My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for Oktober 15th, 2009

Keresahan yang kini ku alami memang pada dasarnya sangatlah tak bersinambungan dengan apa yang kurasakan kemaren tadi-saat aku menulis di blokku kalau saat ini aku sedang jatuh cinta lagi-sangatlah riskan tuk dikuak dengan perasaan apapun tuk menggambarkan betapa terlukanya hatiku saat menyadari kekasih yang selalu aku kagumi itu pergi berlalu tanpa meninggalkan sepatah kata bahkan untuk menyatakan rasa tak sukanya saja ia tak melakukannya-hatiku benar benar seperti dedaunan yang rapuh diterpa angin-laksana jemari yang kehilangan kelentikkannya-bagaikan bunyi yang kehilangan kata kata dan persis pulpen yang kehabisan tintanya.

Begitu perasaan ku saat ini saat dimana hati dan segala kekaguman perasaanku benar benar telah kehilangan mata hatiku- mata yang dulu selalu menyinari kelopak keindahanmu-mata yang selalu berikan cahaya yang terang disaat menatap kehampaan di sudut kerling mataku ketika kau terluka-mata yang selalu memberi rasa kekaguman pada senyum manismu yang selalu kau tawarkan padaku.

Begitulah letak jiwaku saat ini-letak yang tak pernah menerima ketidak berdayaanku kala kau sentuh penderitaan jiwaku dengan seuntai ucapanmu yang hendak menyakitiku-menumpuk deritaku-menimbun luka di jemari anganku-meniduri impianku yang selalu berharap akan ada engkau di pembaringan anganku. Tapi apa jadinya? segalanya lenyap-semuanya sirna-dan terhempas dari kelopak bunga impianku.

Aku benar benar terluka, duhai Tuhan yang menyempurnakan cinta. Tatkala aku terbangun aku tak menemukan buah cintaku-saat aku melangkah tak kutemukan lagi jejak langkah kakinya yang selalu mengiringi aku kemana aku pergi-dia benar benar hilang terbawa angin segar yang entah kemana dan dimana dia akan menyebarkan harumnya bunga cinta yang dia miliki-aku sendirian kini.

Sendiri menjuntai benang kesepian yang masih harus kurajuk dimalam malam yang sunyi-sendiri membisikkan kata sepi pada desah nafasku-sendirian menyempurnakan rasa duka yang mendalam pada hati dan jiwaku-sendiri menina bobokan luka yang meski ku rasakan sendiri.

Dia benar benar pergi, Tuhan yang maha kasih. Pergi disaat aku benar benar merasakan betapa berartinya dia saat ini-dia pergi tatkala aku telah terlanjur mengutarakan keinginanku tuk selalu bersama sama merajut tali cinta yang kita miliki.

Anganku tak berwarna Tuhan?

Impianku telah ternoda.

Kekasihku telah pergi meninggalkan harum kepedihan yang mendalam

Ternyata derita Cinta yang dialami blue seperti membiru saja ya sahabat sahabat baikku………

Iklan

arsip bluethunderheart

my blue calendar

Oktober 2009
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blue Stats

  • 139.450 hits
Iklan