks..😦

wah kasian nino di tinggal aurel ke australia….
seperti lagu cha-cha andika “judulnya nomer 1 ”
makan, makan sendiri,, minum, minum sendiri cuci baju sendiri semuanya sendiri heeee… plus tidur pun sendiri grerrrrr….grerrrr kasian deh nino….heeeeeee

ingat kuq…sampe sekarang juga masih inget hehehehe

wah wah..postingannya kuq tahun 2009 blue??

pakabar sahabatku blu??saya berkunjung ingin menyapa neh..

hebat nih, cerita buat novel kan…

Baru baca nih, jadi penasaran deh…🙂
Aurel, balik lagi ke Indonesia kan?

rata kanan kiri dan terlalu panjang paragrafnya😦

maaf kalo tiba2 ngasih kritik dan saran. hehehe:mrgreen:

blue tulis cerita baru dunkkkkkk🙂 aq dah pernah baca ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip bluethunderheart

my blue calendar

Januari 2010
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blue Stats

  • 133,731 hits
%d blogger menyukai ini: