<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Blue Thunder Heart's BLOG &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://bluethunderheart.wordpress.com/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bluethunderheart.wordpress.com</link>
	<description>move to lightening soul with full passion</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Dec 2009 17:00:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bluethunderheart.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d4f56c8937e5c8baf9d937fdb5b53cba?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Blue Thunder Heart's BLOG &#187; Uncategorized</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bluethunderheart.wordpress.com/osd.xml" title="My Blue Thunder Heart&#8217;s BLOG" />
		<item>
		<title>lukisan di atas angan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/19/semalam-aku-bermimpi-akan-selalu-meniduri-anganku-bersama-kekasihku-tapi-ternyata/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/19/semalam-aku-bermimpi-akan-selalu-meniduri-anganku-bersama-kekasihku-tapi-ternyata/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 13:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[aku tertidur Tuhan
tertidur di pusara anganku semenjak datang malam yang telah menyapa gelapnya pemandangan dalam hatiku hatiku yang selalu merantau tak menentu menantikan arah yang tengah kau tunjukkan padaku,duhaiTuhanku Yang Maha BIJAK.
kehendak jiwaku yang akan merentangkan keinginan ternyata tersendat oleh kebijaksanaan rasa iriku akan kebahagiaan yang kurasa sangat menjauhi diriku,
kenapa Tuhan? kurang loyal apa lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=73&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>aku tertidur Tuhan</p>
<p>tertidur di pusara anganku semenjak datang malam yang telah menyapa gelapnya pemandangan dalam hatiku hatiku yang selalu merantau tak menentu menantikan arah yang tengah kau tunjukkan padaku,duhaiTuhanku Yang Maha BIJAK.</p>
<p>kehendak jiwaku yang akan merentangkan keinginan ternyata tersendat oleh kebijaksanaan rasa iriku akan kebahagiaan yang kurasa sangat menjauhi diriku,</p>
<p>kenapa Tuhan? kurang loyal apa lagi aku padaMU?  setengah ratus juta waktuku telah ku penjarakan untuk mengunyah bait bait doa padaMu? dan aku juga telah mengunci mata rantai kepercayaan yang ku anut agar tak lepas dari kuncianMu akupun telah menelanjangi diriku diatas sejadah agar aku benar benar bisa larut dalam kekhusyuhan rasa cintaku padaMu. semuanya untukMu.</p>
<p>aku gelisah diatas bongkahan lukaku Tuhanku yang maha Bijaksana dan aku tahu itu!</p>
<p>itu kesalahanku sendiri telah tertidur diatas anganku  aku ingin berlari untuk meninju akhyalanku agar ia terdampar disudut kepastian tetapi ternyata aku tak bisa bangkit bahkan sinyal kegairahan hidup rasanya sangatlah menjauh</p>
<p>sama seperti kekasihku yang kini telah merantau jauh entah pergi kemana  aku tak diberinya lampu penjelasan Tuhanku aku juga tak diberi sinar kasihnya  bahkan vitamin rasa kepercayaan yg pernah ia beripun ternyata telah di telannya tanpa sisa  hanya setetes rasa perih yang kunikmati   hanya segelas air luka yang mesti kuminum setiap hari   cuma kepedihan yang selalu mewarnai lukisan dianganku</p>
<p>Dan aku masih gelisah Tuhan dan aku tahu itu</p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=73&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/19/semalam-aku-bermimpi-akan-selalu-meniduri-anganku-bersama-kekasihku-tapi-ternyata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anggrek biru ini untukmu sahabatku&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/15/anggrek-biru-ini-untukmu-sahabatku/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/15/anggrek-biru-ini-untukmu-sahabatku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 12:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[prosaku]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>
		<category><![CDATA[thanks to]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=1053</guid>
		<description><![CDATA[Engkau adalah lukisan yang nyata di setiap detik yang melewati rongga kehidupanku. Engkau laksana bulan yang selalu memberi keindahan saat menuturkan kata perkata dalam suasana apapun. Dan engkaulah sahabat! Yang selalu bisa memberi aku peluang tuk mengerti akan khazana persahabatan itu sendiri. Egkaulah sahabatku!
Dirimu serupa bunga anggrek yang berwarna biru di dalam kaca mata persahabatanku. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1053&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Engkau adalah lukisan yang nyata di setiap detik yang melewati rongga kehidupanku. Engkau laksana bulan yang selalu memberi keindahan saat menuturkan kata perkata dalam suasana apapun. Dan engkaulah sahabat! Yang selalu bisa memberi aku peluang tuk mengerti akan khazana persahabatan itu sendiri. Egkaulah sahabatku!</p>
<p style="text-align:justify;">Dirimu serupa bunga anggrek yang berwarna biru di dalam kaca mata persahabatanku. Anggrek yang sebiru langit dan sebiru air laut. Dan dirimulah anggrek dalam bingkai bingkai potret persahabatan yang ada di sini. Dalam anggrek biru&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..aku masih tetap menatap sapa di kalimat kalimat yang dirimu buat!</p>
<p style="text-align:justify;">Diam dalam kosa kata yang hendak kau tampilkan berhari harinya pun aku masih bisa merasakan nafas persahabatan kalian. Dalam diam pun aku tahu aku masih ada di genggaman tangan tangan baik kalian. Diam dalam sangkar emasnya hati sangatlah mempesona ku,sahabat! Hingga aku selalu datang menyapa kalian. Dalam diam ada nyawa diantara persahabatan bathin kita semua.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu hari terus berganti. Lalu waktu semakin mendekat dalam alam yang hanya bisa di lihat oleh kasat mata bathin kita. Lalu nyanyian sendu. Nyanyian duka dan gembira selalu mewarnai hari hari yang berlangsungnya kelamaan postingan postingan kita. Mananti dan mengharap adalah wujud keinginan kita dalam jawaban jawaban yang sudah kita tuturkan. Dengan niat yang selalu ada di hati kita bahwa segalanya dari kita dan untuk persahabatan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Ach! sahabat&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">Bunga anggrek biru yang aku berikan untuk kalian semoga saja memberi warna lain dari anggrek anggrek warna apapaun yang kalian milikki. Karena blue tetap ada dalam kasat mata bathin saja.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Salam hangat selalu untuk semua para sahabat sahabat blue &#8230;semuanya !</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
Posted in prosaku, story, thanks to, Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/1053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/1053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/1053/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1053&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/15/anggrek-biru-ini-untukmu-sahabatku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>59</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IBUNDA&#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/08/ibunda/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/08/ibunda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 15:36:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[It's Me]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>
		<category><![CDATA[thanks to]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Bunda dan air&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.
Aku percaya. Saat ini saat aku menulis surat tuk bunda tercinta aku akan selalu memberikan kesegaran nan penuh kesejukan pada kasih bunda yang sampai saat ini ananda belum sempat menitipkan sesuatu pada bunda nanda sendiri. Bunda tahu kenapa? karena nanda percaya bukan sebuah kado atau hadiah yang hendak bunda tuntut pada anak anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=389&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>Bunda dan air&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</strong><br />
Aku percaya. Saat ini saat aku menulis surat tuk bunda tercinta aku akan selalu memberikan kesegaran nan penuh kesejukan pada kasih bunda yang sampai saat ini ananda belum sempat menitipkan sesuatu pada bunda nanda sendiri. Bunda tahu kenapa? karena nanda percaya bukan sebuah kado atau hadiah yang hendak bunda tuntut pada anak anak bunda sekarang sekarang ini. Ya,kan bunda?<br />
Bunda tersayang&#8230; jika suatu saat aku menemukan sungai yang berisi air yang segarnya seperti sesegar wajah bunda saat pertama kali bunda melahirkan nanda sebeberapa tahun yang lalu. Sungguh bunda. Nanda berharap banyak agar sungai itu hanyalah berisi kesegaran yang sampai saat ini bunda rasakan ketika pertama kali menamakan diri nanda Tary, juga  dik  Liza. Ach, Bunda! Nama yang sekarang ini baru ku nikmati betapa berarti nya nama Tary untuk dikemudian hari hari nanda. Sama seperti nama jeunglala, diajeung, Mahardika dewi,Rindu,yang putri, tyan. Indir4, sha, sarahluna, yessymuchtar, cahaya dihati, dindacute maupun sarahtaksendiri. Mereka adalah teman teman Nanda di blog bunda sayang. Jadi tersipu sipu malu jadinya bunda, tary saat ini. Makasih banyak bunda atas nama nan sangat indah untuk anakmu ini. Hmm&#8230;&#8230;&#8230;.I LOVE YOU.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bunda dan udara</strong><br />
Sekali saja aku tak memberikan doa untuk bunda pada setiap saat dan waktu yang telah Tuhan berikan pada nanda. Sepertinya ada yang belum sempurna saja ku nikmati kesegaran udara nafasku Tary pada kealfaan doaku untukmu bundaku yang sangat cantik, Ya,bunda, bunda benar baenar sama sekali tak beraharap akan melupakan doa untuk seorang wanita yang telah bersusah payah melahikan kami anak anak bunda. Baik tary sendiri, Sampai kapan nanda tak  pernah mau melupakan doa doa untuk bundaku yang selalu menyenangkan hati kami semua.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bunda dan tanah</strong><br />
Wangi dari kembang setaman hati bunda. Nanda yakin akan bisa menempati luasnya tanah kebahagiaan yang akan bunda berikan untuk kami agar kami bisa memanfaatkan tanah hati kami semua untuk selalu berbagi pada sesama. Aku akan selalu menjalankan semua keinginan yang mulia itu bunda. Aku bersyukur bunda masih menanamkan perhatian pada sesama. Bunda&#8230;&#8230;&#8230;.bunda tahu berapa bunga kebahagiaan dan juga terindah dihati kami telah terisi di dekat taman tanah jiwa kami dan itu pastilah karena bunda yang medidik kami semua dalam keadaan susah senang sekalipun.  Seperti yang dilakukan tetangga dekat rumah kita bunda,seperti tante Yusilm, Melisa. mely, kweklina, reinalunarrune, hidayanti, zee, kakakin, zahra, ria, dee dan kidungjingga,tifandhaluhzan juga Puanmalaya. Aku bangga tetangga kita selalu merespon pada keluarga kita bunda. Bunda sepertinya paham sekali dengan tanah kebahagiaan milik jiwa tanah hati kami.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bunda dan api</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Teramat panas memang saat aku mendengar apa yang telah bunda pilihkan untuk meneruskan perjalanan hidup anak anak bunda ini. Bunda, jika saja nanda bisa menarik pekerjaan bunda itu dan memberikan jalan pada cita cita dan keinginan bunda untuk bisa menikmati masa separuh usia bunda yang lainnya dengan berkumpul bersama anak anak bunda yang lain atau pun para cucu cucu bunda yang lainnya bunda kemarilah bunda dekatlah pada kami anak anak bunda yang pasti akan selalu memberikan dorongan agar bunda bisa menikmati cahaya mentari di paruh usia bunda nantinya. Kemarilah dan biarkan anak anakmu serta cucu cucu bunda memeluk dan merangkul bunda pada jalan yang mestinya bunda pijak serta&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
&#8220;Hei,Nelly. Cepat kemari ada pekerjaan yang meski kamu  kerjakan. Oya kamu tak ada tamu kan malam ini?&#8221;ujar germo Blekekek pada anak buahnya. Surat itu telah dilipat. Surat dari anaknya  telah dibaca. Dalam gelisah surat itu hanya di tinggalkan di dekat tembok. Dan airmata masih menetes saat ia harus  kembali ke dalam rumah pelacuran.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dalam kondisi apapun blue berharap sahabat mau menghormati ibu kita sendiri ya!</strong></p>
Posted in It's Me, story, thanks to, Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/389/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=389&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/08/ibunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>76</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Segelas air dan&#8230;&#8230;&#8230;..</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/07/segelas-air-dan/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/07/segelas-air-dan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 17:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/04/02/segelas-air-dan/</guid>
		<description><![CDATA[Duduk maniz nak disini. Dekat bunda ya. Jangan bergerak, nak, bunda akan selalu ada disini. Disampingmu. Dihadapanmu. Dipelukkanmu. Dibuaian kecupan kasih sayangku untukmu,nak. Jangan pernah berlari lari kesana nak, jangan nanti bunda susah tidak bisa menemuimu. Nanti bunda tidak bisa menggenggam tangan mungilmu nak. Jangan berlari…………………..
Duduk diam dalam dekapanku sekali ini yah nak. Lihat, masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=818&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Duduk maniz nak disini. Dekat bunda ya. Jangan bergerak, nak, bunda akan selalu ada disini. Disampingmu. Dihadapanmu. Dipelukkanmu. Dibuaian kecupan kasih sayangku untukmu,nak. Jangan pernah berlari lari kesana nak, jangan nanti bunda susah tidak bisa menemuimu. Nanti bunda tidak bisa menggenggam tangan mungilmu nak. Jangan berlari…………………..</p>
<p style="text-align:justify;">Duduk diam dalam dekapanku sekali ini yah nak. Lihat, masih ada tangan yang akan menggenggam tanganmu nak , masih ada jemari yang akan menghibas helaian rambutmu,nak. Dan masih ada pelukkan penuh kasih sayang bunda untukmu. Sekali ini. Sekali saja,nak.</p>
<p style="text-align:justify;">Nak, masih tertidur ya saat bunda meendongengkan cerita para pejuang serta para pahlawan malam itu yah nak. Masih lihat bunda betapa nyenyaknya mata pejamanmu dalam mimpi mimpi kesucianmu,nak. Bunda yakin kamu masih ada dalam mimpi indah pada malam malam itu. Pada bunyi seruling sang Kuasa .  Pada deburan jantung sang Pencipta. Pada angin yang bersenadung begitu kerasnya ya, nak, hingga engkau masih tertidur lelap dalam mimi mimpi kesucianmu. Andai saja bunda tidak kebelakang untuk mengambil segelas air minum untukmu saat engkau terjaga pasti bunda…………</p>
<p style="text-align:justify;">Nak! jangan bangun dari mimpi sucimu,nak. Jangan pernah bangun dalam mimpi mimpi itu. Bunda tak kuat nak Bunda tak bisa menggapai mu, bunda tak mampu menompang tubuhmu dari  bayangan badai itu,nak. Bunda. “Dia masih tertidur di kasur,pak saat air itu menerobos masuk ke rumah kami. Anakku masih menunggu segelas sir minum dari ku saat air itu datang menyeret dan menenggelamkan anakku. Aku masih menunggu ia datang disini,mbak untuk meminumkan segelas air untuk anakku tersayang. Tapi kini………………..semuanya telah membeku dalam mimpi mimpi kesuciannya. Semuanya!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sahabat&#8230;&#8230;&#8230;jika ada banjir yang menimbun sosok nyawa maukan mendoakannya.</strong></p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/818/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=818&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/07/segelas-air-dan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>60</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kagum&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/04/kagum/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/04/kagum/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=1350</guid>
		<description><![CDATA[terangkan dalam sikapmu
berjalanlah
menataplah
dan berbicaralah dalam rasa sukma kecantikanmu
pancarkan sinarnya
kecantikanmu
pribadimu
dan aku akan selalu mengagumi mu
Pernakah ada rasa kekagumanmu pada salah satu sosok, sahabatku!
Posted in Uncategorized       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1350&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>terangkan dalam sikapmu</p>
<p>berjalanlah</p>
<p>menataplah</p>
<p>dan berbicaralah dalam rasa sukma kecantikanmu</p>
<p>pancarkan sinarnya</p>
<p>kecantikanmu</p>
<p>pribadimu</p>
<p>dan aku akan selalu mengagumi mu</p>
<p><strong>Pernakah ada rasa kekagumanmu pada salah satu sosok, sahabatku!</strong></p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/1350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/1350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/1350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/1350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/1350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/1350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/1350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/1350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/1350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/1350/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1350&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/04/kagum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lelah!</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/03/lelah/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/03/lelah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 08:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=1348</guid>
		<description><![CDATA[Sulit&#8230;&#8230;&#8230;
menepiskan perasaan
namun enggan tuk melupakan
segera beranjak
tetapi keseringan mengingkar
merubah
sesaat saja engkau enggan
dan aku lelah tuk mengharap perubahan dalam segala sikap mu terhadap diriku.
Bisakah sahabat menghilangkan rasa lelah saat menanti perubahan seseorang terhadap kalian?
Posted in Uncategorized       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1348&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sulit&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>menepiskan perasaan</p>
<p>namun enggan tuk melupakan</p>
<p>segera beranjak</p>
<p>tetapi keseringan mengingkar</p>
<p>merubah</p>
<p>sesaat saja engkau enggan</p>
<p>dan aku lelah tuk mengharap perubahan dalam segala sikap mu terhadap diriku.</p>
<p><strong>Bisakah sahabat menghilangkan rasa lelah saat menanti perubahan seseorang terhadap kalian?</strong></p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/1348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1348&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/03/lelah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Janji!</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/01/janji/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/01/janji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 13:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=1344</guid>
		<description><![CDATA[sesaat
namun memerlukan waktu berlamaan
sebentar!
tetap saja tak bisa mengelak dari rasa jemuh
disini
Bukankah berada disana,katamu
sedikit lagi
kemacetan selalu menjadi alasan
tunggu aku akan menepati&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..
Janji! Sudahlah  biarkan aku menikmati kepalsuan janji janji yang selalu  engkau berikan padaku,duhai kekaksih.
Gimana perasaan sahabat saat ada yang tak menepati janjinya?
&#160;
Posted in Uncategorized       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1344&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>sesaat</p>
<p>namun memerlukan waktu berlamaan</p>
<p>sebentar!</p>
<p>tetap saja tak bisa mengelak dari rasa jemuh</p>
<p>disini</p>
<p>Bukankah berada disana,katamu</p>
<p>sedikit lagi</p>
<p>kemacetan selalu menjadi alasan</p>
<p>tunggu aku akan menepati&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Janji! Sudahlah  biarkan aku menikmati kepalsuan janji janji yang selalu  engkau berikan padaku,duhai kekaksih.</p>
<p><strong>Gimana perasaan sahabat saat ada yang tak menepati janjinya?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/1344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/1344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/1344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/1344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/1344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/1344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/1344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/1344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/1344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/1344/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=1344&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/12/01/janji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Man, Love and silent night</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/11/08/man-love-and-silent-night/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/11/08/man-love-and-silent-night/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 14:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah novelet Misteri
PERSEMBAHAN SANG CINTA
&#8220;Sahabat setia adalah sahabat yang benar benar menyadari arti dari keinginan sahabatanya itu sendiri. Persahabatan yang di landasi oleh akar kepercayaan yang kuat serta pencapaian dalam berbagi berbagai hal hal apapun juga. Sahabat sejati yang tak akan pernah menyakiti maupun menusuk dari arah belakang kita.  Itu yang aku pahami tentang arti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=278&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Sebuah novelet Misteri</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PERSEMBAHAN SANG CINTA</strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sahabat setia adalah sahabat yang benar benar menyadari arti dari keinginan sahabatanya itu sendiri. Persahabatan yang di landasi oleh akar kepercayaan yang kuat serta pencapaian dalam berbagi berbagai hal hal apapun juga. Sahabat sejati yang tak akan pernah menyakiti maupun menusuk dari arah belakang kita.  Itu yang aku pahami tentang arti persahabatan,  terserah bagi kalian, jika memang tidak berkenan dengan pernyataanku itu hak kalian. Hak setiap seseorang untuk mengartikan arti dari persahabatan yang sejati. Titik! sekian dan terima kasih&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Sekelumit pidato yang di bacakan oleh Darwin diakhiri dengan gemuruhnya tepuk tangan dari semua mahasiswa serta mahasiswi di kelas psikologi siang itu.  Semuanya berdiri dengan terus menggemah gemahkan seruan tepuk tangan sampai Darwin benar benar sudah berjalan dan menuju ke bangkunya yang terletak di bagian dua dari depan, di sebelahnya Hanz tersenyum sambil tetap bertepuk tangan, di ulurkannya tangannya untuk memberi selamat pada darwin yang terlihat agak tersipu sipu menerima sambutan yang begitu meriahnya. Tak beberapa menit kemudian semua mehasiswa beranjak keluar ruangan saat jam pelajaran telah usai. semuanya. dan ruangan terlihat kembali dalam kesepian nyata.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu di jarak beratus ratus kilo dari kampus Revolla di sebelah timur terdengar suara sirene polisi bercampur  hiruk pikuk para warga yang ingin mengetahui apa yang terjadi serta siapa yang menjadi korban. Barisan polisi serta bebrapa wartawan kriminal sudah terlihat sibuk disana sini. semuanya mencoba mencari dan berargumen masing masing mengenai si korban yang ternyata berjenis kelamain lelaki, berusia 21 tahun berkulit putih dengan luka memar serta irisan benda tajam di sekujur perut, tangan dan kedua kakinya. Mengerikan! Belum di ketahui indinteitas si korban tersebut, semuanya belum mendapatkan jawaban karena memang tidak ada benda apapun yang bisa memberi petunjuk nama serta alamat si korban. Hanya bisikan serta keluhan dari warga yang masih terus bergerumung saat selintas melihat kondisi si korban untuk terakhir kalinya sebelum di bungkus dan di bawa masuk ke mobil ambulans. Semuanya merasa miris  dan kasihan tapi tidak untuk seseorang yang belum jelas itu tanpak terlihat dingin tanpa exspresi apapun juga semuanya jelas terlihat meski kedua matanya tertutup kaca mata hitam.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Hei kenapa ngelamun&#8221; sapaan yang di barengi sebuah tepukkan pelan di bahunya membuat dia terkejut dan hampir melompat, setelah ia menarik nafas dan sadar kalau yang menegurnya adalah si Hanz ia tersenyum  dan memandang sesaat ke wajah hanz yang terlihat tampil rapih</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mau kemana,hanz?;tanyanya</p>
<p style="text-align:justify;">&#8221; Lho kok malah tanya kan kita akan pergi rapat untuk membahas persiapan acara akhir tahun,Wins?&#8221; kenapa kamu? lupa atau memang sengaja melupakan acaranya agar bisa terus berkutit dengan buku buku ilmiah serta psikologimu ya? Sudahlah,Wins&#8230;&#8230;..rilex..rilex sesekali itu perlu lagi. Kita senang senang setahun sekali OK? OK kan,wins,&#8221; serunya sambil menepuk nepuk kembali bahu sahabatnya itu untuk memastikan kalau ia juga ikut merasakan meriahnya acara tersebut nantinya. Darwin tak berkutik jika Hanz sendiri yang memojokkan situasi perasaan bimbangnya. Apabila bukan Hanz belum tentu darwin mau ikut ikutan acara yang menurutnya itu sangat tidak bermanfaat buat jiwanya, Dan kedua orangtuanya tentu tak akan pernah mengizinkan anaknya ikut acara yang poyah poyah itu jika bukan karena disana juga ada hanz, teman anaknya serta yang di kenalinya sedari kecil, selain bertetangga keluarga hanz dan keluarganya selalu mengadakan pertemuan pertemuan rutin.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tak akan pernah mau merasakan sesaknya angin malam dikarenakan kepulan asap yang mengitari seluruh isi ruangan serta sesaknya bau keringat yang menimbun di seluruh tubuh sahabat sahabatnya selesai turun melantai dansa maupun berjoget tak karuan. Semuanya nempak menjemuhkan. semuanya!</p>
<p style="text-align:justify;">Hanz dimana kamu hanz? tanyanya pada diri sendiri sambil kedua bola matanya mencari cari tempat dimana bisa melihat sosok tubuh sahabatnya itu. Di lemparkannya ke seluruh ruangan pandangan matanya, seekali ia menyapa sahabat yang menegurnya bahkan sempat ada yang menawarkan minuman padanya, tak terkecuali si desti, wanita yang sedari awal sudah menaruh hati padanya mengajak melantai sembari menyentuh sekujur tubuhnya agar dapat membangkitkan gairah muda darwin. Tetapi sia sia saja si wanita itu, selihai apapun merayunya si lelaki tetap tak bergeming dengan segala rayuan maupun sentuhannya. bahkan dengan tergesa gesa ia menepiskan tangan wanita dari bahunya lalu pergi begitu saja  tanpa menoleh ke belakang lagi. Tak di hiraukan semprotan caci maki yang tajam itu dari mulutnya. Bahkan ia tetap berjalan meski semua mata pada akhirnya mengarah kepadanya. Menatap penuh tanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ruangan di lantai atas memang sangat sepi. Namun sangat menyejuk mata. Karena dari lantai inilah kita dapat mengarahkan mata kita untuk menyaksiakan proses perjalanan hidup ibu kota dari arah atas sini. Segalanya dapat kita saksikan apa yang terjadi di bawah. Dan di atas sinilah Hanz merebahkan tubuhnya di lantai berbaring dengan santainya sementara di sebelahnya seorang gadis berusia di bawah hanz dua tahun sedang asyik menangkupkan kepalanya di atas kakinya yang sengaja ia dudukan. Pandangan keduanya tampak penuh arti. Pandangan mata  sepasang kekasih itu lebih mencerminkan syahadat syahadat cinta  yang telah ia lanturkan dengan sahduhnya di dalam sanubaru hati mereka masing masing. Sesekali hanz melepaskan pandangannya ke arah gadis yang baru saja ia jadikan sebagai belahan jiwanya. Gadis yang menjadi objek mata Hanz itu terlihat tersipu malu.</p>
<p style="text-align:justify;">Semenit kemudian Hanz bangkit dan duduk merapat ke tubuh sang gadisnya. ia rangkul bahu dan memandang lembut serta menari nari kan senandung perasaannya lewat untaian lembut jemari tangannya dalam genggaman tangan sang gadis yang tetap memainkan pandanganya ke sekelilingnya. Di biarkan dengusan nafas sang kekasih menghirup lirih di lehernya. Di biarkan rembulan hatinya memancar sinar kesejukkan lewat alur jari jari tangan mereka. Di rasakannya segalanya dalam kepatuhan cinta. Di biarkannya lembayung itu mengecup lembut di dada jemari tangannya. Di resapinya ketenangn hanz saat membelai rambutnya yang hitam sebahu itu, lalu menurun ke leher, bahunya. Dan Hanz hampir menyentuh kelopak bibir ranum gadis itu. Hanya berjarak beberapa inci saja kalau saja Darwin berdehem memainkan suaranya . Keduanya tersentak. Keduanya melepaskan genggamannya. Keduanya mengarah ke wajah darwin. Lalu sang gadis menunduk sementara Hanz tersenyum dan menyapa sahabatnya itu. Tak ada kemarahan terlihat di raut wajahnya. Tak ada tersinggungan. Hanz malah terenyum memperkenalkan sang gadis padanya saat sahabatnya itu sudah berada di dekat mereka. Sang gadis memperkenalkan dirinya yang di jawab dengan senyuman oleh Darwin. Suasana mencair kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku minta maaf soal kemaren,hanz,&#8221; tegur darwin ke esok harinya di pagi dalam ruangan kampus.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sudahlah,&#8221; jawabnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi Hanz! aku telah mengganggu acara kamu dengan gadismu itu. Sungguh aku tidak tahu kalau kamu ada disana sedang berdua. Hanz&#8230;&#8230;.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak apa apa, santai,win&#8230;.tidak ada yang perlu di bilang kesalahan soal tadi malam itu OK? &#8221; tegasnya sambil tersenyum. Dengan tersenyum ternyata membuat Darwin berhenti bertanya dengan segala kerisauan di dalam hatinya. Kerisauan yang slalu ia rasakan di setiap detik dan juga menit saat saat malam yang terus berlangsung. Kerisauan yang selalu saja membuatnya ingin berteriak setiap ada masalah yang menyapa dirinya. Kerisauan yang&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kog malah diam,win? ada apalagi? teguran hanz membuatnya terkejut dan dengan keresahannya ia menggeleng gelengkan kepalanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>KERESAHAN YANG MENEPIH</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Darwin mencoba menenangkan perasaan yang sedang terjadi di dalam jiwanya saat ini. Saat malam yang tengah bermain main dengan cahaya rembulan dan bintang. Saat ari ari langit terus saja melukiskan warna hitam kelam dalam tubuh langit angkasa. Kerisauan itu terus membuat jiwa Darwin ingin berteriak dengan sekencang kencangnya agar rasa itu cepet cepet pergi dan tak lagi bernyanyi di dalam jiwanya. Tak akan ada yang mendengar teriakan Darwin di rumah yang sangat sangat besar dan terkesan mewah itu. Karena semua penghuni rumah itu sedang pergi menikmati dan merasakan keceriaan sang malam nan menggoda hati mereka. Mamahnya, Papahnya, Kedua abangnya semuanya menikamkan malam ini dengan segala jadwal acara masing masing. Sedang kedua pembantu serta penjaga rumahnya sedang asyik bercengkrama dengan pasangannya masing masing di gardu depan rumah.</p>
<p style="text-align:justify;">Darwin masih disana. Di teras kamarnya yang berada di lantai dua. Bersender di pagar teras atas. Memandang ke angkasa dengan penuh pengharapan. Pengharapan yang hanya dia sendiri yang bisa mengetahuinya. Tidak ada orang lain pun. termasuk sahabat setianya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Jam sudah menunjukkan pukul satu siang dan semua mahasiswa sudah banyak yang berbaur di perkarangan kampus menuju ke rumahnya masing masing. Karena dosen mata kuliah ada yang tidak masuk. Semuanya berbaur dalam langkah per langkah menuju pintu gerbang kampus. Begitu juga hanz serta Darwin yang sedang menuju ke area parkir dimana mobil darwin biasa di parkir, letaknya di belakang dekat halaman penuh rumput rumput yang tak terawat. Keduanya sedang asyik berjalan sambil bercerita saat tiba tiba seseorang datang menyeret tubuh Hanz dengan kasarnya. Darwin tergagap penuh ketakutan. ia berdiri dalam kerisauan yang tidak di pahaminya. Berdiri terpaku dalam balutan adu argumentasi kedua lelaki tersebut. Nampak Hanz sesekali menepiskan tangan laki laki itu yang hendak mengarah ke perutnya. Keduanya bergelut dalam sindak perkara yang hanya mereka berdua yang tahu. Kerisauan hatinya semakin menjadi saat ada darah mengalir dari hidung Hanz. Ia tak bisa berbuat apa apa! Dan tidak dapat membelanya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8221; Gue ngincer Clara dari pertama kali gadis itu terdaftar di kampus ini. Dan gue hampir mau menembak hatinya&#8230;..tepat gue mendengar kabar lho sudah menembak hatinya duluan. Lho tahu gue kan? gue pantang menjadi yang kedua pada gadis gadis yang menjadi incaran gue. Tahu itu&#8230;&#8230;..&#8221; serunya sambil menepiskan tubuh Hanz seenaknya hingga hanz terjatuh di rerumputan. Beberapa menit kemudian laki laki itu pergi meninggalkan mereka brdua. Meninggalkan sejuta pertanyaan tentang masalah yang sedang terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Hanz hendak bangkit dan mencoba berdiri meski sudah di bantu Darwin saat tiba tiba hpnya berbunyi. Darwin tahu Hanz pasti belum sempat mengambil hpnya dari saku celana jinsnya maka dari itu ialah yang mengambil hp milik Hanz. Dinyalakannya dan membuka file penerima pesan. Terbaca disana tulisan Pesan dari Clara.</p>
<p style="text-align:justify;">Keduanya terkejut. Keduanya saling bertatapan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Bersambung</p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=278&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/11/08/man-love-and-silent-night/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerimis di penghujung tahun&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/11/07/dia-pergi-di-saat-ultahnya/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/11/07/dia-pergi-di-saat-ultahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 11:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat ini postingan untuk sahabat blue yang merayakan natal&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.meski blue tak merayakannya namun ini sekedar kado yang tak pernah sampai pada sahabat blue itu&#8230;&#8230;&#8230;..
Masih sebulan lagi mah kita akan merayakan natal bersama sama. Mamah sudah menyiapkan segalanya,bukan? jangan lupa bikin kue kue kesenangan bang Richardo ya,mah. Mamah tahukan kalau abang kita yang satu ini selalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=296&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>Sahabat ini postingan untuk sahabat blue yang merayakan natal&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.meski blue tak merayakannya namun ini sekedar kado yang tak pernah sampai pada sahabat blue itu&#8230;&#8230;&#8230;..</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Masih sebulan lagi mah kita akan merayakan natal bersama sama. Mamah sudah menyiapkan segalanya,bukan? jangan lupa bikin kue kue kesenangan bang Richardo ya,mah. Mamah tahukan kalau abang kita yang satu ini selalu saja mengharapkan ada kue putri salju dan juga nastar&#8230;&#8230;hmm! mamah pastilah amat sangat paham dengan segala yang berbau dengan yang namanya Bang Richardo. Bukankah mamah selalu menjadikan abang anak yang pertama kali mamah ingat apabila kita berbelanja pakaian sejak dulu. Benarkan,Mah? sejak abang masih kecil selalu saja mamah menomor satukan bang Richard untuk segala yang akan kita beli. Ya,tas,sepatu,baju,celana serta mainan pun selalu milik bang Richarlah yang paling banyak mamah belikan. Tahu nggak sih,mah? terkadang kami, Ajeng,Putri dan dik sekar suka iri. Benar,mah! kami tidak bohong! kami memang sering suka ngedomel sendiri jika mamah membelikan barang mainan untuk anak anaknya tidak seimbang. Selalu abanglah yang paling banyak dan juga yang pertama di belikan. Kenapa,ya,mah? Sini, dekat kami anak anak mamah, kami akan bercerita tentang ketidak senangan kami terhadap bang Richardo bahkan kami sering kali berantem jika mamah tidak di rumah. Kak Putrilah yang sering membuat onar terhadap abang pasti ada ada saja yang di lakukan kak Putri untuk membuat abang jengkel maupun nangis&#8230;..Eit! mamah baru tahu sekarang kan? kalau kami itu sering bertengkar dengan abang? Berarti ancaman kak Putri berhasil mah. Kak Putrilah yang mengancam pada abang jika abang mengadukan semua perbuatan kita kita kepada mamah. Bahkan, Bi Iyem serta pak Oyong pun kita ancam jika ikut ikutan ngebela abang. Jahat ya kami ya,mah? Mah&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">Tinggal sebulan lagi yah,mah kita akan kumpul kumpul untuk menikmati syahdunya malam malam yang kudus saat menjelang tiba. Mamah&#8230;&#8230;.kami sudah menyiapkan kamar kamar buat Oma Etty dan Opah Banyu plus kamar untuk keluarga besar kita. Oya,mah? ngomong ngomong keluarga dari calon mertua kita akan datang tidak,ya,mah? Kalau tidak salah, abang bilang kalau nanti pas malam natal keluarga  Non Shanty calon istri abang kita akan datang agak malam malam, itu yang di katakannya tempo hari saat aku main ke rumah abang, di daerah ciputat. Mah, saat Ajeng main ke rumah abang, Ajeng sepertinya melihat ada perubahan dalam sikap dan tingkah abang. Agak beda seperti waktu abang tinggal di rumah ini. Abang banyakan diam. Abang kelihatan gelisah sepertinya ada yang di pikirkan,mah. Mamah tahu kenapa abang seperti itu? Mah&#8230;&#8230;&#8230;..jawab dong. Pasti mamah yang lebih banyak tahu  segalanya tentang abang? Duh, kalau tahu begini jadinya Ajeng kagak bakalan dech ngiri sama abang, nggak akan pernah bikin abang kesal maupun marah! Sungguh,mah! Ajeng nyesel sekarang ini jika tahu abang akan memilih untuk tinggal sendiri di rumah Papah yang ada di daerah ciputat itu. Aku kangen abang,mah. Apalagi saat abang pergi setelah bertengkar hebat dengan kak Putri abang malah pergi dari rumah ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Mah&#8230;..ajeng nangis saat mamah kasih tahu kalau abang bukanlah anak dari darah daging mamah sendiri. Ajeng sedih teramat dalam,mah. Ajeng seperti kesambar petir saat kak Putri dengan lantangnya mengatakan kalau Abang bu..kan&#8230;&#8230;&#8230;ana&#8230;..anak&#8230;&#8230;mamah dan papah. Abang cum&#8230;..cuma.anak&#8230;&#8230;&#8230;.angkat! Mah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;Ajeng nangis,mah! Lihat. lihat Ajeng,mah! Maafkan Ajeng mah saat itu Ajeng tidak tahu apa apa. Mah&#8230;&#8230;&#8230;tetapi Ajeng bahagia sekali saat abang tidak marah sama kita kita. Bahkan Mah, saat setelah seminggunya Ajeng main ke rumah abang&#8230;&#8230;.ajeng malah di suruh nginap di rumahnya terus ajeng bilang saja kapan kapan, abang suka ngasih uang lho mah buat kita kita. Benar,mah! bahkan abang juga menitipkan uang buat kak Putri. Abang saat itu kan sudah di terima di perusahaan yang bergerak di kontraktor yang bonafit. Pernah saat pagi pagi sekali setelah lari pagi,aku,sekar,pak oyong dan juga bi iyem mampir ke rumah abang abang sedang siap siap mau berangkat kerja. Duh,mah abang tampan sekali memakai setelan kemeja berlengan panjang sama persis seperti saat papah mau berangkat kerja. Seperti pinang di belah dua saja mah. Walaupun abang Richard bukanl&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sudah senja sekarang ini. Tetapi abangmu belum juga datang,Jeng&#8221; sapaan lembut mamah seketika membuyarkan lamunanku. Aku menatap wajah mamah dengan kesyahduan yang sama seperti yang akan kami laksanakan di malam natal nanti. Kami berdiam. Kami tahu abang sedang di tugaskan ke daerah perdalaman di timur Indonesia. kami tahu kalau abang akan langsung ke sini tepat setelah kapalnya mendarat di ibukota jakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan gerimis semakin nampak piluh saat senja mulai terbenam. Gerimis yang sedang kita nantikan kehadiran abang di rumah ini lagi. Gerimis yang&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Selamat malam,bu dan mbak mbak sekalian.&#8221; ucapan dari tamu yang datang bersama beberapa orang berkunjung tepat saat kami sedang menunggu abang. Kami menyambutnya, lalu katanya lagi, &#8220;Kami dari dinas penerbangan ANGKASDA Jaya ingin menyampaikan kalau pesawat transit jurusan Surabaya &#8211; jakarta mengalami kecelakaan udara saat hendak melandas di bandara. Pesawat jatuh dan seluruh awak kapal serta penumpang semuanya tidak ada yang selamat!.</p>
<p style="text-align:justify;">Sunyi</p>
<p style="text-align:justify;">Sepi!</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Malam kudus&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;sunyi senyap&#8230;&#8230;..bintang pun gemerlap&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/296/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=296&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/11/07/dia-pergi-di-saat-ultahnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku lelakimu, sayangku&#8230;..</title>
		<link>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/10/27/aku-lelakimu-sayangku/</link>
		<comments>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/10/27/aku-lelakimu-sayangku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 15:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bluethunderheart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bluethunderheart.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Masih kau simpan semua kenangan yang ku berikan tempo hari, rinduku? masihkah? atau kau sudah menerbangkannya pada desiran angin di pergantian musimnya? atau barangkali memang engkau sudah berniat untuk menghancurkannya dengan kapak kapak kekecewaanmu di karenakan aku terlalu lama meningalkanmu? mungkinkah sedemikian parahnya telah kau perlakukan sebuah kenanganku itu duhai sang penyayang jiwaku! Namun daku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=188&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Masih kau simpan semua kenangan yang ku berikan tempo hari, rinduku? masihkah? atau kau sudah menerbangkannya pada desiran angin di pergantian musimnya? atau barangkali memang engkau sudah berniat untuk menghancurkannya dengan kapak kapak kekecewaanmu di karenakan aku terlalu lama meningalkanmu? mungkinkah sedemikian parahnya telah kau perlakukan sebuah kenanganku itu duhai sang penyayang jiwaku! Namun daku mempercayai pada alam pemikiranku bahwa kamu tak akan pernah memusnahkannya meski musim telah berganti. Oya sekarang musim hujan di daerahku, sayangku. Dinginnya menyerupai tatapanmu saat menatap kerinduanku padamu, setiap harinya. Ya! dingin sekali hatiku saat saat  sekarang ini semenjak aku telah mempertaruhkan kesetiaanmu pada lembaran lembaran kain janji yang pernah kita ikrarkan bersama. Aku jadi ingin sekali berdekatan dengan mu dan memelukmu dengan pernuh semangat untuk meredahkan rasa dingin ini dan meleburkannya menjadi sebuah bongkahan yang pernuh kehangatan. Ih! gombal tidak ya, sayangku?</p>
<p style="text-align:justify;">Kamu kekasihku dan aku tetap  menjadi lelakimu kan sayangku?</p>
<p style="text-align:justify;">Ach! apakah aku masih pantas menjadi lelakimu sementara aku sama sekali belum menitipkan salam hangat  ku itu pada langit di malam malam harimu. Duh! takut sekali rasanya aku apabila membayangkan apa yg kan terjadi nantinya saat kita saling bertemu kembali.  ada bayangan kelambu yg ku temukan di tirai tirai perjumpaan kita, kasihku.Bukan hanya kelambu tapi sudah menyerupai kristal hitam yang pekat yang akan kau isi dengan minuman kekecewaanmu lalu kau tuang ke gelas cintaku yang kemudian membuatku mati terpaku. Aku takut sekali, duhai sang kasih yang memiliki senyum yang manis. Sungguh aku berjanji akan selalu menjaga gelas kesetiaan kita agar tidak pernah retak bahkan hingga terpecah bara dendam.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak pernah mengira jika ternyata di tempatmu sedang dilanda musim hujan juga!</p>
<p style="text-align:justify;">Moga moga ini bertanda baik,ya? sudah beberapa musim aku meninggakkanmu duhai sayangku? Ya, empat kali musim diantaranya dua kali musim hujan sekali musim kemarau dan selanjutnya musim yg selalu berganti tanpa kita menyadarinya.  Hari ini kita bertemu di sebuah tempat yang tiada pernah kita menduga  bahwa ternyata disinilah kita bisa bertemu. Dan aku senang karena bisa bersitatap dengan kedua bola matamu yg bundar dan selalu memancarkan sinar kasih yg  bisa menghanyutkan jiwaku. Aku senang meski kali ini kau tidak tersenyum dan selalu menundukkan kepalamu. aku jadi tak mengerti apa yg terjadi denganmu, duhai belahan jiwaku, kekasih setiaku? Rasanya aku ingin menghampirimu dan memelukmu dengan penuh erat agar rasa kehangatan itu bisa ku alirkan ke dalam dekapan tubuhmu. Agar air mata kerinduanku menetes lembut turun di wajahmu yg selalu saja menghindar dari tatapan mataku. Aku merindukanmu, sayangku. Aku masih ingin mejadi kekasihmu dan tetap menjadi lelaki bagimu, duhai alam raya rinduku&#8230;&#8230;&#8230;. Beri aku waktu dan kesempatan sekali lagi,ya?</p>
<p style="text-align:justify;">(tuk seseorang yang mungkin masih mau menjadi kekasihku)</p>
Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bluethunderheart.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bluethunderheart.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bluethunderheart.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bluethunderheart.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bluethunderheart.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bluethunderheart.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bluethunderheart.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bluethunderheart.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bluethunderheart.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bluethunderheart.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bluethunderheart.wordpress.com&blog=3531924&post=188&subd=bluethunderheart&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bluethunderheart.wordpress.com/2009/10/27/aku-lelakimu-sayangku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e5fb579083868ca8a8cc610b2b7303?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">bluethunderheart</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>