perjodohan langit
Posted on: 15 Februari 2010
- In: prosaku
- 56 Komentar
bagian V
Dalam riuhnya suasana tersebut membuat bayu tak bisa mengendalikan kekuatan tenaganya. Dan ia hampir rubuh ke jalan jika saja tak ada tangan yang siap memangku tubuhnya sehingga bayu tak jadi jatuh dalam kerimuanan masa yang semakin tidak terkendalikan.
Massa dari berbagai ornamen ornamen tersebut sudah memasuki titik didih dalam emosinya. Di ujung depan nampak seorang nasabah dari korban bank century terlihat merontah rontah seakan sudah tidak bisa membedakan mana yang memakai logika dan mana yang tidak. Emosi lebih berbicara ketimbang akal sehat. Namun apakah masih ada akal yang sehat saat dorongan nafsu lebih mendesak dan menggrogoti hati dan nurani kita?Jika masih memiliki akal sehat kenapa adam sampai memakan buah khuldi. Dan jika tak memiliki akal yang sehat mengapa kita tetap mempertahankan rezim itu hingga beberapa tahun lamanya?Ach! segalanya menjadi sangat abstrax saat nafsu yang berbicara. Sama seperti keinginan kita menikmati tarian hasrat nafsu kita sendiri
Lalu bayu tertahan dalam ketidak siapan tenaganya
“Kamu sudah bangun,Bay?” lembut ucapan ayahnya saat bayu tersadar dari pingsanya. lalu kataya lagi’”Tadi kamu pingsan saat mengikuti demo………..sst!Kamu pasti bigung kenapa bisa sampai di rumah………….dan pastinya kamu bertanya taya siapa yang membawa kamu kesini.Yakan?tegasnya saat memlihat mimik wajah bayu yang masih terbengong bengog dengan sesuatu yang terjadi pada dirinya.
Bayu mengangguk pelan kepalanya.
“Ayah saja juga tidak tahu siapa yang menghatar kamu kesini. Kata mbo minah kamu diantar oleh beberapa teman…………”
“Ada sms dari seseorang yag mengabarkan kamu jatuh pingsan dan sedang berada di post keamanan dekat bundaran HI,” tiba tiba yozi memotong pembicaraan ayah bayu,”Makanya jam pelajaran jangan dijadikan untuk kepentingan yang bukan kepentinganmu,bay!”serunya sambil menghibas rambut bayu.
Semuanya tertawa termasuk Gen,buwel serta bri yang datang bersama yozi.
pukul 17.31.01
Bayu masih duduk di serambi belakang rumahnya,dekat kolam renang yang berukuran sedang. Menyaksikan yozi selesai berenang. Dan bayu hendak menyusul bayu kebelakang saat hpnya berdering. Sambil berdiri ia menjawab telephon yang tak bernama tersebut.Lalu………
“Gimana keadaanmu sekarang setelah jatuh pigsan tadi siang?? Sudah baikan?Makanya kalau mau sekolah ya sekolah jangan ikut ikutan demo.” tanya suara dari seberang sana.
Terheran heran bayu segera membalasnya”Aku tak kenapa kenapa. Sudah baikkan koq. Oya, aku berbicara dengan siapa ya? Boleh aku tahu namamu?Tunggu dulu, koq kamu tahu kalau aku pingsan……………..atau jangan jagan kamu yang menelephon teman sekolahku dan mengabarkan tentang keadaanku.Ya,kan?”
Mendapat serangan yang bertubi tubi dari bayu si misterius tersebut justru tertawa. Dan ini yang membuat bayu semakin penasaran. Percakapan mulai nampak tak bersahabat saat bayu tak mendapatkan identitas dari orang tersebut. Dan bayu kian emosi saat telephonnya di matikan saat ia benar benar ingin mengetahuinya.
Karena bayu sedang emosi sebaiknya kita istirahat dulu ya………….heheh maksudnya bersambung
56 Tanggapan to "perjodohan langit"
Wadoooh…belum ketahuan juga nih yang kasih topi ! eh..setuju tuh kang, kalo ngomongin century makin pusing deh…bisa hilang akal sehat alias gelo…he..he
Tambah penasaran,, endingnya happy ending ga ya? hehehe
bikin penasaran aja.
Siap menunggu.. Ingin tau sosok misterius yg barusan telpon si Bayu..hehe ![]()
Met malam Blue, moga hari2nya selalu menyenangkan..
Salam hangat dan damai selalu..
yap… lanjut ke identitas wanita misterius itu… <–kayaknya bakal ada kisah cinta nih… hahahah
Hmmmhhh…, sepertinya si penelpon gelap ini orang yang sama yg ngasih topi tempo hari..!
Tapi, siapa dia???
hey, hey siapa dia..?
Wah, ternyata namaku disebut juga yah???
jika tidak memiliki akal sehat kenapa memilih mempertahankan rezim tersebut = Jika memiliki akal sehat kenapa tidak mempertahankan rezim tersebut ?
hehehe
Siiiip….cerber yang bikin penasaran…lanjutken…biar si bayu melepaskan rindunya……he..he..he..
salam hangat selalu dari Ayah untuk blue….
terakhirnya pasti deh, si bayu akan mengambil golok dan mengamuk….
mari kita tunggu episode selanjutnya, hehehee
kangen juga sama blue..
apa kabar Blue ?
Saya bacanya kalau udah tamat aja ah. Ditunggu terus kelanjutannya.
OK,met istirahat.Masih nunggu lanjutannya…
selamat malam!
slam sahbt!
waduh… jadi penasirin nih…
lanjutkan kapan nih..?
Ah,tak usah lama2 menunggu sambungannya, jangan sampe rasa penasaran terbawa ke alam mimpi,hehehe…
Salam hangat Sahabat,teruslah berkarya.
selamat malam sahabat,
berkunjung menyapa keadaan sahabat semoga dalam keadaan terbaiknya ..
salam hangat selalu ..
yang nelpon Bayu siapa ya.. penasaran deh blue…
yaaa koq bersambung siiih…. bikin penasaran niiih.
ngapain telponnya dimatiin yaa.. malam blue
emmm,salam kenal,,,,,
waw.. ceritanya masih berlanjut ya mas. mantab…
salam blue.
masih bersambung lagi ya?? penasaran jadinya..
aduh Blue… lama juga gw gak ke sini ya.
maap ya Blue.. kadang2 gw suka pikun.
maklumlah udah mulai keriput hehe…
tetep terus berkisah ya Blue…
slalu ada sisi romantis di sini..
masih tetep mengikuti alurnya perjodohan langit ini. penasaran juga bagaimana endingnya
Nafsu memang seringkali mengalahkan akal sehat… Oleh karena itu, kita harus senantiasa melatih akal sehat kita!
bayu…bilang ama blue tuh, jangan bersambung mulu. ntar kamu ditelantrin yu
waduh nanggung banget nih mas…..storynya
haaaa keren mas noveletnya bisa bisa aja mas ini membuat idenya … heeeee… keren mas…. saya tunggu cerita kelanjutannya mas…. terimkasih banyak mas blue…
sejuk rasanya hati ini karena bisa membaca novelet buatan mas blue …. terimakasih mas…
sebuah kisah yang semakin lama semakin menarik dan mengundang keingin tahuan bagaimana endingnya, salam takzim sahabat blue
Terus bercerita sampai semua orang suka.
kenapa bayu mau saja dipermainkan emosinya oleh orang yang nggak jelas?
menunggu postingan blue selanjutnya
jadi semakin penasaran
Akhirnya… pingsan to..? Kenapa ya jadi pingsan ? Duh, banyak pertanyaan nih yang belum terjawab.
Lalu…, siapa dong si penelelpon misterius itu? Apakah sama dg yang memberikan topi padanya…?
gara-gara bayu emosi, jadi ikutan emosi nih, karena ceritanya terpotong
wah keren nih….. tapi kok bersambung lg heheh
perjodohan langit.. judulnya mantap skali.
ingin merasakan sisi keajaibannya.
tapi gue takut ketinggian.. hahaa
jiaah… udah sampe seri V – telat neeh.. ijin ngubek-ubek posting2 sebelumnya yah.. ditunggu kunjugan baliknya.. ^^ hihi..
15 Februari 2010 pada 8:02 pm
“perjodohan langit” yg bikin penasaran terus
btw … pesan yg di-bold adalah perenungan kita bersama …
salam