My Blue Thunder Heart’s BLOG

Lima Bidadari di ujung Barcelona

Posted on: 2 Desember 2008

Novel sederhana

Bagian pertama

Pukul 08 35

Mestinya jadwal penerbangan sudah harus chech in satu setengah jam lalu ia dan kawan kawannya tiba berada di bandara internasional ini. Namun berhubungan dia harus menunggu si Yessi beradaptasi dengan ke narsisannya di depan cermin makanya mereka harus pasrah menerima penggunduran keberangkatannya ke bandara tersebut. Pasrah dengan sejuta kekesalan di dalam hati saja. Mereka tahu jika kita mengexpresikan kekesalan saat menunggu dia sibuk bernarsis dengan muka yg cemberut atau ngedumel maka semakin menjadi jadilah kenarsisannya. Malah memakan waktu yang semakin lamaaaaaaaa. Makanya aku dan teman teman yang lainnya lebih memilih diam dan tersenyum supaya ratu narsis itu selesai dengan kewajibannya sendiri. Capek, dech!

Segala prosedur mengenai keberangkatan mulai di laksanakan dari melewati petugas pengecekan tiket serta paspor. Terus berjumpa dengan alat screening dan juga gerbang sensor agar barang barang serta diri kita di periksa. Menyebalkan! selalu saja terasa seperti sang tersangka kita jadinya. Setelah itu melewati konter maskapai penerbangan spanyol.

Setelah menerima boarding pass kami yang terdiri dari Lala, Indir4, Yulism serta Yessy dan Aura. Maka kami melangkah menuju ke pesawat yang akan mengantar kita menuju Barcelona. Sampai di atas badan pesawat kami mulai mencari tempat duduk yang sesuai dengan apa yang sudah tertera di tiket terebut. Yessylah yang pertama mendaratkan pantatnya di kursi di tengah badan kapal tersebut, lalu lala yang memilih duduk di sebelah yessy. Sedangkan aku dan Indira4 duduk si bangku belakang mereka. Sementara Yulism duduk di seberang bangku lala dan yessy. semua tersenyum riang.

Semuanya nampak bahagia. Sampai akhirnya seorang lelaki muda. Dengan ketampanan yang menawan muncul melangkah mencari bangku kosong. Sang pemuda yang tiba tiba saja meluluh lantahkan pandangan mata kami semua nampak tinggal selangkah lagi mendekat ke bangku lala. Pemuda berusia kira kira 22 tahun, berkulit putih bersih dengan memakai kemeja lengan panjang bermotif garis garis yang di gulungkan sampai siku itu tampak semakin membiuskan asa kenafsuan cewek cewek itu. Wangi tubuhnya sempat dihendus oleh lala bahkan ia semakin terpaku mematung saking terpesonanya dengan sosok pemuda idaman para gadis gadis ketika menatapnya. Dan ia benar benar menjerit serta melototkan matanya ketika tahu pemuda itu memilih duduk di bangku sebelah Yulism, mendekat dengan jendela pesawat.

Dan selanjutnya adalah………………sebuah keributan mulai di lontarkan cewek cewek itu. Saling berebut untuk duduk di sebelah pemuda itu. Saling menukar bangku Yulism dengan segala rayuan dan sogokkan agar salah satu dari mereka bisa duduk di sebelah pemuda tampan tersebut. Heboh. Dan saking hebohnya malah menjadi pusat perhatian para penumpang lainnya. Tetapi mereka memang terlalu muka tebal dan emang narsis habis  mereka malah semakin menjadi jadi. Hingga akhirnya salah satu petugas awak kapal menenangkan mereka. Dan tetap yulismlah yang duduk di bangku sebelah pemuda tersebut. Sumpah serapah mulai di lontarkan ke arah petugas dan juga yulism. Sedangkan pemuda itu hanya memandanginya dengan tenang serta seekali tersenyum kepada mereka. Semua kembali duduk menyender dengan sejuta kekesalan yang parah. Gue benci lho.Yul……. ujar hati mereka dongkol.

***

Seorang pramugari datang membawa hidangan. Dan semuanya menerima serta menikmati hidangan tersebut. Begitu juga dengan sekelompok cewek cewek tersebut. Meski masih dongkol namun karena mereka pikir sudah bayar mahal mahal untuk perjalanan ini maka dengan tidak mengurangi rasa hormat kami maka dimakanlah hidangan tersebut sampai habis.

Beberapa menit kemudian kediaman mulai mengisi seluruh isi penumpang. Adayang terdiam sambil membaca majalah dan juga ada yang tertidur. Begitu juga dengan yulism bahkan ia beberapa kali menyenderkan kepalanya di bahu pemuda tersebut, yang memang tak merasa terganggu. Justru Yessilah yang terlihat terganggu pemikirannya saat menyaksikan perilaku yulism. Beberapa kali ia bersumpah serapah kepada lala namun tetap saja ia semakin jengkel. Ih……..dasar!

8 Tanggapan to "Lima Bidadari di ujung Barcelona"

Blue,setelah aku membaca komenmu diblogku.
gak apa2 jalani saja,semua memang membutuhkan proses.Begitu pun halnya aku. Semua menuju pada proses mencari bentuk.Bagai seorang pertapa berdiam di lembah hutan sepi,hanya utk mengali siapa sejati dirinya.
bgtu pun dgn menulis.Kita Menyelami samudera kata-kata.
jenuh atau dilanda buntu ide itu adalah Proses.sama halnya dgn aku juga.
jadi,semangat terus Blue.Semangat itu pun buat diriku juga.
Salamku.

cantik2 musti yaks… 😀
semangat nulis terus bang blue…
*saran, tulisannya diratain bang…* 😀

huwaaaaaaaaa….namaku ada🙂 asikkkk ke Spanyol

kau selalu mengangkat sahabatmu
meski hanya sebuah nama

aku bangga padamu

sahabat, aku kembali datang
Setelah lama tak menyapamu🙂

Belum bisa beri pendapat. Selamat berkarya saja.

ah sekarang saya tahu bahwa saya BUKAN bidadari untuk Blur ….

*menitikan airmata*

Bah… bisa aja Kamu Blue…. cerita yang bagus… mengingatkan saya kenangan kenangan ketika saya di Barcelona… kota yang nyaman tetapi penduduknya sedikit conservatif …. sekitar tiga setengah jam perjalanan ke arah Timur laut dari Barcelona … ada sebuah Negara kecil… Andhora… diperbukitan antara Spanyol dan Prancis.

Wah aku adalah cewek yang beruntung banget, tapi sepertinya 22 tahun terlalu muda blue masak 12 tahun lebih muda sih, aku ga suka brondong lho Blue. Any way thanks Blue consider me as one of your good friends. Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip bluethunderheart

my blue calendar

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blue Stats

  • 133,729 hits
%d blogger menyukai ini: