Posted by: bluethunderheart on: 12 September 2009
sepotong roti tuk kaum minoritas
Kurang apalagi yang harus mereka lakukan Tuhanku yang Maha budiman?
harus seperti apakah mereka agar terlihat sama seperti yang lainnya Tuhanku yang bijak?
lihatlah jemari tangannya? masih sama persis seperti lainnya!
telitilah warna kulitnya tak jauh beda dengan yg lainnya
rasakan desahan nafasnya Tuhanku yg agung
semuanya sama segalanya persis sama Tuhanku?
lalu kenapa?
kenapa segalanya jadi seperti asing bagi dirinya?
padahal jemari tanganya masih menyisahkan sedikit kegunaannya Tuhanku.kegunaan yang terkadang disalah artikan bagi hasrat nyawa masing masing Tuhanku, terkadang tuk menimbun bahan dosa yang mereka inginkan agar hidupnya nyaman di mata sekelilingnya.
padahal desahan nafasnya tetap mengenduskan rasa kenafsuan yang sama seperti kebanyakan. Desah nafas yang keluar atas dasar ketidak berdayaannya dikarenakan desakkan keinginan yang sungguh kuat menggantung di bibir kenikmatannya
padahal matanyapun tetap berada pada pandangannya Tuhanku, pandangan yang selalu sama memancarkan cahaya kekagumannya atas zat yang nyata tuk dikagumi.
tapi tetap saja mereka dianggap tak sama!
serunai keinginan tuk hadir dan merangkuh dalam dekapan nyawa hidupnya sepertinya takkan pernah dekat padanya Tuhanku. Kenapa? ia ada dalam dekapan kehidupan kita Tuhanku. dia sedang meraung dalam tangisannya. dia sedang menyulam kepedihan dikain hatinya yang rusak Tuhanku. dia tak bisa meninabobokan kebebasannya tuk berdiri sama tinggi dengan sahabat sahabatnya. Apa yang terjadi Tuhanku? padahal dia juga ciptaanMu,duhai Yang Menguasai Kenyamanan alam ini? dia ada dalam rantai besi keangkuhan yang lainnya, melilit dengat kuat agar tak bergerak pada lingkup yang luas, dan menguncinya supaya tak memperdayakan hasratnya pada dunia luar.
Aku masih terharu Tuhan?
Aku tertidur dalam tangisan yang menyayat hati dengar cerita sahabatku di dunia lainnya itu. Dan aku tak bisa berbuat apa apa. hanya Kaulah Tuhanku yang bisa menyejukkan perasaan hati ummatNya.
Aku masih tetap memberikan sepotong doa tak sampai pada mereka yang tertindas duhai Kekasih Tercinta, dan memang tak kan pernah sampai pada detak jantung nyawanya karenakan mereka terlalu malu tuk bersitatap sekarang sekarang ini, duhai Tuhanku.
Dan aku masih terharu mendengar penderitaannya,Tuhanku.
Entah siapa…
Aku hanya mendapati sejumput kata pada sebongkah blog di sana
Tenang Blue… Tuhan Tak pernah Tidur
kreasi Tuhan itu ragam dan dibawah titah penuhNya.
cobaan dibuat untuk menentukan yang terpilih menjadi umatNya. Tuhan itu Adil dan Imbang. sepasang, sejoli adalah sebuah hukumNya. tapi manusia sebagai kreasiNya yang sempurna paling gemar mencipta hukum baru dan melanggar hukumNya. kembalilah seperti makhluk Tuhan yang baru.
bagaimana kalo intepretasi saya soal puisi ini buat si Ryan?
No kidding, n sepertinya saraf saya lagi ada yg gak beres ni
- musti berhenti minum 2 gelas kopi malem2 -
wah..ronda arghh
Itulah lukisan-lukisan Alloh didunia…suatu saat kala lukisan tlah jadi…Alloh punya kehendak sendiri…manusia hanya bisa bertaqwa dan memasrahkan diri di hadapan-Nya….
Lam kenal ya..
Itulah lukisan-lukisan Alloh didunia…suatu saat kala lukisan tlah jadi…Alloh punya kehendak sendiri…manusia hanya bisa bertaqwa dan memasrahkan diri di hadapan-Nya….
Lam kenal ya..
ganti theme yah?
nice
setiap sesuatu pasti ada maknanya
yakinlah Allah maha pengasih
numpang lewat mbak
ngga bisa komen, puisinya dalem banget….,
10 hari terakhir lebih mendekatkan diri kepadaNYA. Karena disalah satu malamnya terdapat malam yang lebih baik dari 1000bulan. Rahmat Allah tiada hentinya di bulan yang penuh berkah ini
salam mampir ke blog kami
Bang aku datang bawa 4S :
Selamat malam bang blue..selamat akhir pekan…dan selamat jalanin aktivitas….
Salam hangat selalu
tuhan itu maha adil…
maka jangan lah kita berburuk sangka dengan keadilan tuhan kita,,,
Tuhan sudah ngasih semuanya buat kita, bang blue…tinggal cari cara untuk meraihnya….
dan tuhan itu dekat….dekat…dekat…
Saya merasa berdosa karena masih saja kurang bersyukur atas karuniaNya…
Marilah kita semakin mendekatkan diri kita kepadaNYA. Terkhusus pada 10 hari terkahir ramadhan ini. 10 hari yang teristimewa di bulan yang istimewa. Luar biasa sekali
salam mampir ke blog kami
salah satu yang saya tahu dan yakini dengan sepenuh hati .. Dia Maha Tahu yang terbaik untuk umatNya ..
kadang kita bisa mengerti hanya jika sudah terlewati dan merasakan hikmahnya ..
4 Agustus 2008 pada 10:11 pm
blue,menyelamlah pada samudera hakikatNYa
ia ada disana,Blue.