Posted by: bluethunderheart on: 28 Desember 2009
belalang belang belong lang belalang terbelakang bilang memang yayang terbelakang nendang gelang belalang terbang gendang endang memang belang belang gelang endang belang belalang terbang kebelakang kandang empang lalang ngundang belalang terbang ke empang jumpang jumpangang megang gelang endang belalang pun terbang…………… met menyambut tahun baru kawanku semua……………….. to Rindu kemakah liburanmu?
Posted by: bluethunderheart on: 27 Desember 2009
Bunda Hari ini tepat setahun dia mengajaku jalan berdua . Setahun pulalah di bulan yang kata orang penuh cinta dia mengungkapkan kesukaannya padaku. Dia, bunda……… kekasih yang selalu aku bangga banggakan akan memberi ruang yang sangat nyaman dengan wangi akan bunga bunga cinta bertebaran pesona khayalan penuh kasih mendalam. Dia,bunda. Kekasih yang setiap akhir pekan [...]
Posted by: bluethunderheart on: 24 Desember 2009
aku tertidur Tuhan tertidur di pusara anganku semenjak datang malam yang telah menyapa gelapnya pemandangan dalam hatiku hatiku yang selalu merantau tak menentu menantikan arah yang tengah kau tunjukkan padaku,duhaiTuhanku Yang Maha BIJAK. kehendak jiwaku yang akan merentangkan keinginan ternyata tersendat oleh kebijaksanaan rasa iriku akan kebahagiaan yang kurasa sangat menjauhi diriku, kenapa Tuhan? kurang [...]
Posted by: bluethunderheart on: 22 Desember 2009
Sini kemari,nak, bantu ibu membersihkan pohon natal milik kita! maukan,eliza? sini….kemarilah lebih dekat lagi dengan ibumu, ibu ingin sekali memelukmu lebih lama lagi. Sudah lama sekali kamu tidak ibu peluk ya? aduh maafkan ibu,ya? mungkin ibu keseringan pergi pergian hingga ibu sampai tidak ada lagi waktu untuk segedar memelukmu sayangku, maafkan ibu ya,sayangku. Maafkan atas [...]
Posted by: bluethunderheart on: 19 Desember 2009
malamkah saat ini? beramai meski tak sebegitu ramai bangku…….bangku di sudut dekat pohon jambu saja! aku teh maniz kopi tak sebegitunya manis,ya? mana mana giliranmudong yang kocok kartunya pakai uang tidak……………….hehehhehe terserah kalian saja dech ok. Pernahkah sahabat bermain gaplek?
Posted by: bluethunderheart on: 18 Desember 2009
Dear diary………… Desember memang bulannya saat ini. Saat segala rasanya menjadi sebuah anyaman keinginan menjadi satu jalur tujuan yang tak terbendungkan lagi. Idialisme tuk mengelak atas asa yang mengharapkan sebuah perjamuan cinta diantara kita berdua nampak jelas bukanlah sebuah ketidak lanjutan dari prekwensi perasaan kita sendiri. Dan aku mengakui nya bahwa aku terlanjur memberi analisa [...]
Posted by: bluethunderheart on: 18 Desember 2009
Bu! tak perlukan ibu mengertikan kasat kedua mataku yang memancarkan keguratan kemaren kemaren hariku kan,bu? tak perlu juga ibu mengeja makna yang tersirat di gerak tubuh yang membahasakan kegelisahanku akan sesuatu hal kan,bu? Itu semua tak perlu ibu memikirkannya dengan sedikit garam kepedihanku atau mencampur parutan atas akar batang kedukaanku yang terdalam sangat ku rasakan [...]
Posted by: bluethunderheart on: 15 Desember 2009
Engkau adalah lukisan yang nyata di setiap detik yang melewati rongga kehidupanku. Engkau laksana bulan yang selalu memberi keindahan saat menuturkan kata perkata dalam suasana apapun. Dan engkaulah sahabat! Yang selalu bisa memberi aku peluang tuk mengerti akan khazana persahabatan itu sendiri. Egkaulah sahabatku! Dirimu serupa bunga anggrek yang berwarna biru di dalam kaca mata [...]
Posted by: bluethunderheart on: 7 Desember 2009
Duduk maniz nak disini. Dekat bunda ya. Jangan bergerak, nak, bunda akan selalu ada disini. Disampingmu. Dihadapanmu. Dipelukkanmu. Dibuaian kecupan kasih sayangku untukmu,nak. Jangan pernah berlari lari kesana nak, jangan nanti bunda susah tidak bisa menemuimu. Nanti bunda tidak bisa menggenggam tangan mungilmu nak. Jangan berlari………………….. Duduk diam dalam dekapanku sekali ini yah nak. Lihat, [...]
Posted by: bluethunderheart on: 5 Desember 2009
Jangan memandangku seperti sedemikian,bu! Aku ak sanggup lagi untuk menyaksikan perasaan itu dalam cermin kerlip kedua bola matamu. Jangan! Biarkan nanda berada dalam khalifah yang mengembarakan keinginan ini. Biarkan nanda,bundaku yang selalu menyayangi kami semua. Karena tak pantas ada tetesan embun airmatamu di ujung bola matamu itu. Karena nanda berharap cermin bayangan kebahagiaanlah yang memancar [...]
Komentar Terakhir