Posted by: bluethunderheart on: 6 November 2009
Berjuta-juta hari yang berlalu di tahun ini, dipenuhi jeritan-jeritan kecil dalam kalbuku, kata kunci penyebab duka itu sendiri inflasi keraguan. Inflasi ini telah memakan korban perasaanku, melahirkan kerikil-kerikil kecil dalam percintaan. Suasana semakin suram atas kenaikan harga keraguan tersebut. Dan aku tidak tahu bagaiman cara mengatasinya.
Stagflasi ingkar janji merupakan varian dari konjungtor emosi kita yang setiap rentang waktu tertentu menghantui hubungan percintaanku itu. Stagflasi yang menjurus resesi ekonomi permaafan kian diiringi terdongkraknya harga pemutusan !. Ujung ujungnya, kepercayaan publik jiwaku terhadap pemerintahan janjiku mengalami deteriorasi.
dan aku hanya bisa terdiam menerima stagfasi politik cintaku yang belum terjawabkan
Apa aku pernah mengeluh…………….apa aku pernah berlari
sayang kau menilai ku salah……..
wedew….wedew…epe ini… cinta2an ya… meskipun ndak bisa dicerna sama otak tapi keren, ndak bisa bikin yang begituan soalnya :p
MANTAPS…..
bro, mungkin begitulah gaya bicara pejabat bila mengalami depresiasi cinta.
keren, blue…tapi perasaan jangan ikutan ‘blue’ ya
salam sobat
jangan sampai Politik kasih mengkampanyekan janji-janji yang tak menentu
stagfasi politik cinta ? hmmm ….. NV nih
loh.. ini reposting blue? coba perhatiin tgl yg komen..
aneh rasanya, hehehee…
hatrix aja deh…
yang sabar nduk…hehehehe
salam hangat
pilihan katanya oke blue….
hmm uda makin tingkat tinggi nie… (berusaha ngerti maksudnya)
cinta ternyata ada stagfasi politiknya, hehe..
ada apa yach ?? gk tau deh ada apa ??
wah..wah..wah..kali ini blue terlalu di Dramatisasi…. h h h h
mas blue kapan kita arisan lagi ?? sekalian buka bareng ntar pas puasa.. heheh
Hehehehe… emangnya 1 tahun ada berapa sih kok sampai berjuta2 ditahun ini…
uhuk uhuk…ternyata ini kah blue yang sebenarnya he2
salam sahabat blua ^_^
Bloghicking malam-malam. Mengunjungi para sahabat, siapa tahu ada suguhan yang hangat.
Salah menilai?
Ah biarlah.. biar hanya Tuhan yang menilai kita. Salah depan manusia tak apa karena kadang timbangan adil manusia tidak selalu benar. Hati2 saja asal jgn salah di depan Tuhan
Dunia ini memang penuh dengan rekayasa. Seperti yang terjadi sekarang ini dan masih jadi pembicaraan hangat.
aku tidak menilai mu salah kok blue
malam juga blue, met istirahat ya, miss u 2
kosakata ekonomi-politik yang dirangkai dalam paduan indah puisi…
membuat saya stagflasi mengartikannya
Ada Apakah Gerangan dengan Stagfasi Politik Kasih..? Mmmmm..
bahasanya makin canggih aja Blue…
rada rada samar di telinga..
tapi enak tuk dirasakan detak maknanya..
malaam Bluee
Blue emang gak ade matinye nich…hehehehe..
Ulikan kata-katanya buleh juga mantab & salut..!!
wuih…, gaya bahasnya makin mantabb nih…
mengenai percintaan,
kayaknya senasib kita….
Zaman dulu zaman sekarang sama saja, Nunggu sampai kapan! mending cinta perawan ting ting !
Ah ini memang gayanya mas Blue, top beneerr…
namanya juga blueheart, salam hangat slalu mas blue dan jangan terlalu blue
Tabahkanlah hatimu Blue….suatu saat nanti diapun kan tahu betapa sucinya cintamu……
Iya, saya juga masih belum bisa memahami mana yg dimaksud, 3x membaca dari atas ampe habis hbs blm pham. Sbnrnya ini luapan emosi untk siapa? ada hub dgn publik?
Sudahlah, yg penting SEMANGAT terus Blues…!
bahasanya penuh analogis-metforis. So, kayaknya harus dibaca berulang-ulang deh, biar bisa memahami maknanya. tapi, apapun yang kita tulis, tetaplah memiliki manfaat yang sempurna!
Salam semangat, Sobat!
walo nggak ngerti, saya slalu suka skaligus sirik sama orang2 yang pinter nulis beginian..
salam hangat, miss-madam-mr (?) blue..
lha ada apa?
kok muncul lagi jadi tanggal 6 yah
salam kenal… hebat banget penggabungan istilah istilah menjadi kata kata yang unik..
@zulhaq : wahhhhhhhhhh tinggal di setting bro
renungan yang dalem
salam bahagia, sabar ya neng….orang yang sabar di sayang Allah
Kalau tidak salah kenapa harus lari ?
12 Mei 2008 pada 10:41 am
hmmmm.. sepertinya satir…