Posted by: bluethunderheart on: 21 Februari 2010
Hampir ku bunuh semua waktu yang telah terjadi kemudian hari saat semua kenangan yang pernah ku alami itu mulai terkuak di bongkahan peti ingatanku saat aku tanpa sadar telah menjilat kembali lukisan wajahmu yang menempel erat di dinding diaryku saat aku sedang tak ada yang bisa kulakukan apapun saat perjalanan waktuku kembali pada masa yang selalu membuatku ingin membunuh waktuku.
Akh! apalagi yang tersisa atas dosaku pada masa silam itu, duhai Yang Maha Pengatur waktu? masih adakah sedikit noda yang telah kuteteskan pada kenangan itu? bukankah anyelir yang kutawarkan padanya tak pernah ia tolak mesti ia masih menyimpan seikat bunga tulip di jantung hatinya? bukankah dialah sendiri yang mendorongku hingga aku terjerambat di kota indahnya? aku masih ingat semuanya ,Tuhan?
Semua kenangan yang selalu memberikan lukisan yang terlalu indah tuk ku simpan di diary hatiku bahkan di perjalanan kehidupanku. Bunga perawan itu aku jumpai tengah menyendiri di sudut taman kota dengan luka memar atas derita cintanya bersama kekasihnya yang tengah meninggalkannya sendiri-sendiri meniduri kenangan buruk akan masa depannya nanti.
Bunga perawan itu tengah menyenandungkan irama kesedihannya saat aku mulai merambah pertanyaan kala menatap kedukaan yang memancar terang di bola matanya yang sebenanrnya sangat indah ketika dihiasi tetesan kristal putih itu.
Aku disana dekat tubuhnya yang harumnya membuat bibirku berdecak kagum. bahkan harumnya tak sirna meski senandung itu terus saja bergulir dan kristal itu terus menguncur turun di pipinya yang memerah.
Dan beberapa ratus ribu juta detik kemudian aku tengah bersamanya menikmati alunan lagu yang ceria. Dan aku ingat betul ketika kemudian aku telah menghapus semua lukisan kusam yang pernah terjadi padanya dan ia sangat menikmatinya sampai pada akhirnya ia terguncang kembali saat buah kenangan itu hadir kembali.
Lalu semuanya kembali gelap. Dan segalanya suram tertutup pekat malam yang luka. Tapi aku disini di samping malam malam sendiriku saat ia kembali mencoba menawarkan harum di tubuhnya. Tapi aku terlanjur menghilangkan wanginya dan membuang bunga anyelir dari kotak kenangan itu.
jangan kau musnahkan bau harum itu kawan, waktu khan menjawabnya dan dia khan kembali suatu hari nanti..hahhaa..lagi belajar kayak blue nih…
Sudah lama bukan, kamu buang anyelir itu dan kamu tinggalkan dia tergeletak layu, kering,
tapi, kenapa kamu masih menjilati lukisan kenangan bersamanya? Kenapa kamu menyulam namanya dalam sebuah frame tulisan hati?
Semua kembali kepada hati nurani,
salam hangat Blue!
Dalam. Kata-katanya sangat dalam.
Met malam juga. Pa kbr?
wah wah.. nih judul dan isinya bener2 bikin terharu
Buat aku aja anyelir nya boleh gag?
Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah.
Tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik.
salamku untuk sahabatku: Blue.
menyentuh banget ceritanya sobatku…semua yg terjadi ada pelajaran yg bisa kita ambil..btw, bisa tukeran link sobat? saya tunggu ok
hmm… hmmm…. *manggut-manggut*
penyesalan memang selalu datang terakhir mas….jarang penyesalan datang di depan…..
betul mas bayu
postingan yang sangat kreatif sahabat selamat tinggal landas ya
chaiyoooooooooooo…!
wadoooh, sedih neh ceritanya, ikutan lomba puisi ajah mas, biasanya kalo lage sedih keluar tuh inspirasi…ho..ho
wadooowww.. malam ini blogwalking koq banyak yang ber-puisi ria ya??
Sedih lagi Blue. Tetapi saya yakin Blue nggak akan berlarut dalam kesedihan ya kan? Tegak dan tegarlah kembali, terus berkarya.
selamat pagi…
salam perdamaian…
mantap blue jadi inget film jadul nih tinggal landas buat kekasih
cerita sedih… blue endingnya bakal hepi gak?
ku hanya termenung melihat artikel ini..
dan tak bisa berkata-kata… hehe
nice post.
seperti membaca karyanya kahlil gibran! penuh dengan kata kata erotis! kata katanya terlalu kuat! tapi ada kelemahanya, makna atau isinya susah di tangkap!
sejarah, setiap manusia punya rasa kagum akan masa lalunya, tentang yg di cintainya dulu, walau sekarang mungkin sudah tidak, semoga tetap menjadi sebuah hal yang indah untuk di kenang.
lahi kenapa sich blueeee ????? sedih amattt kayaknya…
tetap semangat blue
Assalaamu’alaikum Nanda Blue
Bunda hadir sebentar di malam menuju ke pagi setelah penat menguliti diri dengan buku dan ilmu. Sambil itu ambil kesempatan untuk BW ke laman-laman sahabat bunda yang sudah lama tidak dikunjungi termasuk laman nanda Blue dengan bicara yang sederhana sahaja.
Maaf nanda, bunda tidak dapat berlama kerana sedang dalam persediaan menongkah bicara ilmu yang bakal ditelengkuhi dalam masa terdekat ini. Doakan bunda berjaya.
Walau titis hujan semakin menipis… ingatan bunda tetap ada dan masih selalu di hati. Sentiasa ada doa untuk kebahagiaan nanda Blue dan keluarga di sana. Salam mesra dan hangat selalu dari bunda di Sarawak, Malaysia.
Gak boleh patah semangat, blue.
Saya suka dengan bunga perawannya
He..he..he
Saya suka dengan bunga perawannya
He..he..he
mantap
mengharu biru…
-salam…kunjungan perdana..-
Blue memang pandai banget bermain kata-kata ![]()
Sampai2 wanita yang sedang nangispun dibilang cantik
blue aku minta maaf, baru berkunjung lagi…. setelah sekian lama gk bw….
selalu aja cerita blue membuat aku iri, kapan aku bisa bikin cerpen seperti ini
salam blue
MENYENTUH JIWA MAS… ISINYA… MEMBUAT SUKMA KALBU BEGETAR…… MAS BLUE MEMANG PALING BISA AJA DEH … HEEEE
dilandasan berapa bos?
Mungkin kenangan bersama sang perawan membawa makna dan kesan tersendiri dlm perjalanan hidup,walau pahit dan mengharukan.
hahhhhhh cinta….cintaa, kmaha cenah ieu teh ?
2 Juli 2008 pada 7:42 am
hu…hu…hu…. sedih……………………
Eeeeeiiiiiiiiiiiiit……………..
jangan terlalu bersedih…….semangat……n keep smile…
jalani hidup dengan penuh OPTImIS!!!