Posted by: bluethunderheart on: 25 Februari 2011
Bukan kerana ada bulan makanya aku selalu menyukai malam malam yang sejuk sendirian Bukan kerana ada mentari yang dengan gagahnya menyoroti kehidupan bumi hingga memanas saat siang menyapa Bukan kerana tarian hujan yang membasah dekat tempat tinggalku disetiap saat sehingga aku bisa menyanyikan suara merdu hujan diterpa angin membesar Bukan kerana tak ada gelas mangkuk [...]
Posted by: bluethunderheart on: 13 Februari 2011
Seikat mawar merah serta sebatang coklat sudah berada digenggaman tangan kanannya seketika ia menyadari kalau saat ini adalah malamnya malam seribu kasih sayang menurut jiwa mudanya sendiri. Jiwa yang seperti busur busur kebahagiaan yang tepat untuk memanahkan segala rasa yang lainnya. Rasa cinta yang teramat dalam atas sabdanya sebuah kehendaknya sendiri. Menjilat tetapi engkau [...]
Posted by: bluethunderheart on: 8 Februari 2011
Benar terlalu nyenyak jauh diantara detik perdetik yang melewati sang waktunya. Sedang rasanya tidur jemariku mengaitkan kata perkata menjadi sebuah kalimat. Sangat terbuai sapa ini hingga tertinggal merindu sangatlah peka. Sedangkan jenuh terobsesi untuk mendekati lelahku. Sementara denting piano sudah semakin menguatkan perasaan merindu sapa tersebut……..oh,sahabatku semuanya! Benar benar ! jiwaku memang menghadap kiblat keterpurukanku [...]
Komentar Terakhir