My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for November 2009

Nyanyian malam yang menyerupai wajah kegelapan telah kembali ku nikmati persis ketika aku merasakan kehitaman dan kegelapan mataku ini kegelapan yang terukir dengan lembut di garis wajahku yang kini tampak menyesali kegelisahanku-kegelisahan yang datang tanpa membisikan di telinga anganku terlebih dahulu. Mengapa?

Mengapa duhai Tuhan yang baik, mengapa segalanya begitu mudah tuk aku rasakan? Padahal mata rantai yang kumiliki begitu kencang mengikat bathinku.

Mengapa semudah itukah dia membuat keindahan warna cintaku menjadi hitam kelabu.

Mengapa segampang itu dia menitipkan luka pada bunga jiwaku.

Mengapa segalanya terasa menyakitkan Tuhan?

Padahal dia yang ingin merajutnya.

Padahal dialah yang menggali tanah harapanku tuk bersamanya

Padahal dia juga yang menghebuskan nafas kesukaannya pada permata bathinku

Segalanya telah berakhir kini

Segalanya telah  berlalu

Segalanya telah dia sempurnakan kepedihanku

Segalanya membuat aku menangisi malam malam yang datang dengan kegelapannya sendirian

Segalanya tak bisa membuat aku berhenti tuk meneteskan airmata kelukaan ini

Cinta yang ia miliki hanyalah sepenggal dusta yang mesti ku rasakan

airmata jatuh………lukisan raga

kadang ku kuat setegar karang………kadang ku rapuh lemah liar merana

maafkan aku bila hasratku keliru

seluruh gairah jiwamu ku yang dosakan cinta ……………..kekasih

maafkan aku bila hasratmu  keliru…………seluruh gairah jiwamu ku yang dosakan cinta kekasih …………..hatiku

Iklan

Wah ternyata keponakan blue sudah ada yang remaja lagi nich……..

Ada apa,dek?

Bicara dong pada kakak jangan diam diam saja. Pasti kakak akan bantu memecahkan persoalan kamu jika itu memang masih bisa di cari jalan keluarnya, yakinlah pada kakakmu. Pasti kakak akan bantu koq. Kan kamu adik kakak dan kakak adalah kakak kamu sendiri OK! Lho. ………Kita kan sama sama perempuan gityu lho! He……Kenapa malah kencang nangisnya. Sini, kakak peluk biar tangismu bisa kakak rasakan juga. Menangislah jika kamu ingin menangis adikku.

Dek…………….

Kenapa lagi masih menangis. Kan sudah kakak bilang nggak perlu malu untuk mengungkapkan suatu masalah yang terjadi padamu, duhai adikku yang manis. Aduh……kamu malah terus terusan menangis mana mungkin bisa menyelesaikan masalah, dek. Kakak bingung dech sama kamu. Ditanya mamah kamu diam. Ditanya papah juga diam.  Apalagi di tanya sama kak yangputri apa lagi, yang ada kamu malah tambah nangis kagak karuan.

Sudah dua hari lho kamu nangis nangis  terus bahkan kamu juga tak mau sekolah. Padahal kan yang kakak  tahu jatah liburan sekolahmu sudah selesai. Teman sekolahmu si cempaka, Vani dan inge juga pada nanya tentang kamu lho sama kakak.  Jadi bingung sendiri nich kakak  ngejawabnya….di bilang sakit kamu bilang tidak sakit. Di bilang malas kamu malah marah marah kagak karuan. Duh, kakak bingung jadinya,dek.

Sewaktu kakak tanya apakah kamu ada masalah dengan pacar kamu. Dengan Sapta anak Sma 7658 itu kamu malah nyuruh kakak jangan ngeledek kamu. Padahal kan kakak tak bermaksud ngejek kamu,dek. Sungguh! siapa tahu kamu dan dia sudah jadian lagi pula kamu kan sekarang sudah kelas satu smp………………….siapa tahu kamu sedang menikmati masa cinta pertamanya dengan……..

“Kak Yangputri gimana sih. Dari tadi bunga tanya tentang masalah mens pertama kali buat cewek malah bengong kagak karuan. Ngelamunin apa sih,kak?” ejekan adiknya membuatnya terpaku sejenak menatap adiknya yang kini sedang masah peralihan bagi sang gadis.

gimana dengan pengalaman kalian duhai sahabat blue yang mengalaminya………….hehehhe

Dedikasi blue teruntuk sahabatku KAWANLAMA yang selalu blue sayangi

Seperti 2 SISI BERBEDA saat blue membaca SEBUAH CATATAN YANG TERTINGGAL dari MASA LALU abangku ini, pada saat itu pula om hariez serta kangBoed datang bersamaan dengan KICAUAN BURUNG supaya abang selalu MENETAKAN HATI YANG BERUBAH UBAH menjadi satu wujud yang sangat bijak. Dan mengulang KEHIDUPAN YANG INDAH itu untuk waktu yang tak terhingga. Karena mereka selalu menyapamu,bang!

Yup! Kami tak akan mengganggumu,bang saat abang sedang MENATAP LANGIT mencoba mengINTROPEKSI DIRI menelaah kejadian kejadian di sekelilingmu…..tentang GEMPAH DI RANA MINANG, kota yang menjadi lahan kehidupan masa masa kedua orangtuamu tinggal…………..Ach! Sepertinya SEBUAH KENANGAN DI KOTA PADANG tak akan pernah abang lupakan. Kemudian abang duduk diserambi sambil menulis PUISI KEMATIAN serta menulis pada SAHABATKU DIAJENG tentang pertanyaan pertanyaan yang selalu abang bisikan kepada kami……….KEMANAKAH ENGKAU PERGI SAHABAT’, begitu selalu yang abang bisikan pada gending RINDUKU pada sahabat.

Jangan pernah merasa kesepian ya Bang karena blue akan selalu menemani waktumu. Meski harus BERKAWAN MALAM. Ingatkan perkataan HATIKU TELAH KU PAUTKAN UNTUKMU SAHABAT. Nah blue sedemikian pulalah terhadap abang.

salam hangat selalu

Mestinya mataku tak terlelap akan panah luka yang di arahkan oleh jiwaku saat aku mulai menentukan pilihan yang tepat agar bisa menentramkan apa yang dinamakan jatuh cinta. Aku tertahan disini, di perbatasan antara megiyakan luka dan menutup logam cinta di hatiku yang saat ini bisa di bilang bahagia. Bahagia yang menurut telinga bathinku akan menimbulkan percikan api asmara maupun akan meneteskan air liur ketidakberdayaan,dan aku jadi teringat akan desiran angin yang menghembuskan kalimat “kau akan terperangkap oleh dalil dalil keinginan niatmu tuk menjatuhkan cintamu pada dambaanmu sementara engkau masih belajar membaca hadis jiwamu akan kesempurnaan kasih sayangnya”

Aku sekali lagi menerapkan hasratku tuk memiliki cinta but selalu saja langkahku tersendat tuk sementara ketika aku mulai bisa membaca buah pikiranku tentang arti cinta itu sendiri. Cinta yang selalu membuat aku nampak lebih bersahaja dibandingkan lukisan hatiku yang rapuh ini.

Duh, duhai Tuhan yang memiliki hasrat cinta yang begitu mulia, akankah kulimitkan gelombang arus itu pada satu titik saja ? padahal Dikaulah yang lebih bijaksana menentukan arusnya, duhai Engkau yang bijak.

Sementara tangan anganku dan jemari impianku tetap saja menggenggam bayangan dirinya, kekasih yang selalu menyempatkan waktunya tuk mendengarkan keluhanku.

Dan secangkir kopi janjinya yang akan dituangkan di lumbung jantungku tetap saja membuatku tergiur tuk meminumnya tetapi Tuhanku, apakah perlu aku meminumya saat ini, saat dimana jiwaku masih terlalu pahit tuk mencicipi aroma wangi dari kopi itu, duhai Tuhanku?

Oh langit cintaku biarkan aku merebahkan tubuhku ini dari lapisan ozon kebingungan karena aku yakin dikaulah tempat yang paling nyaman untukku.

Oh langit sayangku adakah tempat untukku? karena bangku kesadaranku masih bimbang.

Kegamangan dan ketidak sempurnaan yang ku miliki tetap saja membelit pemikiranku akan arti cinta yang akan kumiliki. Karena masih ada sisi lain yang tidak pernah ku ketahui tentang diriku ini. Aku masih mengharapkan tempatmu duhai langit keabadianku.

Aku selalu merindukanmu duhai sahabat sahabat blue semuanya

tuk Bunda Siti and semua sahabat perempuan blue akan selalu merindukanmu

Detik telah berdetik selama  setengahnya perjalanan jutaan detik di seharianku namun selalu berdetak jantung menantikannya

mulut mengecap kecap serta mata menelanjangi suguhan dosa dosa yang tanpa permisi sudah mulai menyajikan pertunjukannya

Dan aku masih disini menanti berkumandangnya sebuah panggilanMu, duhai Tuhan yang selalu menyajikan pertunjukan yang Baiknya untuk ummatNya.

Dan aku mencoba mengkhatamkan dosaku sebelum segalanya berakhir nantinya.

Dan kita pasti akan selalu siap tuk menerima hadiran hari kiamat!


Bunda………..

Jangan bicara tentang cinta saat ini, ya bunda. Jangan bicarakan itu saat bunda menatap wajahku ya,bunda. Karena aku tak kuat untuk menyembunyikan sisa  sisa rasa keheranan,bunda, dikarenakan belum menemukan sinar cinta pada bola mataku ini. Maaf,bunda. Ku mohon jangan bicarakan sesuatu yang belum dapat ku  maafkan atas segala yang pernah terjadi pada diriku. Maafkan anakmu ini,ya bunda.

Maafkan karena anakmu ini masih belum menutup pintu jendela cinta itu di kamar hatiku pada saat saat sekarang ini.

Bunda tersayang……..

Kangan menatapku dengan tatapan seperti itu,bunda. Jangan bunda, karena aku masih malas untuk membuka tirai mata hatiku. Aku belum dapat menemukan kunci pintu jendela hatiku ini yang pas,bunda.

Bunda tercinta…..

Mari duduk disini di dekat anakmu,bunda. Kan kuceritakan segalanya tentang masalah ini,bunda. Sungguh! akan ku terangkan dengan sebenar benarnya mengenai tempat untuk menemukan kunci pintu jendela kamarku itu. Maaf,bunda! jangan biarkan masalah ini menjadi beban yng terpanjangkan di benak pemikiran bunda. Jangan! Aku takut bila melihat bunda terus menerus memikirkan masalah ini. Aku tak sanggup bunda. Apalagi sampai bunda meneteskan airmata,duh,bunda. Aku tak akan sanggup melihatnya. Jangan kan bila membuat bunda menangis, membuat bunda termenung saja membuat hatiku pilu. Jangan ya,bunda?

Bunda………….

Duduklah berdekatan denganku,bunda? Sudah lama sekali ya aku tidak duduk berduaan bahkan sampai berdekatan saja sudah jarang aku lakukan. Dugh, aku malu bunda. Betapa terikatnya perjalanan dan impianku itu sampai aku telah menyingkirkan hal hal yang lazim ku lakukan. KAu masih bundaku,bunda. Darah dan airmataku masih akan terus mengalir jika sampai bikin bunda menangis. Maafkan anakmu ini ya bunda hingga bikin bunda merasa tidak ada teman berdiskusi. Sungguh! aku akan selalu memberi ruang untuk  menemani bunda. Kan ku jajarkan di buku pemikiranku bahwa masih ada persoalan hidup yang akan bunda bicarakan.

Bunda tercinta!

Tetaplah duduk disini,di dekatku dan peluklah dengan eratnya tubuhku ini,bunda. Akan ku nikmati hangatnya pelukanmu ini. Agar bunda tidak lagi merasa aku telah menjauhi bunda, meninggalkan segala keinginan bunda untuk melihat calon pelabuhan cintaku nantinya. Aku percaya akan ada kunci yang tepat untuk membuka pintu jendela hatiku di suatu saat nantinmya,bunda. Sungguh pasti akan ada warna cinta untuk menghiasi pelangi kehidupanku selamanya. Tapi,tidak sekarang,ya bunda?  jika aku sudah siap dan aku telah memberi asahan pada pintu jendela hatiku dengan segala dalil dalil dan keyakinan yang erat pada tali keimananku ku yakin cinta itu akan datang padaku untuk selamanya. jadi aku minta bunda jangan merasa risau pabila pada saat saat sekarang ini cinta itu belum menghampiriku,ya bunda?

Selau ada doa untuk kebaikan serta kesehatan Bunda dari nanda Blue serta rekan rekan.I love u,bunda

Selamat pagi pak Guru……..

Aku senang setiap pagi selalu melihat senyum pak guru saat pertama kali membuka pintu dan berdiri dengan membawa berkas berkas untuk kita semua. Benar pak guruku yang baik! Aku selalu merasa bahwa tak akan pernah ada keletihan dengan jelas nampak dalam raut wajahmu pagi hari ini. Hmm, pastinya kami selalu menanti apa  gerangan yang akan engkau berikan untuk kami simak semua pembelajaran pada pagi hari ini. Kami murid muridmu selalu serasa berperang pada detak jantung kami saat dengan tanpa bebannya engkau mengutarakan bahwa pagi hari ini kita ulangan…………….! Kami semua pasti berseru dan senangnya  lagi engkau,duhai pak guru yang baik hati dengan wajah yang sangat tanpan. Mengatakan bahwa kami diberi waktu seperempat jam untuk membuka buka buku pelajaran itu. Terima kasih pak guru yang tampan. Hmm, kami semua para murid perempuan suka menganggumimu lho pak. Beneran. Sebab memang bapak tampan untuk seukuran guru di pedesaan dan terpencil ini.

Selamat pagi anak anak………….

Selalu saja bapak dengan kasih sayangnya memulai pelajaran pertama dengan tuturan kalimat kalimat tersebut dengan sopannya. Apa lagi yang kurangnya dari engkau duhai bapak guru kami tercinta. Tampan,berpendidikan,sopan dan ramah lagi.  Hmm,siapakah pasangan bapak guru kami itu yah. Soalanya dia menjadi bulan bulanan rekan sepropesinya disekolah. Apalagi bu guru Bella. Wah,dia itu terang terangan lho suka mengajak pak guru yang bernama lengkap Pak Badrus aldy xitalho untuk pulang bareng bersamanya. Bu gurunya si emang cantiq banget suka bawa mobil malah kalau ke sekolah. Dia memang selalu di jodoh jodohkan oleh rekannya namun tetap saja pak guru hanya senyam senyum sendiri.Hmm, padahal mereka pasangan yang ideal lho,Ayah.

……………..

Aku tak tahu kenapa sudah dua minggu ini pak guru tidak menyapa kami dengan sangat ramah seperti biasanya. Wajahnya terlihat tegang sekali. Bahkan saat menatap murid murid perempuannya pun sedikit resah. Et,teman teman perempuanku juga terlihat tegang lho. Aku tak tahu kenapa masalahnya. Hmm, pasti ada sesuatu yang sedang ia pikirkan tetapi aku tak tahu apa masalahnya. Kemaren sempat sih pak guru menyuruhku datang di jam empat sore sendirian untuk menemuinya. Awalnya aku mengiyakan bahkan bundaku mengizinkannya.Namun pas hari hnya aku merasa perutku tak enak makanya aku smsin saja ke pak guru kalau aku tak bisa kesana. Esoknya aku didiamkan namun ia terus saja memandangiku. Aku tak mengerti maksudnya karena memang tak tahu masalahnya.

Oya,hari ini ia tergesa gesa saat pelajaran belum berakhir. Saat ia mengintip keluar jendela dan melihat banyak orangtua dari teman kami berdatangan ke sekolah pun ia nampak hendak keluar kelas. Ada apa gerangan, aku tak tahu.Yang aku tahu sesat kemudian sekolah gempar. Dan orangtua dari teman teman kami segera memasuki kelas dan menghampiri anak anaknya. Ada empat belas teman kami yang sedang dipeluk oleh orangtuanya. Kemudian kepala sekolah masuk kekelas.

Kemudian suasana menjadi haru dengan tangisan

Kemudian semua saling berpandangan dengan keresahan serta emosi yang memuncak karena sebagian murid murid itu menjadi korban pelecehan sang guru tersebut.

Kemudian…………..bapak guru yang tampan itu sudah di borgol oleh pak polisi yang sudah datang  berbarengan dengan aduan dari kepala sekolah. Selanjutnya aku terdiam dengan tanpa banyak tanya maupun bicara apapun jua. Aku memandangi seluruh tubuhku yang ternyata lepas dari cengkraman hawa nafsu pak guru kami……………………………

Sebuah tragedi yang melanda murid dan pak guru itu semoga tak terulang lagi!


arsip bluethunderheart

my blue calendar

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blue Stats

  • 139.088 hits
Iklan