My Blue Thunder Heart’s BLOG

Archive for September 2009

Aku masih mau main bersama teman teman sekolahku,bu. Sungguh! kan baru kemaren aku lulus sekolah dasar.Bu, masih ingin menerawangkan sisa sisa waktu yang pernah aku alami bersama mereka, apalagi banyak cerita yang telah mewarnai waktu di tanah penuh dengan daun daun kenangan yang amat sangat indah,bu. Oya,bu, ibu tahu tidak tentang si romlah yang selalu menjemputku jika mau bersekolah? dia itu pernah kena teguran dari bapak wali kelas lho,bu. Ibu tahu sebabnya? dia ketauan  makan permen karet  saat jam pelajaran dimulai…..ih jika saja ibu lihat muka romlah yang hitam itu semakin keliahatan hitam kemerah merahan lho,bu, saking takutnya mendapat kemarahan dari bapak wali kelas kami. Kami semua cuma terdiam dan sedikit menahan senyum saja. kasihan ya,bu. terus si ujang, agung,anto dan indra yang rumahnya dekat rumah kita juga pernah kena marah dari kepala sekolah lain yang terletak di samping sekolah kami…mereka itu ketahuan mau ngambil buah belimbing di waktu jam istirahat. Mereka di suruh jalan berjongkok oleh kepala sekolah kami.

Oya bu, ibu juga masih ingat tentang gang bunga kan.ya , si lala,prety, sarah dan rindu. Mereka akan melanjutkan sekolah smpnya di luar kota,bu. duh.sedih dech jadinya,bu.

Bu, tapi bunga tetap senang kok,karena masih bisa melanjutkan sekolahnya dan doakan semoga bunga dapat di terima di sekolah negeri ya,bu. Biar dapat beasiswa dan tidak terlalu banyak mengeluarkan uang untuk operasi belajar bunga nantinya. Doakan ya,bu?  tapi jika ibu kebaratan terus bunga bersekolah di sekolah yang paling murah juga tidak kenapa kenapa,bu. Bunga tidak akan memilih milih yang penting bunga dapat melanjutkan ke jenjang yang tinggi………..

Hening!

hanya airmata sang ibu yang terus menetes turun membasahi wajahnya

“Bu…………….”

kemaren aku mendengar pembicaraan ibu dengan eyang haji. Maaf ya,bu karena bunga tidak sengaja telah mendengarnya. Sungguh,bu! bunga minta maaf.

Ibuku yang selalu bunga sayangi………

Tiada akan pernah bunga tentang semua keinginan ibu jika memang itulah yang telah membuat hati ibu bahagia. Sungguh,bu, bunga akan menerima semua keputusan ibu. Semua demi kebahagiaan keluarga kita kan bu? dan itulah cara yang akan membuat ibu bahagia. Bu, bunga percaya itulah jalan yang terbaik yang ibu kehendaki,kan?

Ibu tercinta….

Bunga sudah mengambil keputusan yang terbaik dalam persoalan yang ibu pembicarakan dengan eyang haji,bu. Bunga siap menjadi pendamping atau jadi istri kedua bagi eyang haji. Bunga siap menerima lamarannya,bu.  Mungkin inilah jalan kehidupan kita,ya,bu. Bu, jangan menangis ya,bu? bunga tidak akan bisa tenang bila ibu menangis. Bunga tidak tela mata ibu yang sebening kaca itu kusam oleh tetesan airmata.Ibu…………….

“Bu Wati, jenazah nak bunga sudah siap dimandikan. bu Wati ikut memandikanya,kan?” ucapan pelan dari bu Rt membuat ibunya bunga tersadar dari lamunanya. Matanya yang sebening kaca itu telah kusam oleh butiran halus yang mengalir perlahan lahan membasahi wajahnya. Ia harus merelakan kepergian bunga yang telah meninggal dikarenakan becak yang menghantar ia sekolah berhadapan dengan mobil truk yang memacu sangat kencangnya . Ia harus rela di tinggal anaknya sama seperti kerelaan bunga yang harus melepaskan impiannya tuk mengecam sekolah yang lebih tinggi.

sebuah ide yang diambil dari sebuah berita tentang  kisah yang terjadi di kemaren tadi.

Iklan

Pertemanan di bulan penuh cinta kan beragam ya,sahabat!

garam itu jangan kau buang,nak!

nanti kamu tidak bisa merasakan nikmatnya mengunyah rasa kebohongan lagi.

jangan kamu seka bau keringatmu,nak!

nanti takkan pernah kita merasakan wangi kepedihan yang selalu datang di sepanjang hari hari kita.

tidak usah kau petik buah kesenangan orang lain,nak!

nanti malah membuat kita terlena akan kenikmatan yg semu itu.

sudah kamu makan tanah disekitar kita,nak?

sebelum segalanya berakhir menjadi sebuah lukisan ke abadian yang menyiksa bathin.

kau sudah  menatap matahari,nak

kau sudah dengarkan syair syair dari janji janji sang petinggi,nak?

jangan pernah melupakan kenyataan yang ada ,nak

nanti mengerikan,dan menakutkan,nak.

(tulisan tuk orang orang pinggiran kota saat di beri janji janji oleh para calon petinggi di muka bumi ini)

Saat blue lihat anak kecil di gendong ibunya di pinggiran jalan raya yang memanas dan berdebu

usah di haramkan saat engkau meletakkan matamu dalam kejapan kedua matamu,ya! dan jangan kau halalkan ketika engkau tersendak oleh tangisan bayang bayang yang engkau sendiri enggan memperjelaskannya pada alam kesadaranmu. Tidurlah dengan kepastian! Tidurlah dengan senyuman yang hanya engkaulah sendiri merasakannya kesentuhan itu dalam mimpi mimpi indahmu. Jangan kau ulangi kembang ketidak jelasan akan siapa yang telah melahirkanmu dan siapakah yang membuangmu di bumi ini. Jangan! Karena bumi masih mememerlukan banyak banyak tangisanmu. Karena bumi masih mengharapkan pencerahan dalam kenyataan yang tampak dikenyataan hidupmu kelak. Karena bumi mulah tempatmu merenggek dalam tetatihan langkah langkah kedua kakimu. Karena bumi akan selalu tersenyum menyambut kelembutan kulit halusmu, keceriahan tawamu serta ketajaman matamu usah mempoloskan penglihantanmu. Egkaulah sahabat bumi dalam impian mimpianmu duhai anakku!

anakku tersayang!

jangan kau kotori sesuatu yang memang pantas kau kotori tempat pembuangan mimpi mimpi burukmu yang menjelang engkau memejam matanya di kehitaman langit serta kesunyian malam malam yang membuta bathin. Jangan pula kau kecewakan ketangisanmu akan sentuhan tangan tangan yang engkau semdiri belum menyadari akan rasa dari sentuhan yang datang! Jangan! Karena sentuhan terkadang akan membuat mu merasakan banyak kotoran serta kemunafikan di alam bumimunya impian impian kelak nantinya. Namun jangan takut anakku! sebab bumi akan selalu meletakkan pada tempat yang kelak engkau sendiri memilihnya. Sebab bumi akan selalu memberi ruang gerak yang engkau sendiri yang akan menentukan langkah langkah apa yang engkau tempuh di dalam mimpi mimpimu kelak nantinya. sebab bumi akan selalu memberikan banyak rasa yang selalu mungkin membuatmu tertawa,terluka kecewa serta rasa lainnya yang engkau belum pernah merasakan di impian impianmu malam ini dan seterusnya.Tidurlah nak dan bawakan mimpimu mendekat bulan dan bintang………………

Yun ayun anakku ratu…………ayun ayun dalam ayunan

lakas bapajam lakasi guring………………matanya kalat bawa bapajam

ayun dinana anakku guring……..bamimpi terbang karakun tinggi

guring anakku dalam Bismillah………….bawakan bulan ……bawakan bintang

(lagu dari kalimantan selatan ini enak banget kalau kita senandungkan saat kita menidurkan adik kita, anak kita lho sahabat)

Seberapa besar lagikah dosa itu berlangsung, duhai Tuhan yang terkadang bikin aku nggak ngerti dimana sebenarnya letak dosa yang pernah Engkau ketahui pada kami Hamba Mu yang sudah hampir lelah mencari letaknya sampai sampai batas titik hitam awan asaku mencarinya tetapi aku tak menemukan jalannya, Tuhanku yang Baik! Sujud yang manakah yang mesti ku lakukan jika hanya untuk membersihkan urat kemaluanku yang tercecer pada bibir bibir orang orang yang terkadang justru merasa lebih paham dari pada kepahamanMu. Aku ketahui Engkaulah Bintang hatiku di saat aku merasa gelap akan kerikil kerikil yang Kau balaskan atas ketidak sadaranku akan betapa Mulianya Dirimu Tuhanku yang sangat sangat Agung dimata bathin dan jasadku.

Tuhanku……penulis itu

Penulis yang selalu meberikan warna pencerahan keakraban padaku saat saat ini telah menghujamiku dengan ketidak inginan tuk sekedar bersitatap padaku. Salahkah mana duhai Engkau penyelamat bumi? bisikan manakah yang bikin dirinya hampir mendempakku dalam kesalahanku atas janji yang terurai dengan lantangnya di bibir dustaku. Tolong bocorkan saja kulit ari langitMu duhai Tuhan biar aku basah dengan tetesan tetesan air hujan kemarahaanMu. Biar hanyut raga sukmaku oleh tindasan kepasrahanku. Aku malu tuk menegur jasadku jika pada akhirnya aku terbangkan sayap sayapku ke atas langit sementara bulu bulukunya masih saja berantakan di bumi. Aku bukanlah lelaki yang cuma bisa menghembuskan kerayuan mautnya pada setiap detik masa yang ku cumbui seenaknya hari hariku.

Lewat jemari tangan Kasih sayangMu duhai Tuhan aku mohon beritakan kepadanya tentang kabar duka yang telah membaptis di sudut sudut jasadku saat ini. Saat dukaku ini memanggil dengan lantangnya di sepanjang malam malamku. Maafnyalah yang bisa bikin aku tersenyum. Maafnyalah yang akan menjernihkan sisa sisa pesahabatanku yang ku tahu ada sisi yang kesalahan. Dan lewat dentuman halilintar MUlah aku mohon campakkan aku dengan sambaran api amarahnya yang terus menjilati lidah kesalahanku. Aku si lelaki penuh kebejattan dusta ini bermohon dengan penuh kearibaan pada daun daun penyesalaku ini agar supaya diperjelaskan polesan polesan nan cantik untuk di sebarkan pada ragaku .

Dan pengarang itu.

jangan meniduri diriku di atas awan nan penuh kehitaman jika benar benar masih ada terpaan sinar mentari di saat ini. Aku malu tuk merubuhkan tubuhku di atas bantal yang penuh dengan rasa kesia siaan saat aku terlelap nantinya. Aku dan pengarang itu Tuhan! Aku ingin mempercantik lukisan persahabatannya di dalam ragaku.

(MAAF jika ternyata blue  terlalu banyak salahnya)

Pastinya blue senanglah,Tuhanku

karena aku tetap memiliki sejuta nyawa dalam raga dan jiwa ku saat ini.

Pasti berbahagialah blue jadinya,bundaku tersayang

sebab dengan semakin bisa membuka wacana arti dari kasih sayang maka semakin erat tali persaudaaran keluarga besar kita

Pastilah banggalah blue jadinya,sahabat

karena banyak sahabat yang senantiasa selalu membuatku bisa melupakan banyak perasaan…………. perasaan kesepian di rumah

perasaan sunyi karena tak ada yang bisa membagi cintanya

perasaan sunyi atas perjodohan yang masih belum juga ketemu

Tetapi itu bukanlah suatu yang mesti blue larutkan dalam kesedihan kan,sahabat. Pasti dan blue yakin sahabat mau menempati blue menjadi sahabat atau sekedar sahabat saja blue senangnya minta ampu dech………….jadi menjelang usia yang katanya ada yang bilang berkurang dan berlebih, blue pengennya sih selalu optimis dalam menjalankan perjamuan kue kue kehidupan  di dunia ini.

Blue pake potong kue dan tiup lilinya tidak?

Tidakkkkkkkkkkkkkk kan bukan hari ini blue ulang tahunnya tetapi minggu depan tepatnya tanggal enam september.

kamu postingankah di harimu nanti?

tidakkkkkkkkkkkkkkkkk sebab blue pengen memanjakan diri dan jiwa blue di tempat air terjun curug nangka, bogor.

Doakan blue selalu sehat dan dan dan …..yang lainnya yah heheheh.

hahahahhaha………aku hendak taraweh bu

Dimana?

Di masdjid dekat sekolah anwar

tidak kejauhan itu,nak

tidak,bu disana banyak teman tema sekolah anwar

disini sajalah,nak

bu, anwar kepingin banget sholat taraweh bareng sahabat sahabat anwar. Boleh kan,bu. Malam ini saja……ya bu,ya! Bolehkan,bu

…………………

kenapa ibu diam?

Disini kan sama saja,nak. Teman teman sekolahmu juga ada kan yang sholat di dekat rumah kita?

………………

Tapi kalau kamu memang kepingin sholat disana ya mau bilang apa lagi,nak.

Makasih ya,bu. Love you untuk ibu dech dari anwar.”pamitnya sambil mencium punggung telapak tangan ibunya, sesat kemudian dengan bersiul siul anwar melangkah meninggalkan rumah.

Ia menolehkan kepalanya sesat mendengar sebuah amanat dari ibunya.

Tapi hati hati ……..sholat ya sholat jangan berkeliaran kemana mana. Jangan becanda. jangan………………….” Bu Ida, sing sabar ya, mungkin Tuhan sudah menggaris tangankan untuk menjemput nak, anwar’ lembut kata kata dari bu rt saat mencoba menenangkan bu Ida dari lamunan kesedihannya yang kehilangan anaknya dikarenakan kena serangan bantalan kain yan berisi batu batu saat berkelahi dengan teman teman dari tempat tinggal yang lainnya.

satu nyawa dari warga bekasi telah pergi karena serangan bantalan yang berisi batu batuan.

Nak!

Hari ini ibu mau ke pasar. Kamu mau ikut tidak, septa,anakku tersayang? mau ikut ibu kepasar tidak??  Kalau kamu mau ikut tetapi ingat ya, jangan pernah minta apa pun juga sebelum ibu belanja keperluan untuk masakan hari ini, OK? Janji,ya! ngga pakai tangis tangisan dan juga nggak ngambek di pasar. Kan nanti malu ibu jika kamu terus menerus ngambek dan nangis hanya untuk minta sesuatu apalagi sampai minta di belikan mainan. Kan mainan kamu sudah banyak, seminggu yang lalu ayahmu kan sudah belikan kamu mobil balap balapan. Jadi……nggak pakai nangis nangisan sama ngambek. Jelas,septa!

septa, anakku yang tampan……….

Nanti dipasar ibu mau belikan kamu baju koko. Habis baju koko mu sudah robek di lengannya. Kan sudah ibu bilang kalau sedang belajar ngaji jangan pakai main lari larian sama teman mu siapa namanya yang duduk sekelas dengan mu………Ya,bedjho Di kelas nol besar dia kan yang jago ngegambar, kan? Oya, ibu juga mau belikan kakak mu kak IndahRephi baju pramuka. Kakakmu dan juga kamu sama saja, senangnya main lari larian. Nak……….

sebelumnya kita ke tempat sayuran, ya. Bapakmu pesan sayur asem sama ikan teri medan plus……jengkol. BapakIndra……….bapakmu itu memang paling senang kalau hari minggu gini makan jengkol. Padahal kan baunya kagak ketulungan………..pasti bapakmu ngikutin Pak  hariez yang senangnya makan semur jengkol!  Bah! nanti kamu jangan ngikuti jejak bapak bapak itu ya.

Lho,koq!

Kenapa kamu nangis, septa. Kan sudah ibu bilang kamu tidak perlu pakai acara nangis segala. Kenapa kamu nangis,septaanakku! Septa………berhenti dong nangis,nya. Ibu jadi tidak konsen dech kalau begitu terus. Gimana ibu bisa belikan sayuran kesukaan bapakmu kalau kamu malah nangis terus menerus. Ibu kikuk nich, nak. Ya………..ya jangan nangis lagi septa anakku. Tadi kamu bilang cuma mau beli balon…………..dan ibu sudah belikan kamu balon terus sekarang kamu……………

“Bu, balon yang warna biru itu terbang,bu……..belikan balon lagi ya,bu? Ya………ya………….”rengekkan anak bungsunya membuat bu Yulism segera membelikkan balon yang kelima untuk anaknya. Setelah itu dia buru buru pulang ke rumah.


arsip bluethunderheart

my blue calendar

September 2009
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blue Stats

  • 139.211 hits
Iklan