My Blue Thunder Heart’s BLOG

kematian adalah sebua ketidak penjelasan atas nyawa yang tertunda

dalam kasih Bapak di altar Gereja

atau dalam  sudut ruang mushola

nyawa menjadi lebih sangat tak berarti.sementara,

kemurkaan mulai bercampur dendam!

dan takdir sudah berada diujung niat

 

 

kematian dalam sunyi,juli 2014

janji seperti memanggil dengan sangat pelannya di dekat dermaga hati,

tetapi sang angin penggoda  selalu saja bisa menghalanginya

Hingga janji melayang terbang keluar bisikan

dan raga hati merenung

dia seperti berrteriak kencang namun sang janji lebih suka menggoda sang hati, lalu

buah cinta pun terpelosok di dekat muara bimbang

jiwa menjerit tangis, tetapi janji sudah sampai tahap penggoda

lalu buah cinta dibiarkan sendiri menerima kenyataan, terbuang,terhempas hingga nyawa nya melayang

jerit janin yang terbuang,juni 2014

Kemudian tetapi malam

Lalu kehendak menjadi sebuah pertanyaan lelah, Mengapa enggan?

semenit ada keinginan  namun sunyi lebih menyerupai wajah keletihan, Tetapi mau!

engkau nemenerima detik menjadi alunan nada yang membosankan. lalu

aku duduk menjelaskan pada sang malam bahwa  aku seperti domba domba dalam altar istana Kasih bapak, di sudut gereja ua.

Aku kemudian sesaat………

ada tanya tetapi seperti wajah wajah suram ang hendak mencekik nyawa di ujung malam yang terakhir.

Pondog gede dalam alunan resah 2014

Apa cabar semuanya……………………

Blue terlihat kelelahan di pojokkan gardu. Berselonjor seperti mengikuti ritme perjalanan bathinnya.

Beberapa menit kemudian bang Sapta dan bang boyin segera datang dengan membawa………..What! kemenyan?

untuk siapa bang kemenyan itu?  enggak disangka gerombolan warga baru yg terdiri dari hendro-prayitno,fajar,hakim,ifan jayadi datang bersama bang Rizal .

salam perkenalan ya bang, serunya serentak.

hehehh…….aku juga datang membawa bunga tujuh rupa seperti yang diinginkan bang langitjiwa sama pak antokoe lho blue….tiba tiba mahardika dan cempaka,dreesc serta rubiyanto datang berbarengan

Aku bawa air kapur sirih lho blue, saut  bocahbancar yang kali ini menggandeng gadis baru yg namanya delia4ever

kalian………….

mereka cuma temanan doang blue, gue koq  yang ngenalin mereka,jawab bang agoenk 70

blue……maaf ya yangputri kagak bawa apa apa nich tuk makanan malam ini.

kagak knapa bu kan yang penting niatnya untuk bertemu muka lagi setelah kelamaan blue tinggalin nich gardu, ya kan om kawanlama 95?

hmm!

kalian bawa barang barang gituan memang benar benar buat blue apa? tanya rombongan anak pelajar safiqah treest,lia sikupu, serta bang julianusginting.

ya iyalah  serentak bang cenya 95, miftahgeek serta bang noorhasan bersuara dengan sangat sehatnya ( entah kesal atau apalah blue kagak ngerti)

hei………….sonoan dong duduknya! sempit nich………dengan ketenangan yg sangat mengharap akhirnya datang juga rombongan perempuan perempuan super sibuk, ada mba Indira,inge,lyna riyanto.

blue?

ada apa om cantigi lho koq tak bareng jeung Rindu?knapa?

dech……kangen ya blue sam………….@$#$$ kagak jadi dech blue ntar rindunya malah tambah sebel lho sama u, seru bang irvan

udah kagak perlu dibahas yang penting nich ya blue tanya kenapa pada bawa bawa sesajenan ..untuk blue lagi!

kan emang sudah tradisi blue

tradisi apa mas goenoeng.

ya tradisi buat………….

buat apa mas nug?

tenang blue pokoknya niat kita mah baek banget sama u, ya kan mang achoey?

heheh……….. bang aldy ketawa  dan tersenyum penuh semangat tuk ngeledek blue

aku setuju! bang yanrmhd berseru sambil menatap irmasenja

wah bang itu mah jatah anak muda, sergap bang Raffaell dan budiarnayahehhe………

jatah blue mana?

What! apa u bilang bang daiichi?

ya………kita mah setuju pokoknya kalau emang itu yg terbaik buat blue,ujar han han

aku juga setuju…..kan seperti pepatah mengatakan ada debu di dekat ketan!

artinya jeung Indir4?

ada debu dekat ketan……….ada si blue mukenye kayak setan…………..

hahahah………semuanya puas ngetawain blue, apalagi kang usup supriyadi paling ngakak banget. Bahkan  bang achoey, yang biasa tak pernah ngetawain blue justru pada sibuk ke kamar mandi,di rumahnya pak rt,samping gardu.

blue……….

kenapa kakaakin?

kagak dech

blue… aku mau tanya dulu……….seru Red

tanya apa?

tanya cabarnya bue sendiri.

blue……

tiga diva pada kemana? tanya edratna

hsst……! udah ganti tahu. mereka menamakan kelompoknya the girls.

nyanyi dangdut juga?tanya omiyan yang habis dari sawah hehehe……..

kagak ngerti tanya saja sama jeung yessy………

blue!

aku datang bersama cahayadihati nich,  seru  bang elistadyon

udah kagak usah manggil, blue mau tanya kemenyannya untuk blue biar kenapa?

mau tahu jawabannya blue? indra menengok ke arah langitjiwa yg masih geleng geleng kepala

hmm……hmm……….bang syafwan smesem mesem serentak.  entah pada blue atau pada sahabat barunya blue. emang blue pikirin……….

bersambung aza ya blue

hehehhe……………….

persis  kayak  ciri khasnya bluethunderheart..……………..

heheheh……….

lalu semuanya saling menukar  cerita serta kabarnya masing masing semenjak ditinggal si blue……#$@$#@$ ayamcinta datang ngejitak pala blue…

seminggu ini jakarta dilanda banjir dibeberapa lokasinya……….jadi blue ulang tak mengapa ya.

Aku adalah bagian dari keletihan jiwa kehidupan ini yang dengan sekuat tenagak u kucoba tetap bertahan dengan keadaan ini, berbaring di lantai penderitaan yang kian hari kian menyesakkan kelopak pikiranku, mencoba tetap menarik nafas di ujung tenggorokanku,….”aku tetap masih ada meski insan di sekelelilingku terus menerus mengejekku, menghinaku, meludahiku, dan aku masih ada meskipun dari sebagian itu ada yang meniduriku, meninabobokanku, menggendongku, mengharapanku. dan aku tentu saja ada meski bumi ini telah berganti baju.

Aku adalah aku yang bertopeng ketidak jelasan akan siapa aku ini? dan aku jawab itu tidaklah penting banget tuk ku pikirkan, karena bagiku sendiri; aku hanyalah sebentuk gumpalan dari nyawa yang ada di tubuhku sendiri,dan ku yakin aku adalah tetesan tetesan air benih dari semua insan yang menemukanku. Aku tetap tidaklah menangis karena asal usulku masih tidak jelas dan tidak akan pernah menemukan kejelasannnya ; anak siapa aku;pejabatkah ?, konglomeratkah ?, orang terpandangkah atau memang terlahir dari orang tak punya, atau barangkali anak pelacur ?. kagak penting !

Dan aku masihlah disini di puncak kota langit kebanyakan orang. Entah tersenyum, tertawa, menangis atau barangkali menjadi gila karena lama kelamaan aku tidaklah sendirian disini. Udara diujung senja hari kian tidak menentu, aku kadang kedinginan, kadang kepanasan, semuanya membuatku jadi memikirkan tentang benua belahan jiwa yang lainnya. Apakah mereka semua tetap bisa merasakan seperti yang kurasakan ? tanpa beban dan tetap menerima keadaan yang terjadi ? Bullshit…….! itu tidak mungkin sama.

Saat gejala langit menuai desiran anak hujannya berhari- hari, aku lihat semuanya panik,semuanya sibuk dengan situasi seperti itu, deraian airmata duka mulai mengalir di sepanjang hari. Aku ingin membantu, aku ingin menolong tuk keluar dari permasalahan itu; tetapi sekali lagi. aku hanyalah insan yang tidak pernah jelas keberadaannya. aku tidak memiliki tempat yang tepat tuk ku pijakkan, karna aku selalu ada dimana mana. tapi sungguh aku ingin membantu tetapi tidak bisa. Dan aku tiba tiba saja ingin teriak, ingin tertawa kala kebanyakkan penghuni belahan jiwa itu mulai sibuk dengan segala protokoler tentang aku, keberadaanku dan juga tentang bagaimana cara tuk menempatkan aku pada satu tempat saja. Sungguh aku ingin tertawa kala membaca tulisan mengenai pelaranganku. gini tulisannya “JANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN”

Sekali lagi aku ingin tertawa meski cuma sebentar karena aku sendiri tidak begitu tega melihat penderitaan yang dialami penghuni belahan jiwa itu. Kali ini aku menangis karena mereka menuduh akulah salah satu penyebab musibah banjir itu. Oh…….aku ikut menangis tetapi janganlah kalian menangis karena aku. Please kesadaran tuk bersikap lebih bijak atas kehadiranku di bumi ini tentu lebih indah. Ya kan?

Memperhatikan dan menjaga lingkungan yuk,kawan. Sebelum banjir datang melanda!

Tag:

Jika titik bisa menjadi bermakna maka biarkan tanya menyulam diantara kata perkatanya. Sesaat

tetapi titik tetap sebuah akhiran dalam kemisteriusannya sebuah kalimat. Bangga,

lebih sempurnakan ungkapan rasa semisal sebening titik hujan yang jatuh di bumi. Andai,

aku tetap terdiam dalam mempertanyakan sebuah titik yang selalu menjadi akhiran sebuah kalimat. Sampai,

selalu saja lupa seketika bulan sudah menempuh akhirannya tahun.

Dan selalu saja menyisahkan sekuntuk kata maaf diakhir sebelum titik dalam satu kalimat. Dan

sekarang Desember bulannya,kan?

Pondog Gede, 13 Desember 2013 penuhi maaf di akhiran kalimat titik.

bu!

Kata bapak seminggu lagi akan datang ke sini, ke  rumah kita. Rumah yang sudah dua tahun tak bisa ibu kunjungi. Bahkan tuk menitipkan nafasnya saja ibu tak ada kesempatan. Padahal sebentar lagi natal,bu. Ibu ingat kan betapa senangnya aku bisa bercengkrama disaat natal telah datang. Seperti kedatangan sang santa di malam malam dengan membawa beberapa kado yang sangat mulia dari berkah kasih Tuhan buat kita semua. Buat domba domba yang berharap ada kedamaian disetiap malamnya seperti malamnya malam kudus di hari natal. Bu, aku sudah sangat merindukanmu. Merindu dengan keikhlasan yang  berlapis keinginan tuk selalu bersama sama denganmu untuk merayakan natal.

Bu,

Sebentar lagi bahkan bulan depan kita sudah merayakan natal. Ibu pastikan akan datang kesini. Mengikuti missa kudus besama bapak serta adik  adik di gereja dekat pasar,bahkan dekat dengan tempat ibadah tetangga kita yang  beragama muslim. Wah, kita sangat bersyukur ya bu, karena meski  hanya keluarga kita yang merayakan natal di tempat tinggal kita namun kita tak pernah diusik bahkan mereka selalu berusaha tuk berbagi kasih sayang antar sesama manusia.  Benar kata semua agama kalau kita mesti saling menyayangi dan rukun tanpa melihat ras serta agama yang kita anut. wah,ibu tahu tidak tahun kemaren si  inge sempat sempatnya lho kasih aku kue bolu coklat buatannya, katanya”ini untuk rasa persahabatan kita,net”

bu…….

Tahun ini keluarga kita tak membeli peralatan natal yang baru baru. Semuanya bekas perayaan natal di tahun kemaren saat ibu tidak disini. Kata bapak,natal tahun ini kita juga mesti ikut prihatin atas musibah yang melanda disebahagian daerah saudara saudara kita setanah air. Lagipula pohon natal kita juga masih awet bu, kan terbuat dari karet plastik. Tapi,soal menu yang nanti dihidangkan kita kita belum menemukan makan  yang tepat. kata bapak nanti sajalah ibu pulang dari negri dimana ibu bekerja sebagai tenaga kerja indonesia di luar negri. bapak bilang, biar ibu saja yang membuat serta memilih menu menunya. kita kita membantu saja………..ehheh ibu kan selalu nikmat jika bikin hidangan tuk kita. bahkan tetangga kita juga suka memuji muji masakan ibu. duh aku sudah tak sabar untuk  bertemu ibu. karena annette selalu kangen sama ibu. kami semua merindukan ibu. Nanti kita nyanyi nyanyi bareng lagi saat digereja dan dirumah ya bu. Karena net ingin…………….aku akan selalu disini, didekatmu,net. hingga mayat ibumu datang dari negri dimana ibumu wafat atas siksaan majikan tempat ibumu bekerja,”seru inge pelan, seperti berbisik ditelinga annette. Hingga annette hanya biasa diam dan pasrah saat mengetahui kalau ibunya tewas ditangan majikan tempat ibunya bekerja. airmatanya jatuh beberapa kali di pipi serta membasah diujung kelopak kedua matanya di bulan november.

meski blue tak merayakan natal namun blue mengucapkan met menyambut natal bagi yang merayakannya.

arsip bluethunderheart

my blue calendar

Oktober 2014
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blue Stats

  • 123,670 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.819 pengikut lainnya.