Posted by: bluethunderheart on: 8 Mei 2011
doa sudah diletakkan dalam genggaman jemarinya menembus awan dan ingin menerbangkannya,bisik jiwanya perlahan jemarinya menempel pada ruang tak berwujud merasakan hembusan angin yang bertengger di kulit arinya yang sangat menipis doaku telah tersampaikan, soraknya dengan riang dalam diam pandangan matanya bernanar memandang jagad yang hitam pekat! Tuhan pasti ada disini, diruang yang tak berwujud sedang [...]
Komentar Terakhir