My Blue Thunder Heart’s BLOG

Lelaki yang telah meniduriku itu ternyata………

Posted by: bluethunderheart on: 25 November 2008

Tolong….

Jangan kau bilang aku ini pelacur yang tidak tahu diri jika pada akhirnya aku sendirilah yang berbicara pada para reporter tv tentang siapa dan mengapa aku menjadi seperti sekarang ini. Tolong! jangan salah mengerti akan semua yang ku inginkan ini hanyalah  masalah uang dan ketenaran semata saja Semua itu salah! Aku Deborah wanita berusia delapan belas tahun saat ini saat aku terdampar di perumahan bordir di sudut timur jakarta, yang selalu mengenyangkan perutku dengan hasil meniduri laki aki hidung belang dan suapan yang terakhir dalam hidupku adalah juga hasil memburuh uang  untuk aku makan ini seperti seperti bakso yang tengah kau sajikan.  terasa hambar apabila  di makan tanpa sambal, tanpa mericca  juga tanpa daun seledri.   Aku Deborah yang kini tengah asyik menjadi pelacur terdepan yang sedang menjadi bunga penyedap angin malam malamnya yang di cari oleh para sang  hidung belang. Panggil namaku deborah. Pelacur kelas kakap sekarang sekarang ini. Itu namaku dan inilah kisahku! Kisah yang diawali oleh terjepitnya asa diantara batas batas ketidak mampuan seorang wanita yang lemah pada awalnya . Wanita yang sangat muda memang aku ini untuk menjadi seorang pelacur. ya, seorang pelacur yang bibir merahya masih menempel lipstik rasa kecut para pengayom kebejatan sang malam yang bercampur bau dari sang naga naga malam yang selalu ingin mendekap dan merombak ambikkan  buah dadaku. Aku yang terus saja menjadi gunjingan para lelaki bejat lelaki yang tidak pernah mau tahu betapa susahnya menjaga buah ini agar tak terjamah.

Sekali lagi jangan bilang aku ini pelacur yang hanya mementingkan dirinya sendiri jika pada akhirnya aku terus mengendus dalam rambu yang tak terbatas oleh tradisi mengasihi.  Tetapi sudahlah! itu tergantung penilain kalian semua. Aku deborah pelacur yang tengah mabuk kegemilangan harta dan kenikmatan semata Semua itu hanya desiran angin saja yang kuhirup di semesta bayang bayang semu. Aku tak akan pernah pergi untuk menjamah wajah wajah cinta sang mentari pagi ataupun kesahduan sang senja hari. Tidak! karena aku hanyalah ilusi berbibir merah yang nampak merah merona saat menikam lembaran demi lembaran uang. Ya uang! uanglah yang membutakan mata bathinku sehingga aku dapat berteduh di agenda maksiatan. Hanyalah karena uanglah aku masih disini berbaring pada lelaki lelaki yang saat ini tengah meniduriku tanpa asa kenikmatan hasratku. Sama seperti yang pernah di lakukan oleh ayahku beberapa tahun yang lalu saat aku tengah mekar mekarnya, saat aku di landa keceriaan masa remaja, saat aku belum pernah mengenal apa dan untuk apa bersetubuh itu. Ayahku..dialah lelaki yang pertama kali meniduriku dengan tanpa melihat siapa yang tengah ia tiduri, tanpa ia mau tahu kalau bunga yang sedang merekah itu adalah anaknya sendiri. seorang remaja yang tengah pulang sekolah saat sang ular menjalarkan lidah kenafuannya serta melilit, menerkam erat penuh peluh  keringat sang bunga yang menjerit jerit kesakitan. Ya. dialah ayahku ayah yang di landa kesepian semenjak di tinggal pergi istrinya. dialah lelaki yang…………….

“Deborah….tuan yayah menunggumu di kamar nomor 234.Cepat!” seruan sang mucikariku memanggilku dan dengan terpaksa aku sudahi semua wawancara dengan para pengukil gosip serta masalah orang lain. Aku tinggalkan wajah wajah yang seakan merespon semua perkataanku itu untuk segera menuju keruang dalam romah bordil. “Aku memang pelacur…………” bisikku pada seseorang waetawan yang enggan melihat aku pergi.

{ akankah bunga bunga itu terus menerus di renggut sari madunya oleh sang pemiliknya sendiri? sampai kapan?)

28 Tanggapan ke "Lelaki yang telah meniduriku itu ternyata………"

kiranya para pencari nikmat harus belajar untuk tirakat malam ini,hehehe..

** sesekali pertamax..ah!

sampai ketebalan iman seseorang tidak lagi diuji.

Wah, postingan yg menggugah OM…

Ehmmmmm….. Deborah,
Ketika angin malam berselimut kabut slalu menemanimu, engkau tetap Deborah seperti yang aku kenal. Dulu tanpa gincu, sekarang bakiak kau ganti sepatu kaca.
Mana kain panjang yang engkau kenakan semasa kecil, inikah yang kau maksud kain panjang itu.

Deborah, engkau masih menjadi miliki-Nya. Ya….Milik-Nya.

Yang memiliki itu sapa sih ? Bukankah yang memiliki adalah diri sendiri dan Allah ?
Nice post Blue. . .

Akh.. Deborah… aku lebih suka memanggilmu Ponirah, nama aslimu. Aku sudah mendengar beberapa kali desah masa lalumu itu dan aku tau kau tak akan pernah bisa melupakannya. Tak apalah jika itu akan menjadi alarm jiwamu untuk mencegahnya terulang pada anakmu kelak, jika kau punya anak. Namun, bukankah kita seharusnya bisa memaafkan karena Tuhan pun Maha Pengampun? Setidaknya jika kau memaafkan dirimu sendiri, dan menjadi Ponirah kembali, mungkin kau masih akan makan bakso seperti ini (mau tambah sambalnya lag..?). Tapi setidaknya bakso itu bukan hasil peluh dari kerja ragamu dikebun maksiat ini..

miris…..
kapan kejadian seperti itu akan punah ?
entahlah…..mungkin saat kuasa setan lemah…
mungkin saat kuasa kita lebih….
semoga keimanan tetap bertahan….semoga….

judulnya bagus ini >>>>>>> lelaki yang menidurimu ternyata …..Banci hihihihi Pissss
Kaborrrrrrrrrrrrrrr

subhanallah..sayangnya kejadian ini terus-terusan terjadi…apakah nurani orang tua kadang memang tertutup untuk buah hati dan cintanya…
benarkah kepentingan birahisemata merupakan tombak dari kehancuran dan goyahnya cinta yang dulu tulus dan lembut untuk bunga-bunga yang seharusnya tiada pernah berhenti bermekaran

Sebenarnya pangkal dari maraknya incest di negeri tercinta kita ini adalah kemiskinan. Dan selain itu aku yakin juga karena kebobrokan moral. Semoga hal ini bisa segera ditanggulangi. thanks

waduh tumben aku kebagian no 11 hihihi

Dunia memang semakin Edan… anak sendiripun di lahap…. ini tanggung jawab kita semua untuk mengatasinya….

moralitas, akhlak dan sudut pandang ya.. ^_^ keren..

waaah…sadis bangeet yach…:(

pfiuh….18 tahun?
Moral bangsa kita ya mas Blue…kasian sekali deborah… :(

/*lagi baca tulisannya?*

Pintar sekali kamu merangkai kata kata untuk menceritakan masalah sosial, blue.
Keep going.

ini cerita beneran ya? *lemot*
tragis sekali :(

mas judul nya mengerikan….

Beginikah gambaran nasib wanita negri ini…..

masalah ekonomi banyak dijadikan pembenaran untuk bekerja dui dunia maksiat atau melakukan tindakan kriminal. Padahal Insya Allah akan selalu ada jalan kalau kita mau berusaha.
Koreksi kecil buatmu blue: rumah BORDIL yg tepat … dan bukan rumah BORDIR…bordir itu untuk kebaya atau pakaian :)
salam

wanita..wanita..knapa terlahir begitu lemah…knapa tak diberi sayap suatu ketika kejahatan datang bisa terbang, ataupun kekuatan seperti supergirl yang bisa menghilang ataupun kekuatan super saat orang mau menyakitimu…

sampai kapankah kejadian begini berhenti..membayangkan saja sudah mengerikan…

Pertebal iman!!!

pas q baca judulnya….q kok pikirannya jadi miring ya?

*speechless*
teriris miris saya membacanya.

Hidup memang pilihan…

Ya ALLAH,q mhn ampun kpdMu,sodariku tobat salah satu syaratny adalah pergi dr lingkungan buruk menuju ke tempat yg baik,slmt berjuang doa km menyertaimu……

buset dah….
setelah ditiduri ayahnya apakah harus menjadi pelacur untuk pelampiasannya???

btw, salam kenal gan, makasih kunjungannya…

Tinggalkan Balasan

arsip bluethunderheart

my blue calendar

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Blue Stats

  • 48,557 hits