Posted by: bluethunderheart on: 3 Januari 2012
Tuan TerHormat,
andai saja Tuan menerima dengan pemikiran yang logis.
Pasti Tuan bisa menelan baik baik kepahitan yang sebenarnya terjadi
Maaf,Tuan! Bukan kami berpihak pada kesalahan atau kemuderatan……………….bukan itu maksud kami.
Tuan bisa menjelaskan dengan seksama aturan dalam ayat ayat Hukum yang (mungkin) sebenarnya bisa diatur?
Kami juga bukan hendak membiarkan aksi ini sebagai Demo penjunjung Kesalahan?
Bukan,duhai Tuan yang TerHormat sangat!
Bukan seperti itu yang kami inginkan dari sederetan aksi aksi kami mengumpulkan Sandal sandal (yang mungkin) masih bisa dibeli oleh sebhagiaan Pemilik Hukum dan Berkuasa di tempat tempat manapun.
Kami adalah kaum yang menginginkan sesuatunya berjalan dengan Hak Kehukuman………tapi jika hanya soal Sandal yang terambil oleh sebagian kaum kami yang susah,apakah mesti juga menerima pukulan Palu yang ternyata lebih berat dari para Penikmat Hasil Koruptor di negri ini? Hukum tak pernah menerima penjelasan kaum kami………………………………………kami lebih busuk (mungkin) dari para koruptor kelas kakap .
Tuan yang terHormat sangat, cobalah bisa menerima keluhan kami,penindasan kami,kelemahan kaum kami.
Maaf,bukan berarti kami tak taat hukum………………………………..bukan sama sekali Tuan yang terHormat!
Dari kami yang ingin memberi sentuhan sayang pada Tuan Besar
awal januari 2012
mampir setelah lama gak kesini huhehheee..
mampir juga ke tempat saya dong
Maling sandal 5 tahun penjara, korupsi 5 triliun 5 hari
Rindu nye-pam Blue
Hanya sebuah sandal aku bertanya pada diri jangan jangan kita telah mengambil sepatu bahkan lebih dari sepatu hmm tuan maafkanlah kawan kami yang mengambil sadal bukankah tuan telah nikmat memakai sepatu
saya suka kata-katanya
diksinya hebad… kritik tapi alussss
sejak kehilangan blog diriku lama tak sua ….
alhamdulillah ketemu lagi
Mas ijin sya share ya quotenya.. kayaknya kritik ini sangat mengena,, Semoga kali ini hukum buta, tidak memihak sapa saja, hanya keadilan yang dijunjung tinggi
hukum di indonesia sepertinya sudah tidak beres,maling sandal di gegerin sedangkan maling berdasi bebas berkeliaran,semoga di tahun 2012 hukum di indonesia sudah kebal sogokan,,, amien
di tunggu ya kunjungan baliknya
Hukum manusia bisa dibeli dan diatur oleh siapa saja. Tapi, hukum Tuhan tidak.. Maka, takutlah dengan hukum Tuhan..
Apa kabar Blue?
makasih infonya…
barusan baca di yahoo ttg si anak itu diputuskan bersalah
apa kabar Blue ? msh ingat aku ?
bagaimana kabar Blue..? sandal jepit’ yang sedang menjepit hati nurani kita karena kewajaran sudah tergadaikan..
salam Blue
ni berita lagi heboh..
besok2 gara2 ngupil ja diukum seumur idup tuh –”
emang gak logis dan gak pake kemanusiaan….
menuruti hawa nafsu….
anak di bawah umur kok dihukum…
tanya alasannya knp..??
kasih uang kalo dia sebenarnya butuh uang buat hidup atau apa yg ingin dia penuhi dalam hidup dengan maling sandal…
kurang bijak saya kira…
[...] sebuah puisi dari seorang kawan: Tuan TerHormat, andai saja Tuan menerima dengan pemikiran yang logis. Pasti Tuan bisa menelan baik [...]
knapa yaah soal sandal z hukumannya berat,tapi yang korupsi hukumannya tak seimbang dengan perbuatannya,yang sangat merugikan orng banyak.
Great post, I conceive people should larn a lot from this web blog its very user genial . “Choose your pleasures for yourself, and do not let them be imposed upon you.” by Lord Chesterfield.
You have brought up a very superb points , appreciate it for the post. “The great object is, that every man be armed. … Every one who is able may have a gun.” by Patrick Henry.
setiap perbuatan manusia akan dibalas sesuai dengan perbuatannya ..
jadi janagn khawatirr karena Tuhan maha adil..
takutlah anda berbuat kesalahan ..
This can be a fantastic submit.
3 Januari 2012 pada 8:37 pm
kritik yang sangat sopan dan masuk akal ….
semoga keadilan tidak menjadi barang yang bisa diperjual belikan
3 Januari 2012 pada 8:40 pm
jeung Mila selalu merespon apa yang ada di ide blue
thz yach
dan smeoga hukum tetap nyaman’ buat siapapun…………..hahahahhahah