My Blue Thunder Heart’s BLOG

VALENTINE di Akhir Tahun II

Posted on: 17 Februari 2008

Gelap!
Semuanya terasa gelap bahkan tuk memastikan apakah ia masih bernyawa atau tidak saja dirinya belum bisa memastikannya.  Juga tuk mengingat apa yang terjadi sekalipun. Semuanya masih dalam kehitaman tak bercahaya!  Sama persis dengan ritme yang terjadi saat gadis gadis itu berpanikan dan  saling tuding tuk saling menyalahkan ketika mereka harus mengambil keputusan agar dirinya segera di bawa ke rumah sakit Sumber Waras grogol.
Dan dia benar benar merasakan kegelapan dalam kehidupan selanjutnya saat ia sadari bahwa ia mesti kehilangan satu kakinya. Hitam. Dan tak ada cahaya kehidupan nan terang bagi kelangsungan hidupnya.

SEMINGGU KEMUDIAN

laki laki itu. Laki laki yang bernama Bening Cakra dilangit masih tergeletak di tempat tidurnya saat mamahnya memberi tahukan kalau Annette datang tuk menemuinya. Dan saat mamahnya telah pergi dari ruangan serta Annette sudah berdiri di dekat pintu kamarnya pun dirinya enggan tuk bangkit, justru ia membelakanginya.

Hening!

“Untuk apalagi kamu datang menemui ku?” datar suara yang ia keluarkan.

Diam.

“Sudah puas kamu buat aku seperti ini. Melihatku kehilangan satu kaki karena ke cerobohanmu itu! Puas kamu!” emosinya sedikit tak terkendali.

Diam kembali.

“Aku………aku…….”

“Gara gara ulah ketololan kamu akhirnya aku menderita seperti ini. Dan sekarang untuk apa lagi kamu datang menemuiku.”

Annette mengatur nafasnya. Mencoba menenangkan perasaannya kemudian ia menghembuskannya lagi.

Keheningan masih bermain di ruangan diantara dua makhlukTuhan tersebut.

“Kalau memang tak  ada niatan apapun. Untuk apa kamu kemari,” Ia sudah bisa mengendalikan emosinya, “Ganggu orang istirahat saja,” tanyanya kemudian, “Pergilah. Aku malas bertemu denganmu”

“Aku cuma mau minta maaf.” getaran suaranya kentara  terdengar.

Diam!

Gadis itu menunduk. Dan Bening menatapnya,lalu katanya lagi,”Kamu datang hanya untuk menyampaikan permohonan maafmu saja?”

Annette menganggukan kepalanya. Pelan sekali. Dan ia hendak menatap wajah orang yang sudah ia tabrak itu namun keburu Bening memalingkan wajah dan tubuhnya lagi. Annette hanya bisa memandangi punggung laki laki itu saja.

“Pulanglah!”

“Aku mohon…….kamu mau memberikan hukuman atas perbuatanku yang menyebabkan kamu mesti kehilangan……….”

“Tidak perlu,”potongnya lagi,” Untuk apa aku memberikan hukuman padamu sementara kaki ini………….tak akan pernah kembali utuh seperti semula lagi,” kegelisahan mulai merambat di dirinya. Namun ia enggan sama sekali tuk memberi hukuman pada gadis itu. Bening mencoba untuk berdamai dengan perasaan serta emosinya sendiri. Ia sadar bahwa apapun yang akan terjadi nanti tidak akan pernah membuatnya bisa berjalan seperti dahulu kala lagi. Susah payah ia meminta agar gadis yang tingginya hampir 172 cm, berwajah cantik serta berkulit putih itu untuk segera keluar dari ruangan. Tertapi gadis itu. Gadis yang bernama Annette masih bersikeras untuk bisa menerima hukuman dari Bening.

“Ku mohon padamu. Tolong beri aku hukuman. Biar aku bisa berdamai dengan segala kesalahan yang sangat besar padamu.Tolong…………” Air  mata itu sudah hampir turun dari kelopak matanya yang indah itu.

Tetapi Bening masih mendiami juga membelakanginya.

Gadis itu menunduk. Semenit kemudian Annette telah meneteskan air matanya ke lantai. Dan bening menyaksikannya. Hatinya terharu namun ia segera kembali berpaling saat Annette akan segera menatapnya. Pikir hatinya gadis itu tidak perlu mengenali wajahnya.

“Aku salah padamu. Pada masa depanmu nantinya. Dan juga……..”

“Baik! Aku akan memberimu hukuman,”

Bersambung

Iklan

19 Tanggapan to "VALENTINE di Akhir Tahun II"

*clingak clinguk*
pertama bukan ya??

howaaaa… saya yang pertamaaaaa!! hihihih… *senangnya senangnyaa*

firstly, yg saya tanyakan, itu yang nyetir mobilnya siapa ya/

kedua, kalo yang nyetir itu anette:
as a normal person, saya pengen nyalahin anette, yang dengan kecerobohan dia itu bikin orang cacat seumur hidup. tp dengan penyesalannya yang tak berujung itu, saya jadi iba.. jadi mikir, gimana ya kalo saya ada di posisi anette?? ga ada yg bs dilakukan selain minta maaf, sm spt yg anette lakukan. toh gimana caranya pun, disamping menyiapkan kaki palsu, anette ga bakal bs ngembaliin kakinya Bening yg udah di amputasi itu.. she (or even me) could do nothing.

dan, untuk Bening, pastinya manusia yang waras akan sulit menerima kenyataan bahwa ia kehilangan salah satu kakinya krn kecerobohan orang lain. bayangkan, seumur hidup akan cacat!!hanya dengan sebelah kaki!
saya memaklumi kesedihan dan kemurkaan Bening…bahkan saya mungkin akan bersikap sama jika saya ada diposisi dia.

alah..ko kebawa alur ceritanya ya saya ini 😀

jadi penasaran apa sih hukumannya?? gimana kelanjutan ceritanya??
ditunggu loh mas blue ^__^v

mas, mbok nama pemerannya tukiyem sm paijo to mas 😀

/*baca yang pertama dulu ah biar agak nyambung*/

kemungkinan sampai romawi IV ….
dan kenapa aku tak bisa mengirimi mailmu, sobat ?

met libuuuurrrrrrrrrrrrrrrr……………. bang blue…………….

aku menanti hukuman apa yang kan dia berikan
Semoga hukuman yang indah

sahabatku
met libur akhir tahun 🙂

blue, apakah kau turuti permintaan bening dengan memberi hukuman?

jangan blue,,,, jangan!
apakah kau hilangkan juga kaki semampai itu? hik…hik…hik…. ja…..ngan…. blue pls.

(bersambung…)

gmana kalo dibukukan…
kayaknya bagus tuh…….
atau kalo taka ngkat di majalah kampusku gmana????

tegang aQ, nungguin hukumannya apa y…
maaf y bang, br mampir, td g sempet..hehe…

Kutunggu sambungannya..yang membuatku penasaran…

Selamat malam sobat! saya sudah mau tidur tapi kusempatkan menyapamu,diheningnya malam, dalam dinginnya hawa yang menyapaku ,dimalam natal yang jauh dari orang tua dan saudara…
tapi aku ingat, aku masih memiliki seorang sahabat , BLue! 😀

yah, tu kan akhirnya ketabrak 😦

yah kok bersambung seh

mas blue, dari tadi saya bolak balik kesini tp kelanjutan cerita ini go ga segera diposting to mas?? ga sabaaarrrrr…. T_T

*curhat gara2 libur tp harus masuk kantor, jd seharian cuman ngangkrak cengar2 diruangan 😦 *

hiks…. hiks….. hiks…….
waaaaa…… bersambung lagi……….

Nih.. dia.. Baru enak2.. “bersambung…!!” Hahaha 🙂

Yaudah aku lanjut dulu bacanya.. seru nih.. 🙂

Do a kindness right now

Terkadang rasa kecewa yang mendalam disebabkan oleh harapan diri yang terlalu tinggi terhadap sesuatu.

The best revenge for the people who have insulted you is the success that you can show them later

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip bluethunderheart

my blue calendar

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Blue Stats

  • 135,130 hits
%d blogger menyukai ini: