My Blue Thunder Heart’s BLOG

Selembar surat untuk Ibu……………

Posted on: 7 Oktober 2009

Bunda………..

Selembar saja yang bisa nanda tulis untuk melepas kerinduan yang begitu memuncak disini. Di dalam jiwa kerinduan nanda padamu,duhai pemilik kasih sayang dalam kehidupanku. Hanya selembar,bu! Dan nanda harap bunda tak merasa kalau nanda malas tuk membuat kalimat kalimat yang mungkin serupa ayat ayat cinta yang selalu bunda terapkan dalam kelangsungan kehidupan keluarga kita ya,kan bunda? Semakin aku menulis semakin erat rasa kerinduan dalam hatiku menjadi jadi. Enggan rasanya nanda menghentikan laju jemari tangan saat mengutarakan isi hatiku ini. Bunda yang maniz………..aku merindukamu.

Merindukan amat sangatnya perasaan ini. Selayak hembusan angin yang menerpa dedaunan dipuncuk hatiku semakin kuat saja ku nikmati hembusan sepoi angin kerinduan ini bunda. Sungguh bundaku yang termaniz yang selalu menenangkan hati nanda saat nanda terpuruk. Sudah hampir jam enam malam saat nanda menulis surat untukmu. Hampir menjelang magrib kan bunda. Bunda jangan sampai lupa untuk membasuh sebagian tubuh bunda dengan air wudhunya ya,bunda. Karena nanda yakin bunda tak pernah lalai dan selalu tepat waktu saat mendekat dalam kaitan khaidah cintanya bunda dengan Tuhan kita. Nada sebentar lagi juga hendak menghentikan dulu tulisan untuk bunda ya. Bunda tak marah kan? Bunda tak kecewa kan saat bunda belum meneruskan tmembaca tulisan surat ini karena nanda ingin segera berwudhu. Oya bunda nanti kalau surat ini belum selesai bunda jangan berprasangka nanda malas ya menuliskanya lagi. Karena sehabis menunaikan kewajiban nanda sebagai hambaNya, nada kayaknya hendak ke rumah sahabat nanda om Kawanlama. Sebab nanda hendak meminjam buku yang dimiliki olehnya. Bunda tak marah kan. Pokoknya nanda sayang bunda. Nanda………………

“Kita sholat magrib dulu yuk,bunda.” selembut sapaย  Rindu pada bundanya saat melihat nya sedang termenung dalam rasa kehilangan yang sangat berarti pada anak lelaki satu satunya yang nyawanya terbang bersamaan dengan kedatangan sebuah laju mobil yang sangat kencang pada saat ia hendak kerumah sahabatnya malam selepas malam itu………..”Kita doakan bersama sama agar nanda tenang bersamaNya.

Blue selalu senang dengan postingan ini……karena blue sangat merindukan bunda blue sendiri………….love u Bunda.

Iklan

61 Tanggapan to "Selembar surat untuk Ibu……………"

sebuah tulisan yang indah . blue aku pernah menulis tentang ibu itu tulisan ku yang spektakuler. tapi naskah itu hilang entah kemana . munkin di rental di pekan baru masih meyimpan naskahnya. kalo ada bloger tolong di cari disana.oke selamat malam

Selamat malam sahabat..

Indah dan merdu sapa beliau (Ibu dan Ayah) di pagi hari, menggugah ingatan masa lalu saat aku masih kanak2.

Terima kasih Ibu dan Ayah.. telah banyak pelajaran yang kalian berikan kepadaku, warisan kebijaksanaan dan pelajaran2 berharga lainnya.
Semoga rentetan kebaikan ini akan sampai kepada generasi yang akan datang..

Ada hubungan yang erat antara kerinduan dan kehilangan….barangkali karena kehilangan itulah sebuah kerinduan akan abadi….tragis memang…

Amin…
Saya tutut merasakan rundumu Blue ๐Ÿ™‚
Wassalam

ini cerita ttg siapa ya blue?

selamat pagi penuh rindu
salam hangat penuh kedamaian…

Buat mas-mas atau mbak-mbak yang sudah saya komen, mohon kunjungan baliknya untuk mengetahui kisah seorang tunanetra yang berkiprah dalam dunia game, bisa diulik di http://adf.ly/Hvc dan sekalian komentarnya! Kalau mau ikutan kontes juga jangan lupa ya mas/mbak! (Linknya? http://adf.ly/HhS dan jangan lupa untuk mendukung saya dengan komentar ya! Lebih lanjut? Buka http://adf.ly/HhI bila ingin ikutan!)

waah.. ibuuuuu… jadi kangen neeeh.. pulang kampung dulu ya bluuuuueeeee
Salam Sayang

Rumahku ama ibuku deket kok ๐Ÿ™‚

Hiks.. Jd terharu

Maafin aku bunda..

kenapa selalu ada duka di setiap untaian kata yang kau tuangkan blue… berhentilah, aku ingin senyuman dan salam hangatmu…

Sahabat, apa kabar?
Bunda adalah wanita agung yang selalu ada buat kita

semoga bundanya sehat ya ๐Ÿ™‚

Ibu memang sosesok wanita yang sangat menyayangi anaknya, tapi tenang saja, saya tau seorang itu tidak akan marah karena itu.
untuk membuat orang tua bangga bukan cuma hanya dengan surat, tapi kita huga harus bisa memenuhi harapannya dalam diri kita! semoga kita bisa membuat orang tua kita bangga ya! semangat
Stop
Dreaming Start Action

aku senang dengar lagunya saka tentang ibu. blue giant di bogor aja blue

siang blue…:) Gmail blm di approve ya ?hm…lg blm bs ke Giant blue…muup. nanti kalo bs dikabarin deh ๐Ÿ™‚

mas blue ..
salam hangat ..
sukses ya .
otakku blum smpai untk mngartikan tulisan mas blue, hehe

perempuan yang begitu terkasih adalah ibu…

sedih banget blue ceritanya…
berarti surat terakhir untuk bunda ya…

hiiiiiiiii merinding bacanya..
๐Ÿ™‚

i love you ibu…..

i love mom …
that so sweet =)

Duuh… setelah baca puisi ini..
jadi inget ma Bunda di humz.. ๐Ÿ™‚

Salam silaturahim.. Mas blue… ๐Ÿ˜‰

Selembar surat ini membuatku melayang ke Surabaya.

Met malem blue ๐Ÿ™‚

kasing sayang seorang ibu tak mudah kita untk membalas nya…..
hanya doa dan amal sholeh yang dapat membuat ibu tersenyum

salam dari sang PURY cintaaa……

Met malem blue.. Surat yg mengharukan

kangen ibu yahhh……… anak berbakti betul, engkau teman………

tapi lo dah ketemu ma ibu… jangan suka menyakiti doonk…

Salam Takzim
Kunjungan Perdana nih kang da hari in
Salam Kenal saja untuk ibu dalam suratmu ya
tapi jangan bilang bapak ya ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

wedehwedeh… ๐Ÿ™‚

dua hari berturut-turut saya menemukan tulisan tentang ibu, saya jadi teringat alm ibu saya. wah trims Mas … sudah mengingatkan untuk selalu mendoakannya. salam ๐Ÿ™‚

blue…. bedewei… tanggalnya salah ya…

Kok yang komen ada dibulan Juli ya…?? aku jadi bingung…

blue sayang… ada award diblog aku tolong diambil yaakk…

http://yangputri.blogdetik.com/2009/10/08/award-dari-kangboed-n-dasir/

jadi kangen sama emak.
Emaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak…………
gmn kbrnya blue?

“Surga di bawah telapak kaki ibu”

salam hangat blue

Tearsdrop Blue… hik’s.hik’s..

remember my mom too… I hope She’s Rest In Peace…

Saya jadi terharu, saya blom pernah menulis apapun untuk bunda saya…

numpang lewat … heheheh

Ibunda.. orang yang paling kita cinta
jadi kangen juga nih sama bunda..

bunda…. oh bunda
beruntung nya engkau mempunyai anak sebaek Blue..
yang begitu menyayangimu dengan tulus n lembut…
yang begitu dekat n intim…
tak berjarak apapun…

Blue….
aku makin suka maen kesini
smangaat jg yap..

Subhanallah….. ๐Ÿ™‚

salam untuk bunda-mu blue…

kabar baikkah dirimu blue?

kunjungan perdana kesini..salam kenal bang blue

bunda…

aku memanggilnya ibu..
sering bercakap2 dengan fotonya, dia di surga pasti mendengar… ๐Ÿ™‚

~kunjungan balasan… nice blog, kawan…~

tulisan nya membuat ku merinding blue..
pakabar blur…salam super hangat

salam untuk bundamu ya blue..

Ibu… do’amu adalah azimat buatku,
Salam mas blue.

Kita semua mencintai ibu kita masing2 ๐Ÿ™‚

salam sobat
trims prosanya,,,yang mengingatkan selalu ibu,,yang selalu menyayangi kita dg tulus dan tiada batasnya.

mendoakan selalu ibu seperti ibu mendoakan kita.

lama ga berkunjung ke sini

Oh.. jadi si Nanda itu tertabrak mobil? lalu Rindu itu siapa? Wah… kok Gw baca gak mudeng blue… ๐Ÿ˜ฆ

BTW salam kenal dan salam juga buat bunda-mu ๐Ÿ˜€

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
โ€˜tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRR

MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..

SALAM SAYANG SELALU

Assalaamu’alaikum

Maaf kerana bunda selalu lewat sampai kepangkuan nanda…. Subhanallah, saat bunda membaca tulisan itu, hati ini begitu tersentuh sekali kerana bunda juga pernah merasai kehilangan orang yang tersayang dalam hidup. Cukup pedih mengingati yang pergi. Cukup sayu saat mengenang kebahagiaan bersama. Semuanya harus kita redha kerana kita juga akan menuruti jalan yang sama, mungkin berbeda cara.

Nanda Blue, seandainya kematian itu boleh dijual, bunda sanggup membelinya dengan berapa harga yang ada. Tapi itu ternyata mustahil. Kematian bukan barangan yang boleh menjadi pilihan. Kematian adalah satu kemestian yang menjadi undangan dari Yang Maha Menghidup dan Yang Maha Mematikan.

Cukuplah dengan rindu itu, kita merasakan keberadaannya di sisi kita. Cukuplah dengan kenangan lalu, kita membayangkan saat indah bersama. Cukuplah.. cukuplah.. usah diungkit lagi, biar dia tenang dalam redha-Nya, mendengar segala rahsia yang tidak pernah kita tahu semasa di dunia. Kirimkan seberkas doa buat kebahagiaan dan kesejahteraan yang panjang sebelum mahsyar dibuka hampar buat kita yang tinggal kemudiannya.

Dan ingatlah nanda Blue bahawa “….dan DIAlah yang membuat manusia tertawa dan menangis.” – Surah an-Najm:43.

Salam sayang dan rindu selalu dari bunda yang jauh.

tulisan lama ditampilkan lagi blue? lg kangen sama ibu ya..
aku jg sll kangen padanya..

Kunjungan pertama.
tulisan yang cukup menyentuh.
salam kenal ya? ditunggu kunjungan balasannya ๐Ÿ˜€

bunda kehilangan anaknya ya… semoga bunda tabah

bundo main ke rumah blue ๐Ÿ™‚

cinta ibu tak pernah habis.. walau kita terkadang sibuk dan melupakannya sejenak, doa dan kasihnya tak kan lupa mengiringi

Nice post.

Salam kenal.

sayang saya nggak bisa kirim surat untuk ibu saya.hanya bisa kirim secuil do’a untuknya.

salam kenal

Ibu…Kasihmu sepanjang jaman, Ridho-Nya ada di telapakmu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip bluethunderheart

my blue calendar

Oktober 2009
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blue Stats

  • 134,817 hits
%d blogger menyukai ini: