Posted by: bluethunderheart on: 14 Juli 2008
Sudah kulangkahkan kaki niatku untuk menjauhi rute perjalanan menuju kedukaan itu tetapi ternyata?
Aku masih disini Tuhan? aku masih memasak makanan kepedihan itu sampai berhari hari tetapi ternyata?
aku tak berhasil untuk membuangnya pada selokan hari hariku dan ternyata?
aku tetap duduk di kursi penderitaan itu dan menikmati sisa dari makanan itu dan ternyata?
tetap saja aku tak beranjak bahkan menghenduskan nafas kejenuhan saja aku tak biasa dan ternyata?
tetap saja disini. di dekat meja kenyataan bahwa aku memang mesti disini dan ternyata?
tetap tak beranjak dan ternyata
masih saja aku mengunyahnya dan ternyata?
masih saja aku menikmatinya dan ternyata?
masih saja disini , di meja dekat jendela bayangan suram dan ternyata?
bayangan hitam dan ternyata?
bayangan kegelapan dan ternyata?
bayangan hanya bayangan! dan ternyata?
nyata?
sangat nyata!
gemeter aku membaca bait ke 2…..ngeri menyelubung diri….
wow..tulisannya ‘jleb..’
dalem banget..
kayak…Khalil Gibran..
Dan ternyata
TETONG………
Dan ternyata artikel2 ini yg membuat bluethunderheart Hidup…
lanjutkan langkah…
Jangan menyerah,
Mumpung belum kiamat, hehehehehe
14 Juli 2008 pada 10:28 pm
setiap sesuatu akan ada saatnya kawan,
usah larahati, Tuhan Maha dengan SEGALA MAHA. pun tentang isi hati kita..
usah mengeluh kawan, karena Tuhan mencintai hambaNya yang kuat..
setiap sesuatu ada saatnya, saat duka dimana kesabaran jadi jawabnya..
setiap sesuatu ada saatnya, saat suka dimana kesyukuran jadi temannya..
menikmati setiap detikNya, dengan ikhlas, cinta dan harapan.. hingga zamzam cintaNya menjadi penyejuk dahaga kita..
salamhangat.
keep fighting!!
berbagi cerita..