Posted by: bluethunderheart on: 30 November 2009
Nyanyian malam yang menyerupai wajah kegelapan telah kembali ku nikmati persis ketika aku merasakan kehitaman dan kegelapan mataku ini kegelapan yang terukir dengan lembut di garis wajahku yang kini tampak menyesali kegelisahanku-kegelisahan yang datang tanpa membisikan di telinga anganku terlebih dahulu. Mengapa? Mengapa duhai Tuhan yang baik, mengapa segalanya begitu mudah tuk aku rasakan? Padahal [...]
Posted by: bluethunderheart on: 25 November 2009
Wah ternyata keponakan blue sudah ada yang remaja lagi nich…….. Ada apa,dek? Bicara dong pada kakak jangan diam diam saja. Pasti kakak akan bantu memecahkan persoalan kamu jika itu memang masih bisa di cari jalan keluarnya, yakinlah pada kakakmu. Pasti kakak akan bantu koq. Kan kamu adik kakak dan kakak adalah kakak kamu sendiri OK! [...]
Posted by: bluethunderheart on: 22 November 2009
Dedikasi blue teruntuk sahabatku KAWANLAMA yang selalu blue sayangi Seperti 2 SISI BERBEDA saat blue membaca SEBUAH CATATAN YANG TERTINGGAL dari MASA LALU abangku ini, pada saat itu pula om hariez serta kangBoed datang bersamaan dengan KICAUAN BURUNG supaya abang selalu MENETAKAN HATI YANG BERUBAH UBAH menjadi satu wujud yang sangat bijak. Dan mengulang KEHIDUPAN [...]
Posted by: bluethunderheart on: 21 November 2009
Mestinya mataku tak terlelap akan panah luka yang di arahkan oleh jiwaku saat aku mulai menentukan pilihan yang tepat agar bisa menentramkan apa yang dinamakan jatuh cinta. Aku tertahan disini, di perbatasan antara megiyakan luka dan menutup logam cinta di hatiku yang saat ini bisa di bilang bahagia. Bahagia yang menurut telinga bathinku akan menimbulkan [...]
Posted by: bluethunderheart on: 20 November 2009
Detik telah berdetik selama setengahnya perjalanan jutaan detik di seharianku namun selalu berdetak jantung menantikannya mulut mengecap kecap serta mata menelanjangi suguhan dosa dosa yang tanpa permisi sudah mulai menyajikan pertunjukannya Dan aku masih disini menanti berkumandangnya sebuah panggilanMu, duhai Tuhan yang selalu menyajikan pertunjukan yang Baiknya untuk ummatNya. Dan aku mencoba mengkhatamkan dosaku sebelum [...]
Posted by: bluethunderheart on: 16 November 2009
Masih pagi kan, ka Mala…………….. Masih ada kesempatan untuk sie lakukan kan sambil menanti merpati putih itu kembali dari penerbangan yang entah sampai kapan akan kembali, sedang kita sendiri juga tidak akan bisa mengerti kapan lelahnya merpati itu mengepakkan ssyap sayapnya. Kak Dinda juga belum dapat memastikankan? Hmm…………tapi sie tak akan pernah lelah,kak. Tak akan [...]
Posted by: bluethunderheart on: 14 November 2009
Bunda……….. Jangan bicara tentang cinta saat ini, ya bunda. Jangan bicarakan itu saat bunda menatap wajahku ya,bunda. Karena aku tak kuat untuk menyembunyikan sisa sisa rasa keheranan,bunda, dikarenakan belum menemukan sinar cinta pada bola mataku ini. Maaf,bunda. Ku mohon jangan bicarakan sesuatu yang belum dapat ku maafkan atas segala yang pernah terjadi pada diriku. Maafkan [...]
Posted by: bluethunderheart on: 13 November 2009
Selamat pagi pak Guru…….. Aku senang setiap pagi selalu melihat senyum pak guru saat pertama kali membuka pintu dan berdiri dengan membawa berkas berkas untuk kita semua. Benar pak guruku yang baik! Aku selalu merasa bahwa tak akan pernah ada keletihan dengan jelas nampak dalam raut wajahmu pagi hari ini. Hmm, pastinya kami selalu menanti [...]
Posted by: bluethunderheart on: 11 November 2009
Aku yang telah membutakan mata alamiku berimajinasi akan kecermerlangan dan aku tengah melempar benih cinta di ladang yang penuh dengan percikan embun diujungnya dedaunan kasih sayang sang merindu. Ach! Mendekatlah duhai kekasih sayangku, mendekatlah dan rasakan kesejukkan atas embun yang tengah ku teteskan di mata bathinmu. Nikmati Cinta setaman yang ku berikan untuk menjadi penerang [...]
Posted by: bluethunderheart on: 10 November 2009
bagian ketiga Saat semuanya bergegas ke tempat dimana leo ternyata itu hanyalah tipuannya sendiri saja agar teman temannya jadi panik. Dan balasan yang diterimanya adalah sebuah makian,tendangan kecil serta pukulan di bahunya. Setelah itu semuanya kembali kumpul ke rumah kosong yang menjadi markas mereka. Semuanya kembali dengan tanpa menyadari ada sesuatu bayangan hitam di balik [...]
Komentar Terakhir