Posted by: bluethunderheart on: 30 Juli 2010
Ramadhan ini blue tak berpuasa bersama ayah tercinta lagi makanya blue ulang postinganini.
Jangan pergi dariku, Pah aku belum siap untuk melepaskan kepergianmu saat ini
Aku terlalu lemah tuk dengar kabar itu, Pah
Aku teramat sedih bila tak ku dengar celetukkan papah saat ku tanya perihal segala persoalan yang aku alami
Aku cukup sedih pah…sangat perih tuk trima kenyataan yang ada saat ini saat seseorang kerabat kerja papah menelepon ke rumah dan mengabarkan kalau papah telah pergi ketika hendak pergi ke sebuah mall yang ada di seberang kantor papah untuk membeli peralatan bayi hadiah buat anak lelaki satu satunya. Dia bilang kalau dia ingin memberikan yang terbaik pada kehadiran cucu pertamanya. makanya saat jam istirahat dia langsung meluncur ke tempat itu.
Pah kenapa, pah! kenapa papah lakukan itu sendirian. Kenapa tidak lain hari saja papah berniat tuk membeli hadiah itu? bukankah papah sudah tahu jika kelahiran cucu papah tinggal seminggu hari lagi. Papah sudah tahu kan,Pah?
Pah……………………………………………
airmata ini masih menetes di pipiku, Pah! jangan marah ya, pah karena saat ini aku masih menangis bahkan masih tetap meneteskan airmata ini terus menerus padahal aku sudah tahu kalau papah paling tidak senang jika aku atau keluarga kita yang lainnya menangis sampai terlihat oleh papah,’lapangkan dada kita dan tarik napas dan keluarkan perlahan lahan saat kita terkena masalah dan jangan lupa berdoa padaNya’ itu yang papa bilang pada kita.
tetapi pah,
ternyata aku masih saja menangis bahkan bukan aku saja yang menangis, mamah, de Nina dan de Aida pun masih menangis pah! jangan marah pada kami ya?
kalau saja aku masih bisa memohon padaNya agar tidak mengizinkan papah pergi dari kami tentu aku akan melakukannya pah! Sungguh! akan kuusahkan agar papah tidak meninggalkan kami saat ini. agar papah bisa melihat kehadiran cucu papah, agar papah bisa menina bobokan dan memberikan pengetahuan yang terbaik buat generasi keluarga kita,pah. Sungguh!
Tetapi pah…………………………………………………………………………………
“Kamu sudah siap jadi imam kan Mas Pram? tanya pak de Sastro, adik dari papah yang datang kemarin dari bandung, dan aku cuma bisa mengangguk lemah dan kembali meneteskan airmata tuk menguatkan perasaan jiwaku dan hatiku sebelum jenazah papah di sholatkan di masjid dekat rumah kami.
Dan aku masih menangis pah. Tidak siap untuk menerima kenyataan ini tuk beberapa detik sebelum akhirnya aku harus mengikhlaskan kepergiaan papah dari kehidupan kami.
( hadiah kecil teramat kecil tuk ayahku atas segala kemuliaan, kebahagiaan, ketulusan kasih sayang dan keramahtamahan dan segala apapun yang telah ayah berikan tuk kehidupan aku.Trima kasih yah. saat ini aku sudah ikhlas meski airmata ini tetap meneteskan airmata di pipi ini. Maafkan aku ya, Ayah?
si blue lagi kangen ma papa yah >??
ya kenangan itu pasti terasa sangat dalam, tapi mas Blue harus tetap tegar karena papa mau mas Blue seperti itu…..
Kudoakan yang terbaik buat mas Blue….
Blue, kau bisa tertawa & sedikit meledek mengisi kolom koment di blogku, tapi ketika aku meluncur ke sini, rasa Mak Dheg yang ada di dada
Di mana..
Akan kucari…
Aku menangis..
Seorang diri..
Hatiku selalu ingin bertemu..
Untukmu aku bernyanyi..
Ayah dengarkanlah….
Aku ingin bertemu….
Walau air mata dipipiku….. (The Mercys)
Ayah…
Aku menangis merindukanmu. Apalagi baca “Father”mu ini, sahabat.
Tetap tabah sahabat.
Turut berduka cita, mas blue
Tak ada yang kokoh tatkala sebuah kursi kehilangan satu kakinya
Tak ada yang mekar dengan indah tatkala satu mahkotanya hilang tertiup angin
Namun segala keindahan dan kekokohan adalah sebuah proses yang akan berlangsung karena bagian lainnya akan terus hidup
Bersabarlah…dan berdoalah agar kelak bisa berkumpul di Jannah-Nya…Amin
saya datang dengan sejuta senyuman ![]()
salam kenal
seorang papah emang sosok yang sangat spektakuler di mata setiap anaknya. apalagi jika sang papah menanamkan dasar2 kehidupan buat kita hingga kita gede.
salam buat papa ya blue…:)
mmm…semoga ayahmu mendengar dan tau kalau anaknya sangat sayang padanya
*aku semakin betah berlama2 disini nih
*
Maaf, bukan bermaksud tidak sopan. Mungkin ini waktunya bersyukur. Karena Allah sudah memilihkan orang tua yang hebat. Karena telah mendapat pendidikan yang baik. Karena telah mendapat curahan kasih sayang yang melimpah. Karena telah mendapat bimbingan yang lurus. Karena telah mendapat kesempatan untuk bermanja-manja. Karena telah mendapat perlindungan dari segala macam bahaya.
Saya jadi ingat dengan anak-anak yang keluyuran di jalan. Tanpa perhatian orang tua, tanpa kasih sayang, tanpa bimbingan, tanpa perlindungan, tidak ada tempat bermanja dan tidak mendapatkan pendidikan yang memadai. Yang paling pahit adalah tanpa mimpi-mimpi akan masa depan yang lebih cerah ……
Bersyukurlah kawanku ….
Karena kamu masih punya kerabat
Karena kamu masih punya banyak sahabat
Karena kamu masih punya segudang kesempatan
Dan saya yakin kamu pasti masih punya mimpi akan masa depan yang gemilang ……
Stay on your feet and look ahead …
ikut merasakan kesedihan dan kehilangan.
namun jangan kantas berlarut dalam kesedihan dan meratapi nasib. hadapi hidup dengan semangat dan buatlah papah tersenyum dan bangga di alam sana.
jangan lupa terus berdoa untuknya..
salam kenal
link blog ini langsung saya taruh di daftar blogroll..
Assalamu’alaykum
Salam kenal kang
Jangan bersedih…DIA Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hambaNya. Semakin kita bersabar, semakin akan ditambah nikmat dari NYA. Jangan sampai kita menjadi hambaNya yang tidak bersyukur. NikmatNYA yang tak terbatas, dan DIA hanya mencabut dari sedikit nikmat yang melimpah ruah.
Mungkin terlalu mudah untuk bicara. Tapi tetap bersabarlah kang.
Ko ada komen 2008nya y?
+garuk2+
Time heal everything, give time, time.
blue tanggung jawab…
gw kali ini benar2 sedih, dan terharu membacanya
hati ini menangis, blue mengingatkan gw sama orang tua
yang jarang sekali berjumpa karena jarak….
ketemu hanya sesekali, dan keadaannya dah tak seindah dulu. belum bisa memberikan mereka yang terbaik…
sabar ya blue, semua adalah proses hidup yang harus dihadapi dengan baik…
selamat malam blue…..
semua memang harus di ikhlaskan blue
ikhlas dalam wujud ketegaran dan senyuman hangat
semoga blue sekeluarga diberi kekuatan dan mendapat ridhonya
salam buat keluarga blue…^_^
malem blue…. hayooo… sedih2an lagi…
lakukan apa yang bisa dilakukan sekarang blue. jangan lagi sedih karena hal yang ga sempat dilakukan dulu…
hari ini blue pasti bisa membuat ayah bangga dan bahagia, dengan cara yang berbeda..
kirimin do’anya ya blue… insya Allah sampai
Hmmmm… bener2 mengharukan… Tapi gmanapun kita bakalan ketemu dikehidupan selanjtunya
maaf sobatku saya baru sempat koment….sabar ya tabah, semua adalah kehendak-Nya..tapi kamu hrs tetap semngat untuk meraih cita2 di masa yang akan datang..jadikan semua cobaain ini sebagai pemicu semngatmu dlm meraih cita2…dan jgn lupa tuk selalu mendokanya….
ayahmu sdh bahagia di sana kan blue?
dan buatlah ia semakin bangga, ternyata kamu mampu menggantikan perannya.
hmm,, semoga papah mas blue sudah menemukan kedamaian disisiNya,,
Takdir kadang terlihat kejam,, tapi memeng semua itu sudah kehendaknya,, apa lg yg dpt dilakukan oleh makluk bernama manusia yang hanya bisa bersabar dan tawakal…
Semoga mas blue tetap kuat dan sabar kalo mengingat sosok beliau yang menjadi idola mas blue…
apa kabar blue..???
semoga sehat selalu…
tulisanmu mengingatkanku pada ayahku dikampoeng halaman blue. jadi sedih.
salam adem ayem
Kami turut merasakan sedih itu juga blue..semoga dengan kedekatan dan kehadiran kami, para sahabat narablog, bisa mengobati dan mengurangi rasa kesedihan itu.
Salam hangat kembali …
Jadi kangen ayah,,sudh 3 tahun puasa tidak puasa bersama ayah
Membaca postingan ini, terbayang langsung ibuku yang meninggal ketika usiaku masih lima tahun. Sementara ayah ketika itu harus menuruti “kebijakan” orde baru. Aku dan empat saudaraku harus hidup tanpa ibu dan ayah. Aku lantas diangkat sebagai anak oleh saudara ayah. Dan, kini, saudara ayah itu (adik ayah dan isterinya) telah menyusul ibuku, melepas genggaman yang telah terbangun.
Salam kekerabatan, mari tetaplah melangkah!
nggak bisa coment…….
ikut sedih…
ayo braderr..bikin ortumu bangga meski dia udah tiada, cowok harus tegar kan?
Oia, punya twitter?
follow aku yah di: @suqrogaring
ntar konfirm aja kalo udah follow bar aku bisa folback
seorang ayah memang selalu jadi lelaki terhebat di dunia
menyongsong datangnya bulan Romadhon, mari kita mempersiapkan diri untuk hati yang lebih bersih dan rasa saling menghormati. mohon maaf kalau komentar ini sekedar menyapa, tidak sesuai dengan isi postingan 22:22
yang sabar ya blue………..
hm,jadi kangen juga sama ayahku…
jadi sedih, inget bapak saya yang sekarang dah ga’ peduli ama saya, tetap sabar ya blue T_T
kunjungan malam sobat
salam hangat persobatan blog
saya jadi turut sedih, semoga diberi ketabahan ya
karena tar lagi puasa saya minta maaf apabila ada kesalahan, maaf lahir dan batin
Turut berduka ya blue.
Turut berduka cita, mas blue
*speachless*
*menghela nafas* ….
*jadi susah mau ngomong apa … *
Tetap semangat mas blue, saya yakin ayah mas blue jg bangga kepada mas blue, dan mas blue adalah orang hebat bagi kita semua.
Salam hangat mas dari bayu di Kalimantan Tengah.
Ikut berduka …. !
Kita kan meraskan begitu kehilangan ketika kita sangat membutuhkan, ingat kebaikan dll…
Semoga ayah-nya blue mendapat tempat terbaik disisi-Nya.
Salam hangat & Piss
turut berduka yah… semoga beliau bahagia di sisi-Nya
Jadi ikutan sedih gan.
Doaku untuknya gan
tengkyu
aku bisa merasakan hal yang kau rasa, sobat…
saat ini pun aku merindukan menjalani ibadah puasa bersama mamak tercinta. tapi, sayang Allah telah memanggilnya
salam akrab
ditunggu kunjungan baliknya
http://blog.beswandjarum.com/denus
papah kamu udah tenang di alam sana, yg perlu kamu lakukan sekarang adalah mendoakan beliau sebanyak-banyaknya.
Goodluck!
sob..jangan nangis gt donk…cup..cup..cup…neh tak kasih tissu ngelap airmatanya
Postinganmu membuatku sedih Blue… Aq teringat ayahku dan telah melewati 15 Ramadhan tanpa beliau.
Semoga ayahandamu tercinta berada dalam lindungan Allah Swt, dilapangkan kuburnya dan diberikan surga jannatunna’in, amiin…
Pelukan hangat dari sobatmu
Ayah saya juga sudah meninggal 14 tahun yang lalu, menyisakan kepedihan yang sangat dalam bagi kami sekeluarga…
Ikut berduka cita, Blue, semoga Ayah tenang di alam sana.
I really loved reading your blog. It was very well authored and easy to undertand. Unlike additional blogs I have read which are really not tht good. I also found your entries very interesting. In fact after reading, I had to go show it to my friend and she ejoyed it as well!
I just needed to say that I found your blog via Goolge and I am glad I did. Keep up the good work and I will make sure to bookmark you for when I have more free time away from the books. Thanks again!
9 Juli 2008 pada 9:49 pm
ini adalah blog yg paling membuatku seakan…………………..